Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2021-09-29. Baca versi terbaru.

Pengaruh Komposisi Larutan Pulsing dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Bunga Potong Mawar Putih (Rosa hybrida l.) Selama Penyimpanan

Penulis

  • David Romario Sipayung Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Pande Diah Ketut Kencana Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p13

Kata Kunci:

bunga mawar putih, bunga potong, larutan pulsing, lama perendamanan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan perlakuan yang terbaik dari
larutan pulsing dan lama perendaman sebagai larutan perendam untuk memperpanjang masa kesegaran
bunga potong Mawar Putih (Rosa hybrida L.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan dua faktor percobaan. Faktor pertama adalah komponen larutan pulsing terdiri
3 bagian yaitu: Sukrosa 5% + 250 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 75 ppm, Sukrosa 10% + 500 ppm AgNO3
+ Asam Sitrat 150 ppm dan Sukrosa 15% + 650 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 300 ppm. Faktor kedua
adalah lama perendaman terdiri dua bagian yaitu: 4 jam dan 8 jam. Analisa dilakukan setiap dua hari
sekali dengan penggantian air setiap dua hari sekali yang disimpan dalam suhu ruang (27±1)0C selama
12 hari. Kombinasi perlakuan larutan pulsing dan lama perendaman berpengaruh sangat nyata (p<0,01)
terhadapan serapan total serta tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap perubahan berat, uji skor
warna, kelayuan, bent neck dan tingkat kemekaran. Kombinasi perlakuan terbaik adalah larutan pulsing
Sukrosa 15% + 650 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 300 ppm dengan lama perendaman 8 jam menghasilkan
rata-rata serapan total 10,48 ml, rata-rata perubahan berat 9,8%, rata-rata uji skor warna 3,2, rata-rata
uji skor tingkat kelayuan 3,6, rata-rata uji skor bent neck 3,6 dan rata-rata tingkat kemekaran bunga
63,89%.

Referensi

Anonim. (2002). Bunga Mawar Potong dan Tanaman

Hias. Dinas Pertanian. DKI Jakarta.

Dole, J. M. and H. F. W. (2005). Floriculture

Principles and Species. Prentice Hall, Upper

Saddle River. 161.

Direktorat Budidaya dan Pascapanen Florikultura.

(2011). Pedoman penanganan Pascapanen

Bunga Potong Krisan. Kementrian Pertanian,

37 hlm.

Halevy and Mayak. (1981). Senescence and

postharvest physiology of cut flower. Part 2

Hort. Rev 3:39-143.

Hardenburg, R.E., Chien Yi Wang, A. E. W. (1990).

The Commercial Storage of Fruit, Vegetables

and Flosris and Nursery Stocks. United States

Department Of Agricultural.

Harry, N. R. (1994). Usaha Tani Bunga Mawar

Potong. Pusat Perpustakaan Pertanian dan

Komunikasai Penelitian. Bogor, 37 p.

Haryani. (1993). Mawar Holland di dalam Trubus 279

Th XXIV, Februari 1993. Jakarta, 31–32.

Murtiningsih dan Sutater, T. (1995). Di dalam

Sjaifullah et al. Mawar. Balai Penelitian

Tanaman Hias. Badan Penelitian dan

Pengembangan Pertanian. Jakarta, 60 p.

Prabawati, S. (2007). Menjaga Bunga Potong Agar

Tetap Segar. Jurnal Warta Penelitian Dan

Pengembangan Pertanian. Vol. 29, No 6. Balai

Besar

Penelitian

Dan Pengembangan

Pascapanen Pertanian, Bogor.

Sabari S.D. et. al. (1997). Komposisi Perendam

Untuk Menjaga Kesegaran Bunga Mawar

Potong dalam Vas. Jurnal Hortikultura, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian,

Jakarta. J. Hort., 7, 818–828.

Sarwono. (2002). Pengaruh Konsentrasi dan Jenis

Bahan Pembawa (Carrier) KMnO4 (Kalium

permangat) sebagai Absorban Etilen terhadap

vase life Mawar Potong (Rosa hybrida).

Wiraatmaja, I. W. I. G. Astawa, D. N. N. D. (2007).

Memperjuangkan Kesegaran Bunga Potong

Krisan (Dendrathema Grandifora Tzyelev)

Dengan Larutan Perendam Sukrosa dan Asam

Sitrat. Agritrop, 26(3), 129–135.

Yulianingsih, D. A. dan S. S. (2006). Pengaruh

Larutan Pulsing Untuk Bunga Potong Alpinia.

J.Hort, 16(3), 253–257.

Yulianingsih dan D. Amiarsi. (2004). Pengaruh

larutan

kimia

untuk

mempertahankan

kesegaran bunga mawar potong. Prosiding

Seminar Nasional Florikultura Bogor, 4-5

Agustu.

Yuniati dan Alwi. (2011). Pengaruh Konsentrasi

Larutan Sukrosa dan Waktu Perendaman

Terhadap Kesegaran Bunga Potong Oleander

(Nerium Oleander L.). J. Biocelebes, 5(1), 71

81.

Unduhan

Diterbitkan

2021-09-29

Versi

Cara Mengutip

Sipayung, D. R., Pudja, I. A. R. P., & Kencana, P. D. K. (2021). Pengaruh Komposisi Larutan Pulsing dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Bunga Potong Mawar Putih (Rosa hybrida l.) Selama Penyimpanan . Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2), 259–267. https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p13

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>