EVALUASI PENGGUNAAN LAYER SEAT FOAM UNTUK MENGURANGI KETERJADIAN NEW BRUISE PADA SINGLE DAN MINI GUAVA SELAMA PENANGANAN PASCAPANEN
Evaluation of Seat Foam Layer Application to Reduce New Bruise Incidence in Single and Mini Guava during Postharvest Handling
DOI:
https://doi.org/10.24843/MITP2026.v13.i1.p17-26Kata Kunci:
Cushioning packaging, Guava, Kerusakan mekanis, New bruise, Seat foamAbstrak
Kerusakan mekanis berupa new bruise menjadi salah satu permasalahan utama pada distribusi buah segar karena dapat menurunkan mutu visual dan nilai ekonomi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jumlah layer seat foam terhadap keterjadian new bruise pada single dan mini guava selama proses penyusunan buah di dalam box. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 × 4 dengan faktor pertama berupa tipe guava (single dan mini guava) dan faktor kedua berupa jumlah layer seat foam (0, 1, 2, dan 3 layer). Selain itu digunakan commercial grading-line control sebagai kontrol eksternal yang dianalisis secara terpisah. Parameter utama yang diamati adalah keterjadian new bruise (%). Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah layer seat foam mampu menurunkan keterjadian new bruise pada kedua tipe guava. Pada single guava, keterjadian new bruise menurun dari 49% pada perlakuan tanpa layer menjadi 28% pada perlakuan 3 layer. Sementara itu pada mini guava, keterjadian new bruise menurun dari 83% menjadi 34%. Mini guava menunjukkan tingkat kerentanan mekanis yang lebih tinggi dibandingkan single guava pada seluruh perlakuan. Terdapat pola interaksi antara tipe guava dan jumlah layer seat foam, dimana efektivitas penggunaan seat foam lebih besar pada mini guava. Perlakuan 3 layer seat foam menghasilkan performa terbaik dalam menekan keterjadian new bruise dan menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan commercial grading-line control. Penggunaan seat foam berpotensi diterapkan sebagai metode sederhana dan efektif untuk mengurangi kerusakan mekanis pada distribusi jambu kristal.