Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buse-Kurz) dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Pisang Cavendish (Musa Acuminata)

Penulis

  • K. Justikha Natalia Praja Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • Pande Ketut Diah Kencana Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • I Gusti Ketut Arya Arthawan Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i01.p05

Kata Kunci:

Pisang Cavendish, konsentrasi asap cair, bambu tabah, perendaman

Abstrak

Buah pisang Cavendish merupakan salah satu produk hortikultura yang rentan mengalami kemunduran fisiologis dan sangat rentan terhadap kerusakan fisik setelah panen. Penggunaan berbagai konsentrasi asap cair bambu tabah dengan lama perendaman yang berbeda dapat digunakan sebagai pengawet alami. Buah pisang yang digunakan adalah pisang Cavendish yang berasal dari Kabupaten Buleleng, dalam satu sisir berisi paling sedikit10 buah dengan panjang rata-rata 18.89 cm dan berat rata-rata 125±5 gram (g). Tujuan penelitian ini adalah menemukan kombinasi perlakuan terbaik dari perlakuan konsentrasi asap cair dan lama perendaman untuk menjaga kesegaran dan masa simpan pada buah pisang Cavendish selama penyimpanan. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu faktor pertama adalah konsentrasi asap cair bambu tabah dan faktor kedua adalah lama perendaman. Faktor pertama terdiri dari empat taraf konsentrasi yaitu 1%, 3%, 5%, dan 7%. Faktor kedua terdiri dari tiga taraf lama perendaman yaitu 10 menit, 20 menit dan 30 menit dengan suhu penyimpanan menggunakan suhu ruang (28±2oC). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah laju respirasi, susut bobot, kekerasan, TPT (total padatan terlarut), tingkat kerusakan, dan organoleptik. Hasil interaksi terbaik ditunjukkan pada perlakuan 7% konsentrasi asap cair bambu tabah dan perendaman 10 menit, dengan nilai rata-rata parameter laju respirasi 51.18 ml CO2/kg.jam, nilai rata-rata susut bobot dengan nilai 17.61%, nilai rata-rata kekerasan 3.82 kg, nilai rata-rata TPT 15.65 %Brix, nilai tingkat kerusakan 2.40, nilai rata-rata organoleptik rasa sebesar 4.67, aroma sebesar 4.54 dan warna sebesar 3.87. Disimpulkan bahwa kombinasi perlakuan A4B1 (konsentrasi asap cair bambu tabah 7% dengan perendaman selama 10 menit) adalah kombinasi terbaik untuk menjaga kesegaran dan memperlambat penurunan kualitas buah pisang Cavendish hingga akhir periode penyimpanan hari ke-15.

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan Statistics of Annual Fruit and Vegetable Plants Indonesia. BPS-Statistics Indonesia. https://bulelengkab.go.id/

Budijanto, S., Sujiprihati, S., Prabawati, S., & Rizkyah, D. (2011). Aplikasi Asap Cair dan Gel Lidah Buaya (Aloe Vera L.) untuk Memperpanjang Masa Simpan Buah Pepaya. Jurnal Pascapanen, 8(1), 11–18.

Dewi, D. N. N. M., Utama, I. M. S., & Kencana, P. K. D. (2020). Pengaruh Campuran Minyak Wijen dan APSA 80 Sebagai Bahan Pelapis terhadap Mutu dan Masa Simpan Buah Manggis The. Jurnal Beta, 8(2), 1–13. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/54032/33083

Dian, F., & Rafika, A. (2018). Pemanfaatan Asap Cair Alang-Alang (Imperata Cylindrica) Sebagai Pengawet Terhadap Karakteristik Buah Pisang Makau (Musa spp.). Jurnal Trunojoyo, 12(1), 39–50.

