Pendugaan Intensitas Serangan Penyakit Blas pada Tanaman Padi Melalui Pendekatan Citra NDVI (Normalized Difference Vegetation Index)

Penulis

  • I Made Prasetia Candra Andika
  • I Made Anom S. Wijaya
  • Ida Bagus Putu Gunadnya

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2019.v07.i24

Kata Kunci:

attack intensity, blast disease, estimated, NDVI

Abstrak

Penyakit blas merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi tanaman padi. Penyakit ini bisa menyerang di setiap fase pertumbuhan. Perhitungan intensitas serangan penyakit blas saat ini masih dilakukan secara manual. Diperlukan pengembangan teknologi dalam pendugaan intensitas serangan penyakit blas melalui citra NDVI. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mendapatkan ketinggian foto udara NDVI terbaik, (2) untuk mendapatkan umur tanaman padi dengan intensitas serangan penyakit blas tertinggi, (3) untuk mendapatkan hubungan antara intensitas serangan penyakit blas dengan nilai NDVI tanaman padi. Penelitian ini menggunakan Drone DJI Phantom 4 dengan lensa NDVI. Pengolahan data menggunakan Web Drone Deploy dan software Arc Gis 10.3. Berdasarkan dari hasil analisis, detail terbaik dari pembesaran 200% mendapatkan akuisisi ketinggian dari citra NDVI adalah 20 meter dengan ukuran piksel 1,4732cm/pixel. Pertumbuhan intensitas serangan penyakit blas tertinggi terjadi pada umur 98 hari setelah tanam. Hubungan antara intensitas serangan penyakit blas dengan nilai NDVI memiliki koefisien determinasi sebesar 0,986. Persamaan regresi didapatkan dalam penelitian ini adalah y =-23345x3+ 21191x2-6416,8x + 665,07 dengan akurasi sebesar sebesar 91,74%

Referensi

Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan. 2007. Pedoman Pengamatan dan Pelaporan Perlindungan Tanaman Pangan. Departemen Pertanian. Jakarta

Hakim, A.R. 2011. Perencanaan Sistem Informasi Pengukuran Konduktivitas Hidraulik Tidak Jenuh Tanah dengan Sensor Tensiometer dan Higrometer Digital. SkripsiJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Jember.

Uktoro,A.I. 2017. Analisis Citra Drone untuk MonitoringKesehatan Tanaman Kelapa Sawit.Fakultas Teknologi Pertanian. InstitutPertanian Stiper.Yogyakarta.

Lillesand, T.M. dan R.W. Kiefer. 1997. Penginderaan Jauh dan Interprestasi (Terjemahan). Gadjah Mada University Press ,Yogyakarta.

Ou SH.1985. Rice Diseases Second Edition. C.A.B. International, Farnham House. Farnham Royal.Slough

Parsa, I.M. 2014. Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh Resolusi Menengah/Tinggi untuk Estimasi Luas Panen Tanaman Padidi Sentra Produksi Padi.LAPAN. Jakarta.

Santika, I.W.A.2016. Pendugaan Hasil Panen Padi Melalui Foto Udara. Jurnal BETA(Biosistem dan Teknik Pertanian).Universitas Udayana. Jimbaran.

Santika,A dan Sunaryo. 2008. Teknik Pengujian Galur Padi Gogo terhadap Penyakit Blas (Pyricularia grisea). Buletin Teknik Pertanian 13(1):1-8.

Sudarmo, S. 1990. Pengendalian Serangan HamaPenyakit dan Gulma Padi. Konisius, Yogyakarta.

Virma, C.A. 2013. Analisis Perubahan Kerapatan Vegetasi Kota Semarang Menggunakan Bantuan Teknologi Penginderaan Jauh (Skripsi). Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Yulianto dan Subiharta. 2009. Ketahanan Padi Varietas Unggul Baru Terhadap Penyakit Blas (Magnaporthegricea (T.T Hebert) M.E. Barr) Di Lahan Sawah Tadah Hujan Kabupaten Pemalang. Prosiding Seminar Ilmiah Nasional. BBP2TP dan UPN.

Unduhan

Diterbitkan

2019-06-26

Cara Mengutip

Andika, I. M. P. C., Wijaya, I. M. A. S., & Gunadnya, I. B. P. (2019). Pendugaan Intensitas Serangan Penyakit Blas pada Tanaman Padi Melalui Pendekatan Citra NDVI (Normalized Difference Vegetation Index). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 7(2), 1–10. https://doi.org/10.24843/JBETA.2019.v07.i24

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>