Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Karakteristik Teh Herbal Daun Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buse-Kurz) Selama Penyimpanan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i01.p10Kata Kunci:
Karakteristik bamboo tabah, bambu tabah, pengemasan, lama penyimpanan, tehAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kemasan yang dapat mempertahankan karakteristik mutu yang terdapat pada teh herbal daun bambu tabah dengan perlakuan pengemasan menggunakan tiga jenis kemasan yang berbeda yang disimpan pada inkubator dengan suhu 30°C ± 3°C dengan lama penyimpanan 42 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu penggunaan jenis kemasan yang berbeda dan lama waktu penyimpanan dan tiga kali ulangan. Faktor pertama terdiri dari tiga taraf yaitu, (K1) : Alumunium Foil, (K2) : Plastik Polipropilen (PP), dan (K3) : Paper Sack. Faktor kedua terdiri dari tiga taraf yaitu, (T1) : 14 hari penyimpanan, (T2) : 28 hari penyimpanan, dan (T3) : 42 hari penyimpanan. Parameter yang diamati dalam penelitian terdiri dari Kadar Air, pH, Total Asam, Total Fenol, Total Flavonoid, dan Uji Organoleptik terdiri dari warna, aroma, dan rasa pada daun teh bambu tabah yang diseduh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan fenol tertinggi terdapat pada perlakuan penggunaan jenis kemasan alumunium foil selama penyimpanan 42 hari yaitu 119.354 mg/100g dan total flavonoid yang tertinggi atau terbaik terdapat pada perlakuan penggunaan jenis kemasan alumunium foil selama penyimpanan 42 hari yaitu 27.419 mg/100g.
Referensi
AOAC, Orphanides, A., Goulas, V., & Gekas, V. (2013). Effect of Drying Method on the Phenolic Content and Antioxidant Capacity of Spearmint, 31(5), 509–513.
Ardianta, I. K., Yusa, N. M., & Putra, I. N. K. (2019). Pengaruh Suhu Pencelupan Terhadap Karakteristik Minuman The Herbal Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (Itepa), 8(1), 18.
Arizka, A. A., & Daryatmo, J. (2015). Perubahan Kelembaban dan Kadar Air Teh Selama Penyimpanan pada Suhu dan Kemasan yang Berbeda, 4(4), 124–129.
Ayu Arizka, A., & Daryatmo, J. (2015). Perubahan Kelembaban dan Kadar Air The Selama Penyimpanan pada Suhu dan Kemasan yang Berbeda. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 4(4), 2015. Indonesian Food Technologists.
Haras, M. S., Assa, J. R., Langi, T., Pertanian, J. T., Pertanian, F., Sam, U., & Manado, R. (2005). Tingkat Penerimaan Konsumen Terhadap Teh Daun Binahong ( Anredera Cordifolia ( Ten .) Steenis ) Pada Variasi Suhu Dan Waktu Penyeduhan, 1, 1–7.
I Nyoman Cahyadi Purnama, Pande Ketut Diah Kencana*, I. M. S. U. (2020). Pengaruh Waktu, 8(September), 272–283.
Lagawa, I. N. C., Studi, P., Pertanian, T., Pertanian, F. T., Udayana, U., & Jimbaran, B. (2019). Pengaruh Lama Pelayuan Dan Suhu Pengeringan Terhadap Karakteristik Teh Dauh Bambu Tabah ( Gigantochloa Nigrociliata Buse-Kurz ) Terhadap Karakteristik Teh Dauh Bambu Tabah.
Lestari, kencana, Anom Of, C., Tabah, B., & Giganthochloa, S. (2008). Pengaruh suhu terhadap karakteristik pengeringan rebung bambu tabah, 1–8.
Pratiwi, G. K. (2016). Proses Pembuatan The Herbal Daun Sirsak dengan Campuran Kayu Manis,Daun Stevia, dan Secang dalam Kemasan Teh Celup, 4–21.
Sari, mei ambar. (2015). Aktivitas Antioksidan Teh Daun Alpukat dengan Variasi Teknik dan Lama Penyimpanan. Biomass Chem Eng, 49(23–6).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/