Analisis Hubungan Nilai SPAD Dengan Nilai Indeks Vegetasi pada Tanaman Padi yang Terserang Penyakit BlasMenggunakan Citra Multispektral
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i02.p026Kata Kunci:
Klorofil, Multispektral, Penyakit Blas, SPADAbstrak
Penyakit blas yaitu penyakit yang menyerang daun tanaman padi. Serangan penyakit blas dapat mempengaruhi klorofil dan kesehatan tanaman padi. Klorofil daun dapat diestimasi menggunakan alat klorofil meter SPAD untuk memperoleh nilai SPAD. Klorofil tanaman dapat diestimasi menggunakan citra multispektral dengan analisis indeks vegetasi. Nil ai indeks vegetasi mempunyai hubungan kuat dengan klorofil. Penelitian ini bertujuan u ntuk mendapatkan hubungan nilai SPAD dengan nilai Indeks Vegetasi pada tanaman padi yang terserang penyakit blas menggunakan citra multispektral dan menentukan tingkat ko relasi nilai SPAD dengan nilai Indeks Vegetasi pada tanaman padi yang terserang penyakit blas menggunakan citra multispektral. Pengambilan sampel nilai SPAD dilakukan pada 3 petak sawah, setiap petak diambil 5 titik secara diagonal, setiap titik diambil 9 rumpun padi. Selanjutnya akuisisi citra multispektral menggunakan Drone DJI Phantom 4 dengan kamera multispektral pada ketinggian 15 m, 30 m, dan 45 m. Citra selanjutnya di mosaicking menggunakan Agisoft Metashape , kemudian dinormalisasi dengan Photoshop . Berikutnya analisis indeks vegetasi NDVI, CI G , dan SAVI menggunakan QGIS 3.16, dilanjutkan dengan analisis regresi antara nilai SPAD dengan nilai indeks vegetasi. Hasil analisis menunjukkan ketiga indeks vegetasi pada berbagai ketinggian menghasilkan hubun gan linier dan tingkat korelasi berkisar kuat sampai sangat kuat. Tingkat korelasi kuat pada indeks NDVI 45 m (65,4%), SAVI 45 m (63,1%), dan tingkat korelasi sangat kuat pada indeks NDVI 15 m (94,2%), 30 m (79,5%), CI G 15 m (80,5%), 30 m (84,8%), 45 m (82 ,5%), dan SAVI 15 m (80,5%), 30 m (78%). Dapat disimpulkan bahwa indeks vegetasi NDVI dengan ketinggian 15 m memberikan nilai korelasi paling kuatReferensi
Agustamia, C., Widiastuti, A., dan Sumardiyono, C. (2017). Pengaruh Stomata Dan Klorofil Pada Ketahanan Beberapa Varietas Jagung Terhadap Penyakit Bulai (Stomata and Chlorophyll’S Influence on the Resistance of Several Maize Varieties Against Downy Mildew). Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 20(2), 89. https://doi.org/10.22146/jpti.17703
Ai, N. S., & Banyo, Y. (2011). Konsentrasi Klorofil Daun Sebagai Indikator Kekurangan Air Pada Tanaman. Jurnal Ilmiah Sains, 15(1), 166. https://doi.org/10.35799/jis.11.2.2011.202
Andianto, R., & Handayani, H. H. (2014). Studi Indeks Vegetasi Untuk Identifikasi Vegetasi Hutan Gambut Menggunakan Citra Airborne Hyperspectral Hymap Di Daerah Hutan Gambut Kalimantan Tengah. Geoid, 9(2), 186. https://doi.org/10.12962/j24423998.v9i2.757
Andika, I. M. P. C., Wijaya, I. M. A. S., dan Gunadnya, I. B. P. (2019). Pendugaan Intensitas Serangan Penyakit Blas pada Tanaman Padi Melalui Pendekatan Citra NDVI (Normalized Difference Vegetation Index). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian).
Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan. (2021). Prakiraan Serangan OPT Utama Padi, Jagung Dan Kedelai Di Indonesia MT 2021.
