Analisis Kinerja Manjemen Rantai Pasok Agrowisata Stroberi di Wiwanda Agrow
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p21Kata Kunci:
agrowisata, AHP, analisis kerja rantai pasok, SCORAbstrak
Wiwanda Agrow merupakan salah satu agrowisata stroberi di Bali yang belum menggunakan teori
penilaian manajemen rantai pasok dalam melakukan penilaian kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rantai pasok Wiwanda Agrow dengan menggunakan teori SCOR dengan pendekatan AHP. SCOR merupakan satuan acuan dari rantai pasok yang mengintrgasikan tiga elemen dalam manajemen yaitu bussiness reengineering procces, benchmarking, dan measurement procces. Metode AHP merupakan proses pembobotan pada masing masing kriteria, atribut, dan sub kriteria. Hasil penyebaran kuesioner konstruk berbasis SCOR memperoleh 5 proses inti atau kriteria, 10 atribut, dan 22 key performance indicator untuk selanjutnya dianalisis mengggunakan metode AHP. Hasil pengolahan data menggunakan software expert choice. Nilai terendah pada proses return terdapat pada key indicator performance (RRE 1) tingkat penanganan keluhan konsumen dengan nilai 0,003 dan nilai
kinerja tertinggi terdapat pada kriteria plan dengan key indicator performance (PRE 1) perencanaan bibit stroberi dengan nilai 0,252. Hasil penilaian keselurahan kinerja Wiwanda Agrow sebesar 89,3. Nilai tersebut dikategorikan kinerja “good” berdasarkan teori normalisasi.
Referensi
Areni, S. I. (2019). Klasifikasi Kematangan Stroberi Berbasis Segmentasi Warna dengan Metode HSV. Jurnal Penelitian Enjiniring, 23(2), 113–116.
Ashari, B. H. (2017). Analisis Deskriptif dan Tabulasi Silang pada Universitas di Kota Surabaya ). Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(1), 17–21.
Darmanto, E. (2014). Penerapan Metode Ahp (Analythic Hierarchy Process) Untuk Menentukan Kualitas Gula Tumbu. Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer, 5(1), 75.
Darna, N. (2018). Memilih Metode Penelitian yang Tepat: Bagi Penelitian Bidang Ilmu Manajemen. Jurnal Ilmu Manajemen, 5(April).
Hastuti, S. W. D. (2020). Pengukuran Kinerja Supply Chain Management dengan Menggunakan Pendekatan Supply Chain Operation References (SCOR). Jurnal Ilmu Manajemen Dan Bisnis, 11(2), 119–129.
Irvan, M. (2011). Implementasi Sistem Penilaian Kinerja Supply Chain pada Perusahaan Stamping. Universitas Indonesia.
Kartika, T. (2021). Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat di Desa Lamajang Kabupaten Bandung. Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata, 2, 179–198.
Khatibah. (2011). Penelitian Kepustakaan. Jurnal Iqra’, 0(01), 36–39.
Lestari, I. (2019). Dampak Pemasaran Online Terhadap Perilaku Pembelian Konsumen Studi Kasus Mahasiswa Ekonomi Angkatan 2017 Universitas Tidar Magelang. Jurnal Online Mahasiswa Manajemen, 1(1).
Pongoh, M. (2016). Analisis Penerapan Manajemen Rantai Pasokan Pabrik Gula Aren Masarang. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 4(3), 695–704.
Pujawan, I. Nyoman, & Mahendrawathi. (2017). Supply Chain Management (Maya (ed.); 3rd ed.). ANDI Yogyakarta.
Rakasiswi, L. S. (2020). Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process untuk Pemilihan Siswa Terbaik. Jurnal PROSISKO, 7(1).
Sejati, V. A. (2019). Penelitian Observasi Partisipatif Bentuk Komunikasi Interkultural Pelajar Internasional Embassy English Brighton, United Kingdom. SOSIAL : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 20(1), 21–24.
Warman, D. A. (2021). Strategi Pengembangan Agrowisata Sawah (Kasus: Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang). Univesitas Sumatra Utara.
Yanto, G. (2016). Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Mode ke Kampus dengan Analytical Hierarchi Process (Studi Kasus : Kampus STMIK Indonesia Padang). JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN, 9(1), 1–12.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-11 (3)
- 2026-02-09 (2)
- 2023-09-30 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/