Pengaruh Pelapisan Nano-Emulsi Minyak Wijen dan Sereh Terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia dan Sensoris Pascapanen Pisang Cavendish (Musa Acuminata, L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i02.p025Kata Kunci:
Nano-emulsi, Minyak Sereh, Minyak Wijen, PisangCavendishAbstrak
Buah pisang Cavendish adalah buah klimaterik yang ditandai dengan produksi etilen tinggi. Peningkatan laju respirasi yang tinggi memicu proses pemasakan pascapanen yang berakibat pada cepatnya buah mengalami kemunduran fisiologis (pelayuan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nano - emulsi minyak wijen dan minyak sereh terhadap karakteristik fisiko - kimia dan sensoris pascapanen buah pisang Cavendish. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan. Pertama faktor konsentrasi minyak wijen (W) yang terdiri atas konsentra si 0 %, 0,5 %, dan 1 %, kedua faktor perlakuan minyak sereh (S) yang terdiri atas konsentrasi 0 %, 0,5 %, 1 %, dan 1,5 % dengan tiga kali ulangan perlakuan sehingga terdapat 36 sampel. Parameter fisiko - kimia yang diamati meliputi susut bobot, kekerasan bua h, color difference, total padatan terlarut (TPT), dan total asam, serta parameter sensoris meliputi rasa manis dan aroma pada buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelapisan nano - emulsi minyak wijen dan minyak sereh berpengaruh nyata terhadap nilai sus ut bobot, kekerasan buah, color difference , TPT, total asam, dan sensoris buah pisang Cavendish. Pelapisan buah dengan konsentrasi minyak wijen 1% dan minyak sereh 1% (W2S2) adalah konsentrasi terbaik dalam mempertahankan susut bobot, kekerasan buah, color difference, dan total asam dengan nilai rata - rata susut bobot (25,04%), kekerasan buah (10,47 kg/cm2), color difference (58,8%), total asam (4,67%). Perlakuan dengan campuran minyak wijen 0,5% dan minyak sereh 1% (W1S2) merupakan kombinasi terbaik dalam m empertahankan nilai TPT dengan nilai rata - rata 23,50% selama penyimpanan 12 hari dan kontrol mendapatkan skor tertinggi dalam uji sensoris pada hari ke - 9 dengan nilai rata - rata 5.Referensi
Baitariza, A., Darijanto, S. T., Pamudji, J. S., & Fidrianny, I. (2014). Formulasi dan Evaluasi Efek Anti Kerut Mikroemulsi Ekstrak Beras Hitam (Oryza sativa L.). Acta Pharmaceutica Indonesia, 38(4), 109–113. https://doi.org/10.5614/api.v38i4.5224.
Budiman.(2011). Aplikasi Pati Singkong sebagai Bahan Baku Edible Coating untuk Memperpanjang Umur Simpan Pisang
224Cavendish (Musa cavendishii.). INSTITUT PERTANIAN BOGOR.
Dewi, D. N. N. M., Utama, I. M. S., & Kencana, P. K. D. (2020). Pengaruh Campuran Minyak Wijendan APSA 80 Sebagai Bahan Pelapis terhadap Mutu dan Masa Simpan Buah Manggis. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(September), 309–320. https://doi.org/10.24843/JBETA.2020.v08.i02.p15.
Dwivany, F. M., Aprilyandi, A. N., Suendo, V., & Sukriandi, N. (2020). Carrageenan edible coating application prolongs Cavendish banana shelf life. International Journal of Food Science, 2020. https://doi.org/10.1155/2020/8861610
Fahri, A. K. (2020). Pengaruh Tingkat Kematangan Buah, Pelapisan Buah, Dan Suhu SimpanTerhadap Mutu Dan Masa Simpan Buah Pisang Cavendish(Issue July). UNIVERSITAS LAMPUNG.
Fathurrohman, V. Y. (2021). Optimasi dan Formulasi Sediaan Nanoemulsi Minyak dalam Air (M/A) Astaxanthin(Issue 09). Universitas Bhakti Kencana.