Chandra, G. B. E., Wijaya, I. M. A. S., & Setiyo, Y. (2020). Pendugaan Intensitas Serangan Penyakit BLB (Bacterial Leaf Blight) pada Tanaman Padi melalui Pendekatan Citra Multispektral. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(2). https://doi.org/10.24843/jbeta.2020.v08.i02.p18
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. (2022). Luas Serangan Hama/Penyakit Tanaman Pangan Per Kabupaten/Kota. SATU DATA INDONESIA PROVINSI BALI. https://balisatudata.baliprov.go.id/laporan/luas-serangan-hamapenyakit-tanaman-pangan-per-kabupatenkota?year=2021
Direktorat Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, dan P. (2022). Luas Panen Dan Produksi Padi Di Indonesia 2021. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/
Fita, A., Agus, S., dan Nurul, A. (2013). Sistem Tanam Dan Umur Bibit Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Varietas Inpari 13. Jurnal Produksi Tanaman, 1(2), 52–60.
Food and Agriculture Organization. (2022). Food Outlook –Biannual Report on Global Food Markets. In Food Outlook –Biannual Report on Global Food Markets. FAO. https://doi.org/10.4060/cb9427en
Hanafiyanto, F. dan Wahono. (2021). Perbandingan Akurasi Pengukuran Klorofil Dan Kadar Nitrogen Antara Spad Dengan Ndvi Pada Tanaman Jagung (Zea mays). Jurnal Agro Indragiri, 8(2). https://doi.org/10.32520/jai.v8i2.1747
Hidayah, F., Santosa, S., & Putri, R. E. (2019). Model Prediksi Hasil Panen Berdasarkan Pengukuran Non-Destruktif Nilai Klorofil Tanaman Padi. AgriTECH, 39(4), 289. https://doi.org/10.22146/agritech.34893
Huete, A. (2011). Land Remote Sensing and Global Environmental Change: NASA’s Earth Observing System and the Science of ASTER and MODIS(Issue May 2014). https://doi.org/10.1007/978-1-4419-6749-7
Kismiantini. (2010). “Analisis Regresi.”Jurusan Pendidikan Matematika. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta.
Mukhlisin, A., dan Soemarno, S. (2020). Estimasi Kandungan Klorofil Tanaman Kopi Robusta (Coffea canephora var. Robusta) Menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (Ndvi) Di Bangelan, Wonosari, Malang. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 7(2), 329–339. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2020.007.2.18
Nugraha, A. S. A., dan Citra, I. P. A. (2021). Perbandingan Metode Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) dan Forest Canopy Density (FCD) untuk Identifikasi Tutupan Vegetasi (Kasus; Area Pembuatan Jalan Baru Singaraja-Mengwi). Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan Dan Profesi Kegeografian, 18(1), 1–8. https://doi.org/10.15294/jg.v18i1.25367
Putra, I. W. A. S., Wijaya, I. M. A. S., & Gunadnya, I. B. P. (2016). Kualitas Foto Udara Pada Berbagai Ketinggian. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 4(2), 77–80.
Putri, R. E., Yahya, A., Adam, N. M., & Abd Aziz, S. (2015). Variability of rice yield with respect to crop health. Jurnal Teknologi, 78(1–2), 79–85. https://doi.org/10.11113/jt.v78.7272
Supartha, I. N. Y., Wijana, G., dan Adnyana, G. M. (2012). Aplikasi Jenis Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sistem Pertanian Organik. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 1(2), 98–106.
Wati, C., Arsi, Karenina, T., Riyanto, Nurcahya, Y. N. I., Melani, D., Astuti, D., Septiarini, D., Fransiska, S. R., Purba, Ramdan, E. P., & Nuru, D. (2021). Hama dan Penyakit Tanaman. In Yayasan Kita Menulis.
Yuliantika, G., Suprayogi, A., & Sukmono, A. (2016). Analisis Penggunaan Saluran Visibel Untuk Estimasi Kandungan Klorofil Daun Padi Dengan Citra Hymap (Studi Kasus: Kabupaten Karawang, Jawa Barat). Jurnal Geodesi Undip, 5(2), 200–207.
Yusuf, D., & Syamsu, R. A. (2017). Buku Ajar Penginderaan Jauh.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/