Pengujian Kapasitas Kerja Mesin Pencacah Sampah Organik Hasil pada Berbagai RPM

Penulis

  • Erni Yanti Friska Zagoto Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Nyoman Sucipta Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Gede Bintang Madrini Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p11

Kata Kunci:

sampah organik, mesin pencacah, kecepatan putaran mesin, kapasitas kerja, hasil cacahan

Abstrak

Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) merupakan fasilitas penting dalam
mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Salah satu di TPS 3R PUNGGUL Hijau, Kecamatan,
Ambiansemal, kabupaten Badung, Provinsi Bali. Sebelumnya, mesin pencacah sampah di TPS 3R Punggul
Hijau Ambiansemal memiliki permasalahan dimana belum diketahui kapasitas mesin pada berbagai
kecepatan putar mesin dan terjadinya macet. Untuk itu perlu mendapatkan kapasitas perlakukan RPM yang
berbeda, untuk permasalahan macet memperlakukan sudut hopper yang berbeda. Adapun tujuan untuk
membandingkan kapasitas mesin pada RPM 800, 1000, 1600, 2000, dan 2400 RPM dengan sudut kemiringan
hopper 40 derajat, 60 derajat, dan mengetahui ukuran hasil cacahan. Untuk menyelesaikan masalah perlu
pengujian menggunakan alat pengukur yaitu tachometer, stopwatch, timbangan. Perlakuan sudut 40 derajat
dan 60 derajat dimana RPM 800,1000,1600,2000,2400 dilakukan 3 kali pengulangan. Proses pencacahan
setiap RPM memiliki durasi 1 jam, Bahan dimasukkan ke-dalam mesin pencacah berbeda setiap kecepatan.
Sudut 40 derajat sampah dimasukkan ke dalam hopper bertahap dengan jumlah 5 kg, hingga sampah organik
pada hopper setengah habis. Setelah hoppernya diubah ke-60 derajat maka jumlah sampah dimasukan 7 kg
dengan bertahap. Hasil pengujian sudut 40 derajat yang bagus RPM 1600 menghasilkan cacahan 294,13
kg/jam, dengan standar deviasi 0,30. Setelah diubah sudutnya 60 derajat dengan meningkatkan kapasitas
yang menyebabkan hoppernya tambah besar dan dicoba pada RPM berbeda maka hasilnya juga berbeda.
Kemudian yang paling tinggi pengujian pada RPM 2000, menghasilkan cacahan 400, 96 kg/jam, dengan
standar deviasi 0,13. Ukuran hasil cacahan untuk 40 derajat terkecil 7 cm pada putaran 2400 RPM. Dan 60
derajat ukuran terkecil 2400 RPM, yaitu 3 cm.

Referensi

Abbas, W. (2022). Pengembangan website desa sebagai sistem informasi dan inovasi di desa indu makkombong, kabupaten polewali mandar. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(2), 505-512.

Adiningrum, S. A. (2024). Potensi fungi selulolitik dari tanah tempat pemrosesan akhir (TPA) Jabon Kabupaten Sidoarjo sebagai agen biodegradasi limbah organik.

Bembenek, M. D. (2024). Journal Applied Sciences. A Mathematical Model for Conical Hopper Mass Efficiency,. 14(16). DOI: doi.org/10.3390/app14167373 .

Batubara, F. Y. (2022). Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Tipe Horizontal. Technologica. 1(2), 54-64.

Dani, P. A. (2021). Uji Pengaruh Variasi Putaran Mesin Terhadap Kapasitas Pada Mesin Pencacah Sampah .

Hamarung, M. A. (2018). Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material. Pengaruh Kemiringan dan Jumlah Pisau Pencacah terhadap Kinerja Mesin Pencacah Rumput untuk Kompos, 3(2), 23-29.

Hamarung, M. A. (2019). Pengaruh Kemiringan dan Jumlah Pisau Pencacah terhadap Kinerja Mesin Pencacah Rumput untuk Kompos. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, Dan Material, 3(2), 53-59.

Mukhlis, A. J. (2019). Pengaruh Kemiringan dan Jumlah Pisau Pencacah terhadap Kinerja Mesin Pencacah Rumput untuk Kompos. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, Dan Material, 3(2), 53-59.

Mulyanto, A. (2021). Pengolahan Sampah Organik Dedaunan Menjadi Pupuk Kompos. Journal Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2).

Nugraha, N. (2020). Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga. Journal Rekayasa Hijau, 3(3) 2550-1070.

Ramadhani, M. A. (2024). "Pengaruh Jarak Clearance Pisau Dan Kecepatan Putar Terhadap Kinerja Mesin Pencacah Sampah Organik Untuk Pembuatan Pupuk Kompos.".Journal of Mechanical Engineering, 1.4 11-11.

Santosa., M. D. (2015). Rancang Bangun Alat Pencacah dan Pemarut Sagu dengan Sumber Penggerak Motor Listrik. Prosiding Seminar Agroindustri dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI Program Studi TIP-UTM. ISBN:978-602-7998-92-6. Fakultas Teknologi.

Sunge, R. D. (2019). Rancang Bangun Dan Pengujian Alat Pencacah Kompos Dengan Sudut Mata Pisau 45o. . Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG, 4(2), 62-70.

Selan, R. N., Erich, U. K. M., & Kristomus, B. (2021). Perancangan Sistem Transmisi Mesin Pencacah Sampah Plastik dengan Putaran Mesin 2800 RPM. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 6(1), 27-38. https://doi.org/10.31602/aljazari.v6i1.5014

Saparin., W. E. (2023). Pengaruh Kemiringan Sudut Hopper Input pada Mesin Pencacah Sampah Organik terhadap Kapasitas Produksi107

Mesin. Junrla Teknologi Manufaktur, 15(1), 115-123.

Yenie, E. (2011). Pembuatan Kompos dari Sampah Sayuran Parameter Suhu dan Waktu Pembalikan. ISSN 1907-0500.

Diterbitkan

2025-04-30

Cara Mengutip

Zagoto, E. Y. F., Sucipta, I. N., & Madrini, I. A. G. B. (2025). Pengujian Kapasitas Kerja Mesin Pencacah Sampah Organik Hasil pada Berbagai RPM. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 13(1), 100–107. https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p11

Terbitan

Bagian

Articles