Kajian Proses Fermentasi Limbah Sayur Dan Buah Dari Pasar Tradisional Kintamani
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p14Kata Kunci:
limbah, sayur, buah, pupuk, fermentasiAbstrak
Tujuan dari penelitian ini yakni sebagai berikut: (1) mengetahui pengaruh kombinasi antara limbah sayur dan limbah buah untuk dibuat pupuk organik cair, dan (2) mengetahui perlakuan yang terbaik pada proses fermentasi limbah sayur dan buah dari pasar tradisional Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan sebagai berikut : perlakuan A0 = sayur 100 %, A1 = sayur 90 % dan buah 10 %, perlakuan A2 = sayur 80 % dan buah
20 %, perlakuan A3 = sayur 70 dan buah 30 %. Campuran sayur dan buah dari setiap perlakuan adalah 10 kg dan dihancurkan dengan blender, hasil pengecilan ukuran kemudian di ditambahkan dengan air 20 liter dan molase masing masing 1 kg . Sayur adalah sawi putih, kobis, sayur hijau,sedangkan buah : Tomat.Parameter yang diamati yaitu : perubahan warna, derajat keasaman (pH) dan Daya hantar listrik (EC), (TDS), BOD (Biochemical Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), C-organik dan N-total. Secara umum, kualitas pupuk cair
yang dihasilkan dari keempat perlakukan sesuai dengan Standar SNI No.70/Permentan/SR.140/10/2011.
Referensi
Anonim. 2011. Peraturan Menteri Pertanian.
Permentan No. 70/Permentan/SR.140/
10/2011. Rincian hasil Uji Mutu Pupuk
Organik. Jakarta.
Aritonang. M., Setiyo. Y., dan Gunadnya. P.
2015. Optimalisasi Proses Fermentasi
Urin Sapi Menjadi Biourin.
Andi
Nurhayu,
Sariubang
M.
2015.
PemanfaatanLimbah Sayur sebagai
Substitusi Hijauan pada Pakan Sapi
Bali di Kabupaten Gowa Sulawesi
Selatan. Prosiding Seminar Nasional
Teknologi Peternakan dan Veteriner
2015.
Ayu Rahayu dan Adhi Surya Perdana. 2018.
Analisis Jenis-jenis Limbah Pasar
Sebagai Pakan Ternak di Magelang.
Prosiding Seminar Teknologi dan
Agribisnis
Peternakan
VI:
Pengembangan Sumber Daya Genetik
Ternak LokalMenuju Swasembada
Pangan Hewani ASUH, Fakultas
PeternakanUniversitas
Jenderal
Soedriman,7 Juli 2018.
Badan Standardisasi Nasional, 2004, Spesifikasi
Kompos dari Sampah Organik
Domestik, SNI 19-7030-2004, Jakarta.
Bewick, M. W. (1980). Handbook Of Organik
Waste
Conversion.
Reinhold Co.
Van
Nostrand
Bernal, M. P., Alburquerque, J. A., dan Moral R.
(2009),
“Composting of Animal
Manures and Chemical Criteria for
Compost Maturity Assessmen, a
Review, Biosource Technology, Vol.
100, hal. 5444-5453.
Dalzell, H.W., Riddleston, A.J., Gray, K.R., and
Thuenrairajan,
K.
1987.
Soil
managemen compost production and
use in tropical and subtropical
environment. FAO. Rome.
Dewi, T., Anas, I., Suwarno, S., & Nursyamsi, D.
(2016).
Evaluasi Kualitas Pupuk
Organik Yang Beredar Di Pulau Jawa
Berdasarkan Permentan No. 70/Sr.
140/10 Tahun 2011. Jurnal Ilmu Tanah
Dan Lingkungan, 14(2), 79-83.
Harada YK, Haga, Tosada, and Kashino M. 1993.
Quality of produced from animal waste.
JARQ 26:238-246.
Ika Hariyanto Putra, B.W.R,
dan Rhenny
Ratnawati. 2019. Pembuatan Pupuk
Cair Dari Limbah Buah Dengan
Penambahan Bioaktivator EM4. Jurnal
Sains dan Teknologi Lingkungan.
Volume 11, Nomor 1, Januari 2019;
Hal. 44-56
Pramana K.S., Yohanes Setiyo, I Gst. Ngr.
Apriadi Aviantara. 2019. Optimalisasi
Proses Fermentasi Urin Sapi. BETA
Journal Volume 7 No 1. Pg: 153-158
Pratiwi, I. G. A. P., Atmaja, W. D., Soniari, N.
N. 2013. Analisis Kualitas Kompos
Limbah Persawahan
dengan
Mol
Dekomposer.
Sebagai
Jurnal Online
Agroekoteknologi Tropika 2(4) : 2301
6515.
Purwendro,
S.
(2006).