Diatmika, I. G. N. A. Y. A., Kencana, P. K. D., & Arda, G. (2019). Karakteristik Asap Cair Batang Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata BUSE-KURZ) yang Dipirolisis pada Suhu yang Berbeda. Jurnal Beta, 7(2), 278–285. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/47235

Jakung, M. L. Y., Pudja, I. A. R. P., & Kencana, P. K. D. (2020). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata BuseKurz) dan Suhu Pemasakan terhadap Mutu Se’I Bandeng Effect. Jurnal Beta, 8(1), 1–10.

Malau, D. B. N., Utama, I. M. S., & Pudja, I. A. R. P. (2020). Pengaruh Konsentrasi Uap Etanol Terhadap Mutu Dan Masa Simpan Pisang Barangan (Musa Sapientum L). Jurnal Beta, 8(2), 1–9.

Murmu, S. B., & Mishra, H. N. (2016). Measurement and modelling the effect of temperature, relative humidity and storage duration on the transpiration rate of three banana cultivars. Jurnal Scientia Horticulturae, 209, 124–131. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2016.06.011

Nugraha, B. E. (2019). Formulasi dan karakterisasi pelapis lilin lebah dan asap cair untuk mencegah serangan cendawan pada buah salak pondoh. Skripsi. Tidak Dipublikasi. Institute Pertanian Bogor. Bogor

Nurjanah, S. (2002). Kajian Laju Respirasi dan Produksi Etilen Sebagai Dasar Penentuan Waktu Simpan Sayuran dan Buah-buahan. Jurnal Ilmu Hayati Dan Fisik, 3(4), 148–157.

Nurlatifah, Cakrawati, D., & Nurcahyani, P. R. (2017). Application Of Porang Starch Based Edible Coating with Tumeric Extract on Langsat. Jurnal Edufortech, 2(1), 7–14.

Prabawati, S., Suyanti, & Setyabudi, D. A. (2008). Teknologi Pascapanen dan Teknik Pengolahan Buah Pisang. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.

Purwoko, B. S., & Juniarti, D. (1998). Pengaruh Beberapa Perlakuan Pascapanen dan Suhu Penyimpanan Terhadap Kualitas dan Daya Simpan Buah Pisang Cavendish (Musa (Grup AAA, SUBGRUP Cavendish). Jurnal Bul. Agron, 26(2), 19–28.

Retnowati, I. (2007). Kajian Pemanfaatan Asap Cair Tempurung Kelapa sebagai Disinfektan dalam Penanganan Pascapanen Buah Pepaya (Carica papaya L.). Skripsi. Tidak Dipublikasi. Fakultas Teknologi Pertanian. Institute Pertanian Bogor.

Sholihati, Abdullah, R., & Suroso. (2015). Study of lengthen shelf life of pisang raja (Musa paradisiaca Var. Sapientum L.) by using absorber ethylene potassium permanganate substance. Jurnal Rona Teknik Pertanian, 8(2), 76–89.

Silsia, D., Rosalina, Y., & Firman, M. (2011). Pemanfaatan Asap Cair Untuk Mempertahankan Kesegaran Buah Pisang Ambon Curup. Jurnal Agroindustri, 1(1), 8–15.

Tursiska, S. (2007). Pengaruh Suhu Dan Lama Simpan Terhadap Mutu Buah Pisang Raja Bulu (Musa paradisiaca) Setelah Pemeraman. Skripsi. Tidak Dipublikasi. Institute Pertanian Bogor. Bogor

Widodo, W. D., Suketi, K., & Rahardjo, R. (2019). Evaluasi Kematangan Pascapanen Pisang Barangan untuk Menentukan Waktu Panen Terbaik Berdasarkan Akumulasi Satuan Panas. Jurnal Agrohorti,7(2),162–171.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-03

Cara Mengutip

Praja, K. J. N., Kencana, P. K. D., & Arthawan, I. G. K. A. (2026). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buse-Kurz) dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Pisang Cavendish (Musa Acuminata). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(1), 45–55. https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i01.p05

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>