Pengaruh Posisi dan Tipe Ventilasi Kemasan Peti Karton (Corrugated Box) terhadap Mutu Buah Manggis Selama Proses Transportasi dan Penyimpanan
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p02Kata Kunci:
manggis, kemasan karton gelombang, ventilasiAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kemasan yang mampu mempertahankan
mutu buah manggis pasca transportasi dan selama penyimpanan dalam ruang pendingin. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dimana faktor pertama adalah posisi ventilasi,
faktor kedua adalah kombinasi tipe ventilasi. Faktor pertama terdiri dari dua taraf yaitu letak ditengah
bidang permukaan kemasan (L1) dan tersebar merata dipermukaan kemasan (L2). Faktor kedua terdiri dari
tiga taraf yaitu tipe bundar seluruhnya (V1) tipe oval seluruhnya (V2) dan kombinasi antara oval dan bundar
(V3). Luas dimensi ventilasi yang digunakan untuk seluruh perlakuan adalah sebesar 3,45 % dari total luas
kemasan. Masing-masing perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali. Kemasan yang digunakan adalah
kemasan karton gelombang berkapasitas 5 kg berdimensi 27 cm x 22 cm x 22 cm tipe fullflap dengan
pengaturan buah dalam kemasan menggunakan tipe Face Centred Cubic. Pengujian kemasan dilakukan
dengan melakukan melakukan transportasi buah manggis dalam kemasan dengan kondisi jalan dalam kota
dan jalan buruk beraspal. Parameter pengujian meliputi perhitungan kuat tekan kemasan, sebaran suhu
dalam kemasan, nilai total padatan terlarut buah manggis, nilai pH buah dan persentase susut bobot. Data
yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam, dan apabila terdapat pengaruh perlakuan terhadap parameter
yang diamati, maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan diperoleh
bahwa interaksi antar perlakuan berpengaruh signifikan terhadap parameter mutu susut bobot buah
manggis, TPT dan pH buah. Nilai kuat tekan untuk kemasan hasil rancangan dengan dimensi 27 cm x 22
cm x 22 cm adalah sebesar 284 kgf. Perlakuan L1V1 merupakan perlakuan terbaik yang menghasilkan
susut bobot paling rendah yaitu sebesar 2,30% nilai TPT 15.30, pH 2.6 sehingga dapat menjadi kemasan
buah manggis yang mampu mempertahankan mutu buah dalam kemasan selama proses transportasi.
Referensi
Acicani, T. Alibas, K. Zelko, I. S. 2007. Mechanical Damage to Apples during Transport in Wooden Crates. Journal Biosystems Engineering (2007) 96 (2), 239–248
Arazuri, S. Jare´n, J.I. Arana, J.J. Pe´rez de Ciriza.2007. Influence of mechanical harvest on the physical properties of processing tomato (Lycopersicon esculentum Mill.). Journal of Food Engineering 80 (2007) 190–198
Darmawati, E., Adhya, G., & Sakti, W. (2011). Kajian ventilasi dan perubahan suhu dalam kemasan karton dengan komoditas tomat. Prosiding Seminar Nasional Perteta, 2008, 21– 22.
Darmawati, E., & Kusniati, D. (2011). Rancangan Kemasan Berbasis Individu. Proceding Perteta, 85–93.
Fadiji, T., Berry, T. M., Coetzee, C. J., & Opara, U. L. (2018). Mechanical design and performance testing of corrugated paperboard packaging for the postharvest handling of horticultural produce. Biosystems Engineering, 171(2013), 220–244. https://doi.org/10.1016/j.biosystemseng.2018.05.004
Fadiji, T., Coetzee, C., Chen, L., Chukwu, O., & Opara, U. L. (2016). Susceptibility of apples to bruising inside ventilated corrugated paperboard packages during simulated transport damage. Postharvest Biology and Technology, 118, 111–119. https://doi.org/10.1016/j.postharvbio.2016.04.001
Fadiji, T., Coetzee, C., & Opara, U. L. (2016). Compression strength of ventilated corrugated paperboard packages: Numerical modelling, experimental validation and effects of vent geometric design. Biosystems Engineering, 151, 231–247. https://doi.org/10.1016/j.biosystemseng.2016.09.010
L, G. M. (2011). Rancangan Kemasan Berbahan Karton Gelombang untuk Individual Buah Manggis. 21–22.
Opara, U. L. (2011). From hand holes to vent holes: What’s next in innovative horticultural packaging? Inaugural Lecture, February, 24.
Opara, U. L., & Pathare, P. B. (2014). Bruise damage measurement and analysis of fresh horticultural produce-A review. Postharvest Biology and Technology, 91, 9–24. https://doi.org/10.1016/j.postharvbio.2013.12.009
Pathare, P. B., & Opara, U. L. (2014). Structural design of corrugated boxes for horticultural produce: A review. Biosystems Engineering, 125, 128–140. https://doi.org/10.1016/j.biosystemseng.2014.06.021
Pathare, P. B., Opara, U. L., Vigneault, C., Delele, M. A., & Al-Said, F. A. J. (2012). Design of Packaging Vents for Cooling Fresh Horticultural Produce. Food and Bioprocess Technology, 5(6), 2031–2045. https://doi.org/10.1007/s11947-012-0883-9
Rozana, R., Perdana, D., & Sigiro, O. N. (2021). Simulasi Transportasi Tomat Dan Perubahan Mutu Tomat Selama Penyimpanan. Journal of
Food Technology and Agroindustry, 3(1), 13–20. https://doi.org/10.24929/jfta.v3i1.1209
Vigneault, C., Thompson, J., & Wu, S. (2009). Designing container for handling fresh horticultural produce. Postharvest Technologies for Horticultural Crops, 2(2), 25– 47.
Yulianti, N., & Arda, G. (2014). the Development of Technology Bundle in Packaging of. The Development of Technology Bundle In
Packaging Of Export Quality Of Mangosteens Transportation.
Yulianti, N., Sutrisno, S., & Darmawati, E. (2010). Improvement of The Technology Packaging for The Transportation of Mangosteen. Jurnal
Keteknikan Pertanian, 24(1), 55–60. https://doi.org/10.19028/jtep.24.1.55-60.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/