PENENTUAN UMUR SIMPAN BUMBU RUJAK DALAM KEMASAN BOTOL PLASTIK MENGGUNAKAN METODE ARRHENIUS
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2015.v03.i01.p02Kata Kunci:
Shelf-life, rujak seasoning, Arrhenius methodAbstrak
The objectives of this research were: to determine critical parameters and to
estimate it’s shelf-life using Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) with Arrhenius
method. Rujak seasoning that packed in plastic bottle was stored at three storage
temperature 35oC, 45oC, and 55oC. Each room storage was loaded with three
samples. This research was carried out for 25 days and observation was done every 5
days. The parameters observed included pH and sensory parameters, namely flavor,
color, and salak aroma of the seasoning. Results showed that the critical parameter of
rujak seasoning was pH and all quality parameters of rujak seasoning such as pH,
flavor, color, and aroma followed first reaction order. By using extrapolation, the
shelf-life of rujak seasoning packed in plastic bottle which stored at room
temperature 28oC was 167 days (5,6 months).
Referensi
Arfah, M. 2001. Penentuan Kadaluwarsa Pangan. Program studi Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Kusnandar, F. 2011. Pendugaan umur simpan produk pangan dengan metode accelerated shelf-life testing (ASLT). Di dalam: Steffy MF, Teti E. 2013. Prediksi umur simpan crackers menggunakan metode ASLT dengan pendekaran arrhenius. Malang (ID): Universitas Brawijaya.
Larmond, E. 1973. Method for Sensory Evaluation of Food. Food Research Institute; Canada Department of Agriculture. Canada Ottawa.
Syarif R., H. Halid. 1993. Teknologi Penyimpanan Pangan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Wulandari, R. 2014. Pengembangan dan Pendugaan Umur Simpan Minuman Sari Tebu (Saccharum officinarum L) dalam Kemasan Cup Menggunakan Metode Arrhenius. Jurnal. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/