Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-02-11. Baca versi terbaru.

Studi Nilai Tambah Komoditi Buah Stroberi pada Tiara Dewata Distribution Center Denpasar

Penulis

  • Putu Diah Sriagustini Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Apriadi Aviantara Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Nyoman Sucipta Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p04

Kata Kunci:

metode hayami, rantai nilai, stroberi, Tiara Dewata Distribution Center

Abstrak

Stroberi (Fragaria x ananassa Duchesne) merupakan salah satu komoditi tinggi peminat di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja rantai pasokan buah stroberi dari petani ke supermarket (Tiara Dewata Distribution Center Denpasar). Penelitian ini dilakukan melaui dua tahapan, dimana tahap pertama adalah observasi struktur kerja rantai pasokan menggunakan cara analisis deskriptif-kualitatif dan tahap kedua adalah obsevasi nilai tambah tiap-tiap titik pasokan menggunakan metode Hayami. Penelitian ini menggunakan dua metode sampling, yaitu total sampling dan purposive sampling. Metode total sampling digunakan untuk menentukan sampel pada tingkat pengepul dan supermarket dan metode purposive sampling akan dipakai untuk menentukan sampel di tingkat petani. Hasil penelitian menunjukkan pola aliran rantai pasokan stroberi terdiri dari Pola I (petani menjual ke pengepul untuk dijual ke supermarket)
dan Pola II (Petani menjual langsung ke supermarket). Nilai tambah terbesar dilakukan oleh pihak supermarket yaitu sebesar Rp 39.184 per kilogram, petani yang menjual ke pengepul memberikan nilai tambah sebesar Rp 17.989 per kilogram, petani yang menjual ke supermarket memberikan nilai tambah sebesar Rp 20.155 per kilogram, dan n ilai tambah terkecil diberikan oleh pengepul yaitu sebesar Rp 4.745 per kilogram.

Referensi

Alizah, M. N., & Rum, M. (2020). Kinerja Pemasaran

Dan Strategi Pengembangan Jagung Hibrida

Unggul Madura Mh-3 Di Kabupaten Bangkalan.

Agriscience, 1(2), 448–463. https://doi.org/10.

21107/agriscience.v1i2.8177

Badan Pusat Statistik. (2019). Produksi Tanaman Buah

Buahan, 2015–2018. www.bps.go.id. Diakses pada

8 Agustus 2022

Badan Pusat Statistik. (2020). [Revisi per 18 Februari

2021] Agustus 2020: Tingkat Pengangguran

Terbuka

(TPT)

sebesar

7,07

persen.

www.bps.go.id. Diakses pada 30 Agustus 2022

Banar, P. (2018). Manfaat Penggunaan Media Sosial Bagi

Petani Holtikultura di Desa Bulukerto, Kecamatan

Bumiaji, Kota Batu. Computers and Industrial

Engineering, 2(January), 6.

Budiman & Saraswati. (2008). Berkebun Stroberi Secara

Komersi al Jakarta: Penebar Swadaya.

Darmawan, M. I., Hairiyah, N., & Hajar, S. (2018).

Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha

Manisan Terung UD. Berkat Motekar di Desa

Pemuda Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Teknologi

Agro-Industri, 5(2), 110. https://doi.org/10.34128/

jtai.v5i2.77

Mangifera, L., & Yani Tromol Pos, J. A. (2015). Analisis

Rantai Nilai ( Value Chain ) Pada Produk Batik

Tulis Di Surakarta. BENEFIT Jurnal Manajemen

Dan Bisnis, 19(1), 24–33.

Maruf’, F. (2020). Analisis Rantai Distribusi Komoditas

Ikan Bandeng (Studi Kasus Pada Petani Tambak di

Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep). In SELL Journal (Vol. 5, Issue 1, p. 55).

Negara, I. P. A. S., Aviantara, G. N. A., & Yulianti, N. L.

(2018). Sistem Manajemen Rantai Pasokan

terhadap Nilai Tambah dan Kelembagaan Biji

Kakao (Theobroma Cacao L.) di Kecamatan

Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan. Jurnal

BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), Vol 6 No

1 (2018): Maret, 1–9. https://ojs.unud.ac.id/

index.php/beta/article/view/35411/21390

Pardosi, N., Aviantara, I., & Widia, I. (2014). Analisis

Sistem Rantai Nilai Komoditi Stroberi Segar

(Fragaria x ananassa L.) di Desa Candi Kuning.

BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 2(2), 1

11.

Priantara, I. D. G. Y., Mulyani, S., & Satriawan, I. K.

(2016). Analisis Nilai Tambah Pengolahan Kopi

Arabika Kintamani Bangli. Jurnal Rekayasa Dan

Manajemen Agroindustri, 4(4), 33 – 42.

Purnomo, F. S. . (2008). Strategi Pengembangan

Agribisnis Stroberi di Kabupaten Purbalingga.

Qashiratuttarafi, Adhi, A. K., & Priatna, W. B. (2018).

Pasok Organisasi Jaringan Madu Hutan Sumbawa.

Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(2), 133–142.

Saputra, H., Nazir, N., & Yenrina, R. (2018). Analisis

Nilai Tambah Pelaku Rantai Pasok Gambir Dengan

Metode Hayami Termodifikasi. Jurnal Teknologi

Pertanian Andalas, 22(1), 73. https://doi.org/

10.25077/jtpa.22.1.73-78.2018

Sari,

Prisca Nurmala, & Nurmalina, R. (2011).

Manajemen Rantai Pasok Pada Rantai Pasok

Berjaring Beras Organik. 1–18.

Sombuk, Dormina Mike, Loho, Agnes Estephina, &

Kaunang, R. (2019). Nilai Tambah Pengolahan

Buah Stroberi Menjadi Juice Double Berry (Studi

Kasus Coffe D’Mooat Di Desa Mooat Kabupaten

Bolaang Mongondow Timur). Agri-Sosioekonomi,

15(2), 253. https://doi.org/10.35791/agrsosek.15.

2.2019.24370

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif,

Kualitatif, Dan Kombinasi (Mixed Methods).

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-30 — Diperbaharui pada 2026-02-11

Versi

Cara Mengutip

Sriagustini, P. D., Aviantara, I. G. N. A., & Sucipta, I. N. (2026). Studi Nilai Tambah Komoditi Buah Stroberi pada Tiara Dewata Distribution Center Denpasar . Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 272–278. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p04 (Original work published 30 September 2023)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>