Pola air tersedia pada beberapa media tanam untuk tanaman strawberry (Fragaria Virginiana)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p20Kata Kunci:
titik layu sementara, kapasitas lapang, air tersedia bagi tanamanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola air tersedia pada beberapa media tanam berbeda. Penelitian ini terdiri dari empat perlakuan, yaitu P1: media arang sekam, P2: media cocopeat campur kompos dengan perbandingan 2 : 1, P3: media tanah campur kompos dengan perbandingan 2 : 1, dan P4: media tanah. Kapasitas lapang untuk seluruh perlakuan P1, P2, P3, dan P4 dari minggu ke-2 sampai dengan minggu ke-12 berturut-turut adalah 77,21% sampai 80,00%, 50,22% sampai 52,56%, 42,83% sampai 44,24%, dan 36,70% sampai 37,95%. Titik layu sementara untuk seluruh perlakuan P1, P2, P3, dan P4 dari minggu ke-2 sampai dengan minggu ke-12 berturut-turut adalah 36,59% sampai 18,99%, 29,09% sampai 10,63%, 10,83% sampai 5,27%, dan 10,62% sampai 6,50%. Air tersedia bagi tanaman strawberry untuk seluruh perlakuan P1, P2, P3, dan P4 dari minggu ke-2 sampai dengan minggu ke-12 berturut-turut adalah 7,90 cm sampai dengan 10,93 cm, 4,27 cm sampai dengan 7,13 cm, 5,90 cm sampai dengan 6,84 cm, dan 4,84 cm sampai dengan 5,44 cm.
Referensi
Cresswell, G. (2009). Coir dust: A proven alternative to peat. Cresswell Horticultural Services.
Ermina, Y. (2010). Media tanaman hidroponik dari arang sekam. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang.
Foth, H. D. (1998). Dasar-dasar ilmu tanah. Gadjah Mada University Press.
Guslim. (2008). Agroklimatologi. USU Press.
Hardjowigeno, S. (1992). Ilmu tanah. Mediyatama Sarana Perkasa.
Hardjowigeno, S. (1993). Ilmu tanah. Akademika Pressindo.
Hardjowigeno, S. (2003). Ilmu tanah ultisol (Edisi baru). Akademika Pressindo.
Islami, T., & Utomo, W. H. (1995). Hubungan tanah, air dan tanaman. IKIP Semarang Press.
Jumin, H. B. (1989). Ekologi tanaman. Rajawali Press.
Kramer, P. J. (1979). Plant and water relationships. McGraw-Hill Publishing.
Prayugo, S. (2007). Media tanam untuk tanaman hias. Penebar Swadaya.
Sandino. (1997). Agribisnis tanaman buah. Swadaya.
Schjønning, P., Munkholm, L. J., Elmholt, S., & Olesen, J. E. (2007). Organic matter and soil tilth in arable farming: Management makes a difference within 5–6 years. Agriculture, Ecosystems and Environment, 122, 157–172.
Solichatun, Anggarwulan, E., & Mudyantini, W. (2005). Pengaruh ketersediaan air terhadap pertumbuhan dan kandungan bahan aktif saponin tanaman ginseng Jawa (Talinum paniculatum Gaertn.).
Sudjarwadi. (1990). Teori dan praktek irigasi. Pusat Antar Universitas Ilmu Teknik, UGM.
Suharyati, A. (2010). Hubungan sifat fisik dengan kesuburan tanah. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret.
Syachrozi. (1996). Penjadwalan kebutuhan air tanaman tomat pada media tanam arang sekam dan pasir dengan sistem irigasi tetes (Skripsi). Universitas Brawijaya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/