Desain Kemasan dari Anyaman Bambu dan Pengaruh Terhadap Bobot, Tekstur, dan Warna Jaje Gambir
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p21Kata Kunci:
Jaje Gambir, packaging, packaging design, bamboo, woven bambooAbstrak
The purpose of this study was to determine the shelf life of Jaje Gambir are packed with
packaging made of woven bamboo-based. The study also aimed to design or designing packaging
for Jaje Gambir, which serve as the base material is a woven bamboo. The experiment was
conducted using a completely randomized design (CRD). In this study, the packaging has been
created and woven into shape at the time of trial run given that treatment with the coating, plating
treatment is performed is coated with plastic wrap. This type of treatment given in this study there
are four kinds, namely, P1 (without coating), P2 (inner packaging plastic coated, outer uncoated),
P3 (inner packaging is not coated with plastic, outer plastic coated) and P4 ( packaging plastic
coated on the outside and inside). This study in addition to determine the shelf life of Jaje Gambir
also to determine public perceptions of packaging designs that have been made, to test it
conducted a survey and assessment of the public perception of the packaging design is created.
The results showed a shelf life of Jaje Gambir is for 2 weeks, the product is still in a decent state
only until the second week. In the next week the quality and the quality of products has decreased
and is not suitable for consumption, the texture of the product has become harder and
discoloration of Jaje Gambir become yellowish due to the emergence of the fungus on Jaje
Gambir. The results of the public perception survey showed the average people agree with the
statement contained in the questionnaire and likes to design packaging made of woven bamboo.
Referensi
Anonymous. (2014). Penuntun praktikum teknologi pengemasan dan penyimpanan. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Mulawarman.
Cenadi, C. S. (2000). Peranan desain kemasan dalam dunia pemasaran. Nirmana, 2(1), 92–103.
Elinda, O. (2013). Pengembangan desain kemasan kuliner jajanan khas daerah Sukabumi (Skripsi S1, tidak dipublikasikan). Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung.
Herudiyanto, M. S. (2008). Teknologi pengemasan pangan. Widya Padjadjaran.
Julianti, E., & Nurminah, M. (2006). Teknologi pengemasan. Departemen Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.
Klimchuk, M. R., & Krasovec, S. A. (2002). Desain kemasan. Erlangga.
Morris, R. (2009). The fundamentals of product design. AVA Book Production Pte. Ltd.
Rai Remawa, A. A. G. (2014, June 1). Desain kemasan produk makanan [Makalah pelatihan]. Pelatihan Desain Kemasan Makanan, Desa Dangin Puri Kaja, Denpasar.
Rampengan, V. J. (1985). Dasar-dasar pengawasan mutu pangan. Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Indonesia Bagian Timur.
Syarief, R., Santausa, S., & Ismayana, S. (1989). Teknologi pengemasan pangan. Laboratorium Rekayasa Proses Pangan, PAU Pangan dan Gizi, IPB.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/