Nurhidayat.
2006. Mengolah Sampah untuk Pupuk
Pestisida Organik. Penebar Swadaya,
Jakarta.
Kondo M and Yasuda M. 2003. Effects of
temperature, water regime, light, and
soil properties on N2 fixation associated
with decomposition of organik mater in
paddy soils. JARQ 37(2): 113 – 119
Kunaepah, U. 2008. Pengaruh Lama Fermentasi
dan Konsentrasi Glukosa terhadap
AktivitasAntibakteri, Polifenol Total
dan Mutu Kimia Kefir Susu KacangMerah. Tesis. Program StudiMagister
Gizi
Masyarakat.
Program
Pascasarjana.Universitas Diponegoro,
Semarang.
Kusmiati, Swasono R. Tamat, Eddy, J, dan Ria, I.
2007. Produksi Glukan dari dua Galur
Agrobacterium sp. Pada Media
Mengandung Kombinasi Molase dan
Urasil. Biodiversitas, (Online), Vol. 8.
Mays, L. W. 1996. Water Resources Handbook.
McGraw Hill. NewYork.
Martin AM. 1998. Bioconversion of waste
materials to industrial products. Blackie
Academic and Professional. London.
Mudiarta, Setiyo. Y., dan Widia. W. 2018, Kajian
Proses Fermentasi Biosllury Kotoran
Sapi Dengan Penambahan Molase.
Jurnal.
Nurhayu, A., & Sariubang, M. (2015).
Pemanfaatan Limbah Sayur sebagai
Subsitusi Hijauan pada Pakan Sapi Bali
di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
In Prosiding
Seminar
Teknologi
Peternakan
Nasional
dan
Veteriner (pp. 140-145).
Rahayu, A., & Perdana, A. S. (2018, December).
Analisis Jenis-Jenis Limbah Pasar
Sebagai Pakan Ternak Di Kota
Magelang.
In Prosiding
Seminar
Teknologi Agribisnis Peternakan (Stap)
Fakultas
Peternakan
Universitas
Jenderal Soedirman (Vol. 6, Pp. 110
114).
Riky Gusti Handrian, Meiriani, dan Haryati. 2013.
Peningkatan Kadar Vitamin C Buah
Tomat (Lycopersicum esculentum
MILL.) Dataran Rendah Dengan
Pemberian Hormon GA. Jurnal Online
Agroekoteknologi Vol.2, No.1: pg 333
339.
Rosenfeld, P.E., and Henry, C.L. 2000. Wood and
ash control of odor from biosolids
application. J. Environ. Qual. 29 :1662 – 1668.
Saenab A.2010.Evaluasi pemanfaatan limbah
sayur pasar sebagai pakan ternak
ruminansia di DKI Jakarta.
Setiyo, Y., Hadi K.P,Subroto, M.A,dan Yuwono,
A.S, 2007. Pengembangan Model
Simulasi Proses Pengomposan Sampah
Organik Perkotaan. Journal Forum
Pascasarjana Vol 30 (1) Januari 2007.
Bogor.
Setiawan A, 2003. Pemanfaatan isi rumen
(kambing dan domba) sebagai inokulan
dalam proses pengomposan sampah
pasar (organik) dengan kotoran
sapi perah. [skripsi] Bogor: Fakultas
Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
Sugiharto. 1987. Dasar-dasar Pengolahan Air
Limbah. UI Press. Jakarta.
Suhartana, P. G., Setiyo, Y., Widia, I.W. 2017.
Kajian Proses Fermentasi Sludge
Kotoran Sapi. Jurnal BETA (Biosistem
dan Teknik Pertanian), 5(1), 51-60.
Suharto. 2011. Limbah Kimia Dalam Pencemaran
Udara dan Air. Yogyakarta: Andi
Offset.
Sutedjo, M.M., A.G. Kartasapoetra, dan Rd. S.
Sastroatmodjo. (1996).
Sutiyoso, Y. 2009. Hidroponik. Penebar Swadaya,
Jakarta.
Utama dan Mulyanto, 2009. Potensi Limbah
Pasar
Sayur
Menjadfi
Stater
Fermentasi. Jurnal Ilmu Kesehatan.
Vol 2 No 1.; pg 6 – 13.
Wahyono S dan Sahwan FL. 1998. Solid waste
composting trend and projects. J
Biocycle 38(1):64-68.
Wahyono, S., Sahwan, F.L., Suryanto, F. 2011.
Membuat Pupuk Organik Granul dari
Aneka Limbah. Agromedia Pustaka :
Jakarta
Wahyudin. 2018. Studi Sistem Pengelolaan
Sampah Pasar Di Pasar Tradisonal.
Jurnal Akrap Juara. Vol 3 No 2. 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-10 (3)
- 2026-02-04 (2)
- 2021-09-29 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/