Rancang Bangun Pintu Intake Irigasi Berbasis Mikrokontroler dan IoT (Internet of Things) Pada Kondisi Pengolahan Tanah di Subak
DOI:
https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p19Kata Kunci:
Irigasi, IoT, Mikrokontroler, Pintu Irigasi, SubakAbstrak
Irigasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pertanian,yang termasuk pada sistem tradisional Subak di Bali. Namun, pengelolaan air pada Subak masih didominasi metode manual yang kurang efisien dan berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan distribusi air. Penelitian ini bertujuan merancang bangun pintu intake irigasi berbasis mikrokontroler ESP32 dan Internet of Things (IoT) guna meningkatkan efisiensi pengelolaan air, khususnya pada tahap pengolahan tanah. Sistem dirancang menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk memantau ketinggian air, motor stepper NEMA 17 sebagai aktuator, serta aplikasi Blynk sebagai antarmuka kontrol manual maupun otomatis. Hasil pengujian menunjukkan sensor mampu membaca ketinggian air dengan rata-rata akurasi 98,77% dan tingkat kesalahan 1,23%. Pintu irigasi dapat beroperasi secara otomatis sesuai ketinggian air maupun manual melalui aplikasi Blynk tanpa keterlambatan signifikan. Penerapan sistem ini diharapkan dapat mengurangi beban kerja petani ,meningkatkan presisi distribusi air, serta menunjukkan potensi integrasi teknologi IoT dalam mendukung sistem irigasi tradisional menuju konsep pertanian cerdas (smart farming) yang berkelanjutan.
Referensi
Andrianto, H. (2021). Sistem pengelolaan air berbasis IoT untuk pertanian. Jurnal Teknologi Terapan Indonesia, 5(3), 100–110.
Apriyanto Politeknik Palcomtech Palembang Jl Basuki Rahmat No, H. (2015). Rancang Bangun Pintu Air Otomatis Menggunakan Water
Level Float Switch Berbasis Mikrokontroler. In Jurnal SISFOKOM (Vol. 04).
Bosc, P.-M., Eychenne, D., Hussein, K., Losch, B., Rondot, P.,& Macintosch-Walker, S. (2001) The Role of Rural Pro-ducers Organizations
(RPOs) in the World Bank Rural Development Strategy Commissioned Study. World Bank,
Washington, DC.
Davis, P., & Jackson, K. (2021). Future trends in IoT for agriculture. International Journal of Smart Systems, 18(4), 410–420.
Dharma, I. P. L., Tansa, S., & Nasibu, I. Z. (2019). Perancangan Alat Pengendali Pintu Air Sawah Otomatis dengan SIM800l Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. Jurnal Teknik, 17(1), 40–56.
Diarini, R. L., & Maghfiroh, I. (2017). Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Ekonomi dan Bisnis. Jember. REVITALISASI PERAN PETUGAS PELAKSANA OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI
Heryani, N., Kartiwa, B., Hamdani, A., Rahayu Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi, B., Tentara Pelajar No, J., Penelitian Pertanian Cimanggu, K., & Barat, J. (2017). Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi pada Lahan Sawah: Studi Kasus di Provinsi Sulawesi Selatan Analysis of Availability and Requirement of Irrigation Water on Rice Field: Case Study in South Sulawesi. In Jurnal Tanah dan Iklim (Vol. 41, Issue 2).
Hesham, Z., A., H., & M., M. (2015). Internet of Things (IoT): Definitions, Challenges and Recent Research Directions. International Journal of Computer Applications, 128(1), 37–47.
Indriyani, T., & Ruswiansari, M. (n.d.). Kontrol Jarak Jauh Sistem Irigasi Sawah Berbasis Internet Of Things (IoT).
Johnson, D. W., & Roberts, T. M. (2020). Advances in ultrasonic sensors for water management. Journal of Sensor Systems, 25(2), 100–115.
Junaidi, A. (2015). Internet of Things, Sejarah, Teknologi Dan Penerapannya : Review. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, I(3), 62–66.
Lee, H., & Kim, S. (2018). Application of IoT in traditional farming. Asian Journal of Smart Agriculture, 15(3), 120–130.
León, O., Hernández-Serrano, J., & Soriano, M. (2010). Securing Cognitive Radio Networks. International Journal of Communication Systems, 23(5), 633–652.
Samsugi, S., Mardiyansyah, Z., & Nurkholis, A. (2020). SISTEM PENGONTROL IRIGASI OTOMATIS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO. In JTST (Vol. 01, Issue 01).
Setiawan, H. (2019). Analisis kinerja sistem irigasi subak di Bali. Jurnal Agrikultur Indonesia, 12(1), 23–35.
Setiawan, S. I. A. (2011). Google SketchUp Perangkat Alternatif dalam Pemodelan 3D. Jurnal ULTIMATICS, 3(2), 6–10.
Sukmono, H., Sutikno, S., & Wardati, N. K. (2020). Prototipe Sistem Otomasi Gerbang Irigasi Dengan Implementasi Mikrokontroler Berbasis IoT. Jurnal Teknik Elektro Dan Komputasi (ELKOM), 2(1), 30–40.
Sumarta, K. 1992. Subak. Inspirasi Manajemen Pembangunan Pertanian. Penerbit Cita Budaya Denpasar. 91 hal
Watson, A., & Green, K. (2021). Smart irrigation technologies: A review. International Journal of Agricultural Technology, 18(3), 200–210.
Wayan Windia, I., & Wayan Tika, I. (2017). Operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi subak di Kabupaten Tabanan (Vol. 07).
Wibowo Sanjaya, B., Derdian, E. M., Studi Teknik Elektro, P., & Teknik Elektro, J. (n.d.-a). IMPLEMENTASI PENGENDALI SISTEM BUKA TUTUP PINTU AIR OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO R3 DAN WEBSITE.
Widodo, A. P., & Sutrisno, B. (2020). Implementasi mikrokontroler untuk sistem kendali otomatis. Jurnal Elektronika dan Komputasi, 15(4), 56–63.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Oktoberlin Sahat Marulitua Silalahi, I Putu Gede Budisanjaya, I Wayan Tika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/