Optimalisasi Perencanaan Diversifikasi Usaha Bunga Potong

Penulis

  • Ni Putu Darmayanti Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • I Gusti Ngurah Apriadi Aviantara Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • Ida Bagus Putu Gunadnya Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p15

Kata Kunci:

Margin keuntungan, Metode simpleks, Heliconia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui margin keuntungan setiap jenis bunga potong
dan menentukan jenis bunga potong yang dapat diusahakan untuk memperoleh
keuntungan optimal dalam diversifikasi pengembangan usaha bunga potong. Metode
penelitian yang digunakan yaitu metode penentuan harga pokok (Full costing), margin
keuntungan dan metode simpleks. Hasil analisis diperoleh harga pokok per tangkai untuk
bunga potong: pisang hias Heliconia carabaea merah, pisang hias Heliconia carabaea
kuning, Anthurium, pisang hias Yellow dancer, pisang hias Gantung kapur, pisang hias
Sexy pink, pisang hias Betet, pisang hias Obor, pisang hias Onje adalah Rp 498, Rp 456,
Rp 316, Rp 503, Rp 578, Rp 583, Rp 458, Rp 496, Rp 523 dengan margin keuntungan
per tangkai untuk masing-masing bunga potong adalah Rp 1.408, Rp 1.484, Rp 58, Rp
1.000, Rp 1.134, Rp 1.163, Rp 823, Rp 657, Rp 429. Berdasarkan hasil perhitungan
menggunakan metode simpleks dengan fungsi tujuan dari margin keuntungan setiap jenis
bunga potong, serta fungsi batasan berupa biaya produksi dan keadaan pasar, maka
diperoleh hasil keuntungan optimal yang dapat diusahakan adalah jenis bunga potong
pisang hias Heliconia carabaea merah: Rp 33.114.331, pisang hias Heliconia carabaea
kuning: Rp 30.386.354, pisang hias Sexy Pink : Rp 18.937.006 dan pisang hias gantung
kapur: Rp 17.406.161.

Referensi

Bustanul, A.N. 2010. Riset Operasional. Andi, Yogyakarta.

Budiasih, Y. 2013. Maksimalisasi Keuntungan dengan Pendekatan Metode Simpleks. 1: 59–65.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan. 2014. Standar Operasional Prosedur Tanaman Heliconia 2010.

Ibrahim, Y.M.H. 1998. Studi Kelayakan Bisnis. Rineka Cipta, Jakarta.

Lanny, L. 2000. Anthurium. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Lulu, H. 2005. Analisis Kelayakan Usaha Bunga Potong pada Pusat Promosi dan Pemasaran Hasil Hutan Rawabelog, Jakarta.

Melly, S.R. 2008. Pengaruh BAP dan GA3 terhadap Perkecambahan Heliconia caribaea Lam. secara in vitro. Program Studi Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Mulyadi. 2000. Akuntansi Manajemen, Edisi 5. UPP-STIM YKPN, Yogyakarta.

Setiadi, P. 2014. Perhitungan Harga Pokok Produksi dalam Penentuan Harga Pokok Jual pada CV Minahasa Mantap Perkasa. 14: 70–81.

Suryandari, N.K. 2015. Perhitungan Harga Pokok Produksi Keripik Salak dan Keripik Nangka Kelompok Tani Adi Guna Harapan Karangasem. Tidak dipublikasikan. Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Bukit Jimbaran.

Siregar, D.P. 2010. Optimasi Penjadwalan Kuliah dengan Metode Tabu Search. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Siang, J.J. 2011. Riset Operasi dalam Pendekatan Algoritmis. Penerbit Andi.

Soekartawi. 1995. Manajemen Agribisnis Bunga Potong. UI Press, Jakarta.

Taha, H.A. 1996. Riset Operasi, Jilid 1. Binarupa Aksara, Jakarta.

Wirdasari, D. 2009. Metode Simpleks dalam Program Linear. Jurnal Saintikom, hal. 276.

Widyawan, R. dan Prahastuti, S. 1994. Bunga Potong: Tinjauan Literatur. Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-06

Cara Mengutip

Darmayanti, N. P., Aviantara, I. G. N. A., & Gunadnya, I. B. P. (2026). Optimalisasi Perencanaan Diversifikasi Usaha Bunga Potong. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 5(1), 120–130. https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p15

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>