Analisis Profil Iklim Mikro pada Budidaya Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L) MenggunakanBahan Sungkup Plastik, Paranet, dan Kombinasi
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2019.v07.i31Kata Kunci:
hood type material, cayenne pepper plan, microclimateAbstrak
Sungkup merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya matahari yang tinggi. Pada penelitian ini perlakuan jenis bahan sungkup dibedakan menjadi 3 jenis bahan sungkup yaitu jenis bahan sungkup plastik, paranet dan kombinasi. Untuk pengukuran iklim mikro, digunakan alat temperature and humidity meter dan light meter. Pengukuran iklim mikro dilakukan pada pukul 12.00 WITA, pada tanaman cabai rawit dari umur 7 hari sampai dengan berumur 35 HTS. Analisis data iklim mikro dilakukan dengan cara interpolasi untuk memperoleh garis kontur profil. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beda bentuk dan sebaran kontur profil iklim mikro yang berbeda khususnya pada intensitas cahaya. Pada suhu udara dan kelembaban udara tidak dapat memperoleh garis kontur, dikarenakan hasil data dari penelitian yang dilakukan tidak berbeda jauh. Tingkat pertumbuhan tanaman pada masing-masing perlakuan menunjukkan produktivitas yang berbeda-beda. Pada jenis bahan sungkup paranet menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan jenis bahan sungkup plastik dan kombinasi. Pada jenis bahan sungkup paranet menghasilkan rata-rata berat kering 247,9 gramReferensi
Indah T. 2006. Pengaruh Waktu Aplikasi Pupuk Kandang Ayam dan Kosentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutencens L.).Program Studi Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatra Utara Madan 2006.
Mawardi. 2000. Pengujian Mulsa Plastik pada Tanaman Melon. Agrista. 2: 175-180
Prabaningrum. 2011. Budidaya Cabai Merah di Bawah Naungan untuk Menekan Serangan Hama dan Penyakit. Yayasan Bina Tani Sejahtera Lembang -Bandung Barat.
Putra. 2012. Pertumbuhan Dan Perkembangan Tanaman Dengan Penggunaan Sungkup. Laboratorium Ilmu Tanaman, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sudaryono 2004. Pengaruh Naungan Terhadap Perubahan Iklim Mikro pada Budidaya Tanaman Tembakau Rakyat. Peneliti pusat pengkajian dan penerapan lingkungan. P3TL-BPPT.5(1):56-62.
Sujitno, Meksy Dianawati. 2015. Produksi panen berbagai varietas unggul baru cabai rawit (Capsicum frutescens) di lahan kering Kabupaten Garut, Jawa Barat. Balai Pengkajian Pertanian (BPTP) Jawa Barat.
Yuliasih. 2015. Analisis Profil Iklim Mikro Pada Greenhouse Tipe Arch Untuk Budidaya Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium).Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/