Pengaruh Pemberian Uap Etanol dan Emulsi Lilin Lebah Terhadap Mutu dan Masa Simpan Buah Salak Gulapasir
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i02.p07Kata Kunci:
Salak Gulapasir, uap etanol, lilin lebahAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian uap etanol dengan konsentrasi larutan yang berbeda dan konsentrasi emulsi lilin lebah yang berbeda, sebagai bahan pelapis terhadap mutu serta masa simpan salak Gulapasir dan menentukan ragam konsentrasi yang tepat untuk mempertahankan mutu buah salak Gulapasir. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yaitu perlakuan etanol dengan 3 tingkat konsentrasi (0%, 10% dan 20%) dan konsentrasi emulsi lilin lebah (0%, 1%, 2%, dan 3%). Salak Gulapasir sebagai kontrol disiapkan tanpa perlakuan etanol dan pelapisan lilin lebah. Percobaan dikelompokkan menjadi tiga kelompok. Pengamatan dilakukan setiap lima hari sampai hari ke 15. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kekerasan, total padatan terlarut, total asam titrasi, intensitas kerusakan, color difference dan uji organoleptik. Hasil sidik ragam menunjukan bahwa interaksi perlakuan uap etanol dan pelapisan lilin lebah berpengaruh nyata terhadap susut bobot, kekerasan, intensitas kerusakan, color difference, dan uji organoleptik rasa, aroma warna sedangkan tidak berpengaruh nyata terhadap total padatan terlarut dan total asam. Kombinasi perlakuan etanol dengan konsentrasi 20% (E20) dengan pelapisan 1% (K1) dengan karakteristik yang dihasilkan nilai rata-rata susut bobot 21,04%, kekerasan 37,34 N, intensitas kerusakan 6,79%, total padatan terlarut 21,04 0Brix, total asam 0.59%, color difference 26,14. Demikian pula uji organo memiliki nilai rata-rata dari panelis untu rasa 3,57, aroma 3,27, dan warna 3.51.
Referensi
Adekunte, A., Tiwari, B., Cullen, P., Scannell, A., & O’Donnell, C. (2010). Effect of sonication on colour, ascorbic acid and yeast inactivation in tomato juice. Food Chemistry, 122(3), 500–507.
Davies, D.D., 1980. Anaerobic metabolism and the production of organic acids. In: PK. Stumpf and E.E. Conn (Editors), The Biochemistry of Plants, A Comprehensive Treatise, Volume 2. Academic Press, New York, N.Y., pp. 581-611.
Elwahab, S.M.A., and I.A.S. Rashid. 2013. Using Etanol, Cinnamon Oil Vapors And Waxing As Natural Safe Alternatives For Control Postharvest Decay, Maintain Quality And Extend Marketing Life Of Mandarin. J. Agr. Bio. Sci. 9(1): 27-39.
Kelly, M.O. and Saltveit, M.E., 1988. Effect of endogenously synthesised and exogenously applied ethanol to tomato fruit ripening. Plant Physiol., 88: 143-147.
Kremer, Fr. & Unterstenhofer, G. (1967): De l’ emploi de la metode de Townsend et Heuberger dans l’interpretation de results d’essais phytosanitares. Pflanzenschutz Nachrichten, Bayer 4: 625–628.
Kumalaningsih, S dan Hidayat, N. 1995. Mikrobiologi Hasil Pertanian. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Malang.
Nugroho,W. 2002. Pengaruh Pelilinan terhadap Kualitas dan Daya Simpan Buah Durian (Durio zibhetinus Murr.) Varietas Rancamaya pada Suhu Kamar. Skripsi. Jurusan Teknik Pertanian. IPB. Bogor.
Patras, A., Brunton, N. P., Tiwari, B., & Butler, F. (2011). Stability and degradation kinetics of bioactive compounds and colour in strawberry jam during storage. Food and Bioprocess Technology, 4, 1245–1252.
Rachmawati, M. 2010. Kajian Sifat Kimia Salak Pondoh (Salacca edulis Reinw) Dengan Pelapisan Khitosan Selama Penyimpanan Untuk Mempreduksi Masa Simpannya.Jurnal Teknologi Pertanian 6 (1). Halaman 20-24.
Rhim, J.,Wu, Y.,Weller, C., & Schnepf, M. (1999). Physical characteristics of a composite film of soy protein isolate and propyleneglycol alginate. Journal of Food Science, 64(1), 149–152.
Steel R. G. D & Torrie J. H. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistik. Gramedia Pustaka Media, Jakarta.
Waryat dan M. Rahmawati. 2010. Pemanfaatan Chitosan untuk Mempertahanakan Buah Salak Pondoh (Salacca zalacca cv. Pondoh). Prosiding Seminar Nasional: Teknologi Inovatif Pascapanen untuk Pengembangan lndustri Berbasis Pertanian, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Bogor.
Wijana, G. 1990. Telaah sifat-sifat buah salak Gulapasir sebagai dasar penggunaannya. Fakultas Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. pp. 163.
Wills, Graham, Glason MC, Hall. 1981. Postharvest an Introduction of Fruits and Vegetables. London: Granada.
Wolfe, T.K. dan Kipps, M.S. 1953. Production of Field Crops. A Textbook of. McGraw-Hill Book Company, Inc. New York.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/