Pemanfaatan Limbah Pelepah Siwalan (Borassus flabellifer) menjadi Briket Bahan Bakar Tungku
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p03Kata Kunci:
Arang, Briket, Pelepah SiwalanAbstrak
Pelepah siwalan adalah bahan berselulosa yang sesuai digunakan sebagai materi dasar untuk pembuatan
briket. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan karakteristik briket dari arang pelepah siwalan dengan
ukuran mesh dan persentase perekat yang berbeda serta memperoleh parameter perlakuan yang
menghasilkan briket pelepah siwalan berkualitas paling baik. Dalam penelitian ini, digunakan desain
eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah variasi ukuran
mesh yang terdiri dari 3 variasi mesh (S1: 60 mesh, S2: 80 mesh) dan faktor kedua adalah persentase
perekat yang terdiri dari 5 variasi (M1: 30%, M2:35%, M3: 40%, M4: 45%, M5: 50%). Dengan
kombinasi rancangan eksperimen ini yang diulang dua kali, diperoleh sebanyak 20 sampel pengulangan.
Parameter yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah jumlah kadar air, jumlah kadar abu, kuat tekan,
kerapatan dan laju pembakaran. Hasil dari penelitian ini adalah ada interaksi yang signifikan antara
ukuran partikel arang dan persentase perekat terhadap parameter-parameter seperti kadar air, kadar abu,
kuat tekan, kerapatan, dan laju pembakaran. Perlakuan terbaik diperoleh pada penggunaan ukuran 80
mesh dan persentase perekat 50%, kadar air dengan nilai 6,66%, kadar abu dengan nilai 4,35%, kuat
tekan sebesar 64,16 N, kerapatan massa dengan nilai 0,43 g/cm³ dan laju pembakaran dengan nilai
0,107gr/menit.
Referensi
Anizar, Sribudiani Heny, Evi, Somadona, S. (2020).Pengaruh Bahan Perekat Tapioka Dan sagu Terhadap Kualitas Briket Arang Kulit Buah Nipah. Perennial, 16(1), 11–17. http://dx.doi.org/10.24259/perennial.v16i1.9159
Arni, Labania Hosiana MD, N. A. (2014). Studi Uji Karrakteristik Fisis Briket Bioarang Sebagai Sumber Energi alternatif. 3(March), 89–98.
Biantoro, B. A., dan Widayat, W. (2021). Pengaruh Tekanan Kompaksi dan Perekat terhadap Karakteristik Briket Limbah Daun Cengkeh.
Jurnal Inovasi Mesin, 3(2), 18–28. https://doi.org/10.15294/jim.v3i2.52796
BSN. (2000). Standar Nasional Indonesia Briket Arang Kayu. Badan Standardisasi Nasional Indonesia, 1-4.
Faizal, M., Andynapratiwi, I., dan Putri, P. D. A. (2014). Pengaruh komposisi arang dan perekat terhadap kualitas biobriket dari kayu karet.
Jurnal Teknik Kimia, 20(2). Iriany, S. F. A. S. M. (2016). Pengaruh Perbandingan Tempurung Kelapa Dan Eceng Gondok Serta Variasi Ukuran Partikel Terhadap Karakteristik Briket. Jurnal Teknik Kimia USU, 5(3), 56–61. https://doi.org/10.32734/jtk.v5i3.1546
Lestari, I., dan Harahap, M. B. (2016). Pemanfaatan Limbah Kulit Durian Sebagai Briket Terhadap Nilai Kalor Dan Lama Waktu Pembakaran. EINSTEIN e-JOURNAL, 4(1).
Mulyadi, A. F., Dewi, I. A., dan Deoranto, P. (2021). Pemanfaatan Kulit Buah Nipah Untuk Pembuatan Briket Biorang Sebagai Sumber Energi Alternatif. 1, 1–9.
Pane, J. P., Junary, Erwin, Herlina, N. (2015). Pengaruh Konsentrasi perekat Tepung Tapioka Dan Penambahan Kapur Dalam Pembuatan Briket Arang Berbahan Baku Pelepah Aren (Arenga pinnata). Jurnal Teknik Kimia, 4(2), 1–7.
Patabang, D. (2012). Kaarakteristik Termal Briket Arang Sekam Padi Dengan Variasi Bahan Perekat. Jurnal Mekanikal, 3(2), 286–292.
Petir, P. (2021). Briket Pelepah Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Alternatif Yang Bernilai Ekonomi Dan Ramah Lingkungan. Jurnal Sains, Teknologi Dan Industri, 9(2), 1–15.
Pratama, A. A, Shadewa, D, M. (2018). Pengaruh komposisi bahan dasar dan variasi jenis perekat terhadap nilai kalo, kadar air, dan kadar abu. Publikasi Online Mahasiswa Teknik Mesin, 1(2), 1–10.
Ristianingsih, U. Y., dan Ayuning, Syafitri K.S, R. (2015). Pengaruh Suhu Dan Konsentrasi Perekat Terhadap Karakteristik Briket Bioarang Berbahan Baku Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Proses Pirolisis. Konversi, 4(2), 16. https://doi.org/10.20527/k.v4i2.266
Ritzada, I.P.D.P. Yulianti, N. L. G. I. B. P. (2021). Karakteristik Briket Biomassa dengan Variasi Geometri dan Jenis Bahan Baku yang Berbeda. JBeta, 9(September), 1–9.
Saputra, D., Siregar, A. L., dan Rahardja, I. B. (2021). Karakteristik Briket Pelepah Kelapa Sawit Menggunakan Metode Pirolisis Dengan Perekat Tepung Tapioka. Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Inovasi, 143-156.
Setiawan, A. A., Okvi, C., dan Pamilia. (2012). Pengaruh Komposisi Pembuatan Biobriket dari Campuran Kulit Kacang dan Serbuk Gergaji Terhadap Nilai Pembakaran. Jurnal Teknik Kimia, 18(2), 9–16.
Wirawan, I. P. S., Sutrisno, S., Seminar, K. B., dan Nelwan, L. O. (2018). Characteristics of Microactive Carbon from Bamboo Var. Petung as adsorbent. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 147(1). https://doi.org/10.1088/17551315/147/1/012028
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/