Kajian Penghematan Air Irigasi Pada Metode System Of Rice Intensification (SRI) dan Teknik Irigasi Berselang (MGENYATIN) Pada Budidaya Padi (Studi Kasus di Subak Sigaran)

Penulis

  • I Kadek Andrie Prasetya Fakultas Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian Universitas Udayana
  • I Wayan Tika Fakultas Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian Universitas Udayana
  • Sumiyati Fakultas Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2014.v02.i02.p04

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengurangan air irigasi dari beberapa budidaya, model budidaya adalah Sistem Intensifikasi Padi (SRI), teknik ngenyatin dan budidaya konvensional, serta membandingkan produktivitas budidaya tanaman padi. Penelitian ini terdiri dari empat perawatan dengan tiga repetisi, yaitu perawatan konvensional, metode SRI, Teknik ngenyatin, dan kombinasi metode SRI dan teknik Ngenyatin. Parameter itu yang diamati dalam penelitian ini adalah: kebutuhan air irigasi, pengurangan air irigasi masing-masing perlakuan dibandingkan dengan K0, berat rumpun, berat biji per rumpun, panjang tangkai, biji jumlah per tangkai, jumlah benih produktif, berat beras per rumpun, persentase beras berdasarkan pada jumlah, persentase beras berdasarkan beratnya, berat 100 butir dan beras yang dihasilkan produksi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan teknik budidaya antara perawatan yang berpengaruh terhadap penghematan air irigasi dalam setiap perawatan dan pengaruh terhadap beras produktivitas tanaman. Perawatan K3 yang menerapkan metode SRI yang dikombinasikan dengan sistem Ngenyatin yang merupakan pengobatan terbaik dengan meminimalkan penggunaan air irigasi hingga 58% dibandingkan dengan K0 perlakuan yang menerapkan penanaman konvensional dan menghasilkan 8,85 ton / ha produktivitas dibandingkan dengan yang lain perawatan.

Referensi

Anonim. 2013. Data dan Jumlah Persentase Konsumsi Perkapita Penduduk di Indonesia. www.bps.go.id. Jakarta

Gardner, 1991.Fisiologi Tanman Budidaya. Terjemahan oleh H, Susilo.Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Hatta, M. 2012. Uji Jarak Tanam Sistem Legowo Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Pada Metode Sri.Staf Pengajar Program Studi Agroteknologi FakultasPertanian Unsyiah, Banda Aceh.

Husna, Y. 2010. Pengaruh Penggunaan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (Oryza sativa L.)Varietas IR 42 dengan Metode SRI (System of Rice Intensification).Jurnal. Jurusan Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Riau.

Purba, J. 2012. Kebutuhan Dan Cara Pemberian Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.). Universitas Panji Sakti. Singaraja.

Sangadji, Sunan. 2001. Pengaruh Iklim Tropis di Dua Ketinggian yang berbeda terhadap Potensi Hasil Tanaman soba. Tesis. Fakultas Pasca Sarjana – IPB. Bogor.

Sohel M. A. T., M. A. B. Siddique, M. Asaduzzaman, M. N. Alam, & M.M. Karim, 2009.Varietal Performance of Transplant Aman Rice Under Diff[e]rent Hill Densities.Bangladesh J. Agril. Res. 34(1): 33 – 39. Diakses 10 April 2014.

Unduhan

Diterbitkan

2015-11-24

Cara Mengutip

Prasetya, I. K. A., Tika, I. W., & Sumiyati. (2015). Kajian Penghematan Air Irigasi Pada Metode System Of Rice Intensification (SRI) dan Teknik Irigasi Berselang (MGENYATIN) Pada Budidaya Padi (Studi Kasus di Subak Sigaran). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 2(2), 1–9. https://doi.org/10.24843/JBETA.2014.v02.i02.p04

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>