Gurning, A. F. K., Utama, I. M. S., & Yulianti, N. L. (2019). Pengaruh Pelapisan Emulsi Minyak Wijen dan Minyak Sereh terhadap Mutu dan Massa Simpan Buah Jeruk Siam (Citrus nobilis lour). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 7(2), 236. https://doi.org/10.24843/jbeta.2019.v07.i02.p03.
Ifmalinda, I., & Windasari, R. W. (2018). Study Media Types Storage on Cavendish Banana Quality (Musa parasidiaca ‘Cavendish’). Rona Teknik Pertanian, 11(2), 1–14. https://doi.org/10.17969/rtp.v11i2.11273
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Khasiat dan manfaat pisang. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://p2ptm.kemkes.go.id/tag/khasiat-dan-manfaat-pisang
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. (2020). Panen Perdana Tanaman Pisang Cavendish Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor. In Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. https://ekon.go.id/publikasi/detail/606/panen-perdana-tanaman-pisang-cavendish-pengembangan-hortikultura-berorientasi-ekspor
Lisawengeng, Y., Wenur, F., & Longdong, I. A. (2020). Pengaruh Pengemasan Terhadap Mutu Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca.L) Pada Pengangkutan Dari Pulau Biaro Ke Manado. Cocos, 4(4), 1–9. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/cocos/article/view/29966%0Ahttps://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/cocos/article/download/29966/29012
Mahdi Jafari, S., He, Y., & Bhandari, B. (2007). Nano-emulsion production by sonication and microfluidization -A comparison. International Journal of Food Properties, 9(3), 475–485.
Maheswara, I. G. N. K., Utama, I. M. S., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Pengaruh Emulsi Minyak Wijen dan Ekstrak Daun Kecombrang sebagai Bahan Pelapis terhadap Atribut Mutu Buah Salak Madu selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2), 223. https://doi.org/10.24843/jbeta.2021.v09.i02.p09
Malau, D. B. N., Utama, I. M. S., & Pudja, I. A. R. P. (2020). Pengaruh KonsentrasiUap Etanol Terhadap Mutu dan Masa Simpan Pisang Baragan (Musa Sapientum L). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(1979), 231–239.
Meilgaard, B. C., Carr, B. T., & Civille, G. V. (2000). Sensory Evaluation Techniques(3rd Editio). https://doi.org/https://doi.org/10.1201/9781003040729
Mishra, R. K., Soni, G. C., & Mishra, R. (2014). Nanoemulsion: A Novel Drug Delivery Tool. International Journal of Pharma Research & Review, 3(7), 32–43.Pradika, K. A., Utama, I. M. S., & Tika, I. W. (2023). Pengaruh Pemberian Uap Etanol dan Pelapisan Kitosan terhadap Mutu dan Masa Simpan Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.). 11. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i01.p09
Praja, K. J.N., Kencana, P. K. D., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buse-Kurz) dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Pisang Cavendish (Musa Acuminata). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian),9(1), 45. https://doi.org/10.24843/jbeta.2021.v09.i01.p05
Rosyada, A. (2016). Pengaruh Kitosan Dan Nanopartikel Kitosan Sebagai Bahan Edible Coating Pada Buah Pisang Cavendish (Musa acuminate AAA group) Terhadap Atribut Kualitas Pasca Panen. UNIVERSITAS BRAWIJAYA.
Sari, Y. W., Putu, N., Permana, M., Gede, I. D., &
225Sugitha, I. M. (2018). Pengaruh Perbandingan Terong Belanda (Solanum Betaceum Cav.) Dengan Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) Terhadap Karakterisitik Leather. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA), 7(2), 65. https://doi.org/10.24843/itepa.2018.v07.i02.p07
Simbolon, O. A., Pudja, I. A. R. P., & Aviantara, I. G. N. A. (2022). Penggunaan Emulsi Minyak Wijen dan Minyak Sereh sebagai Bahan Edible Coating terhadap Karakteristik Buah Salak Gula Pasir (Zalacca Var. Amboinensis) selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(1), 90. https://doi.org/10.24843/jbeta.2023.v11.i01.p10
Swara, E. P. (2011). Perlakuan Pendahuluan Buah Pisang Cavendish ( Musa cavendishii ) Untuk Penyimpanan. INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/