Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-02-09. Baca versi terbaru.

Dinamika Suhu dan Kelembaban Udara pada Penyimpanan Kentang (Solanum tuberosum L.) Bibit Tipe Para-Para

Penulis

  • M. Ikram Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Yohanes Setiyo Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ketut Arya Arthawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p16%20Abstract

Kata Kunci:

dinamika suhu dan kelembaban, kentang, para-para, pindah panas

Abstrak

Petani di Bali belum mampu menghasilkan bibit yang baik akibat kegagalan di tahap penyimpanan dan
masih tergantung pada bibit kentang kelompok G2-G4 yang didatangkan dari luar. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui dinamika suhu udara dan kelembaban udara (RH) selama penyimpanan kentang
bibit dan perubahan fisik umbi bibit kentang hasil penyimpanan. Parameter yang diukur antara lain suhu
dan kelembaban selama penyimpanan kentang, analisis neraca massa dan energi, perhitungan panas
respirasi, panas untuk menaikan suhu kentang, panas untuk menguapan air serta panas yang hilang ke
lingkungan dengan pendekatan model matematik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu
cenderung membentuk pola polinomial orde dua atau kuadratik, sedangkan RH cenderung membentuk pola
linier. Suhu ruang penyimpanan kentang berada pada kisaran 29,50 ºC - 29,09 ºC dan RH berada pada
kisaran 73,00% - 81,80%. Nilai panas respirasi bervariasi antara 470,26 - 491,30 Watt. Panas yang
dihasilkan dari proses respirasi adalah sebesar 72 -143 watt, panas untuk menaikan suhu umbi kentang
sekitar kentang adalah 2,02 Watt; 1,81 Watt; 3,80 Watt; 2,60 Watt; 10,70 Watt; dan 15,20 Watt. Panas yang
hilang ke lingkungan membentuk pola linier. Para-Para mampu menciptakan kondisi penyimpanan dan
penyediaan oksigen yang, untuk perubahan fisik hampir tidak ada.

Referensi

Aghdam, M. S., Jannatizadeh, A., Luo, Z., &

Paliyath, G. (2018). Ensuring sufficient

intracellular ATP supplying and friendly

extracellular ATP signaling attenuates stresses,

delays senescence and maintains quality in

horticultural crops during postharvest life.

Trends in Food Science & Technology, 76, 67

81.

https://doi.org/10.1016/J.TIFS.2018.04.003

Amarullah, M. R., Sudarsono, ., & Amarillis, S.

(2019). Produksi dan Budidaya Umbi Bibit

Kentang

(Solanum tuberosum L.) di

Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Buletin

Agrohorti,

7(1),

93–99.

https://doi.org/10.29244/agrob.v7i1.24753

Babarinsa, F. A., & Williams, J. O. (2015).

Development of a diffuse light store for

“ seed ” potato storage. International Journal

of Agriculture and Earth Science, 1(8), 25–33.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2018). Statistik

Tanaman Sayuran dan Buah- Buahan

Semusim Indonesia 2018. BPS-Statistics

Indonesia.

https://www.bps.go.id/publication/2019/10/07

/1846605363955649c9f6dd6d/statistik

tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan

indonesia-2018.html

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. (2020).

Produksi Kentang Provinsi Bali Menurut

Kabupaten/Kota (Ton), 2019-2021. BPS

Statistics

Indonesia.

https://bali.bps.go.id/indicator/55/338/1/produ

ksi-kentang-provinsi-bali-

menurut

kabupaten-kota.html

David, J. H. dan J., & Kilmanun, J. C. (2016).

Penanganan Pasca Panen Penyimpanan untuk

Komoditas Hortikultura. Seminar Nasional

Inovasi Teknologi Pertanian, 4(5), 1015–1026.

Eltawil, M. A., Samuel, D. V. K., & Singhal, O. P.

(2006). Potato Storage Technology and Store

Design Aspects. VIII(11), 1–18.

Kosasih, E. A., & Ronald, J. (2014). Pengaruh Laju

Aliran , Kelembaban dan Temperatur Udara

Pengering terhadap Kinerja Pengering

Semprot pada Tekanan Udara Nozel

Pneumatik 2 bar Absolut. Snttm Xiii, 15–16.

Murtado, A. D. (2014). Karakteristik Kimia Dan

Fisik Kentang Selama Penyimpanan Dalam

Kondisi Gelap. Journal of Chemical

Information and Modeling, 3(1), 28–30.

Ndukwu, M. C., & Manuwa, S. I. (2015). Impact of

evaporative cooling preservation on the shelf

life of fruits and vegetable in South Western

Nigeria.

Research

Engineering,

in

61(3),

Agricultural

122–128.

https://doi.org/10.17221/54/2013-RAE

Purnomo, E., Suedy, S. W. A., & Haryanti, S.

(2017).

Pengaruh

Cara

dan

Waktu

Penyimpanan terhadap Susut Bobot, Kadar

Glukosa dan Kadar Karotenoid Umbi Kentang

Konsumsi (Solanum tuberosum L. Var

Granola). Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 2(2),

107.

https://doi.org/10.14710/baf.2.2.2017.107-113

Purnomo, E., Widodo, S., Suedy, A., Haryanti, S., &

Biologi, J. (2014). Perubahan Morfologi Umbi

Kentang Konsumsi (Solanum Tuberosum L.

Var Granola) Setelah Perlakuan Cara Dan

Waktu Penyimpanan Yang Berbeda. Jurnal

Biologi, 3(1), 40–48.

Setiyo, Y., Gunadnya, I. B. P., Gunam, I. B. W., &

Susrusa, I. K. B. (2017). The implementation

of low external input sustainable agriculture system to increase productivity of potato

(Solanum tuberosum L.). Journal of Food,

Agriculture and Environment, 15(2), 62–67.

Setiyo, Y., Harsojuwono, B. A., Gunam, I. B. W., &

Wirawan, P. S. (2020). Storage characteristics

of granola potato bulbs for seedlings after

storage. International Journal of Scientific and

Technology Research, 9(3), 5500–5504.

Setiyo, Y., Yuliadhi, K. A., Triani, I. G. A. L.,

Permana, I. D. G. M., Gunam, I. B. W., &

Antara, N. S. (2018). Application of chicken

manure compost as organic fertilizer to

improve the quality and productivity of potato

(Solanum

tuberosum

l.).

Ecology,

Environment and Conservation, 24(2), 621-

627.

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-30 — Diperbaharui pada 2026-02-09

Versi

Cara Mengutip

Ikram, M., Setiyo, Y., & Arthawan, I. G. K. A. (2026). Dinamika Suhu dan Kelembaban Udara pada Penyimpanan Kentang (Solanum tuberosum L.) Bibit Tipe Para-Para. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 382–391. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p16 Abstract (Original work published 30 September 2023)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>