Analisis Efisiensi Pompa Irigasi untuk Memenuhi Kebutuhan Air di Desa Belacan Kintamani
DOI:
https://doi.org/10.24843./JBETA.20250105.1170%20Keywords:
water pump, closed irrigation, evapotranspiration, plant water requirements, belancan village, pompa air, irigasi tertutup, evapotranspirasi, kebutuhan air tanaman, desa belacanAbstract
Sistem irigasi merupakan faktor kunci dalam mendukung produktivitas pertanian, khususnya di wilayah dengan kontur berbukit seperti Desa Belancan, Kintamani. Pemenuhan kebutuhan air di daerah ini banyak mengandalkan pompa air untuk mengalirkan air dari sumber ke lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan energi pompa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman di lahan pertanian Desa Abian, Kintamani. Metode penelitian menggunakan metode analisis kuantitatif melalui observasi dan beberapa wawancara terhadap 3 responden, untuk mengumpulkan data teknis pompa (daya, kapasitas, efisiensi), data topografi (elevasi sumber air dan lahan), serta data kebutuhan air berdasarkan jenis tanaman yang dibudidayakan. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan rumus kebutuhan air irigasi (ETc dan Kc tanaman) serta analisis energi pompa berdasarkan head total, debit, dan efisiensi system. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air rata-rata untuk tanaman hortikultura di Desa Abian mencapai 738 mm/hari, sedangkan debit total air untuk memenuhi suplai air di lahan pertanian tersebut berkisar antara 1.040,4 – 1.035 mm/hari, tergantung kapasitas pompa dan kondisi head. Efisiensi pompa yang diamati berada pada kisaran 73,6 – 89,8%, menunjukkan adanya potensi optimasi melalui perbaikan sistem perpipaan, pemilihan pompa yang tepat, dan pengaturan waktu operasi.
Irrigation systems are a key factor in supporting agricultural productivity, especially in hilly areas such as Belancan Village, Kintamani. Meeting water needs in this area relies heavily on water pumps to deliver water from the source to agricultural land. This study aims to analyze the energy requirements of pumps used to meet the water needs of crops on agricultural land in Abian Village, Kintamani. The research method employs quantitative analysis through observations and interviews with three respondents to collect technical data on the pumps (power, capacity, efficiency), topographic data (elevation of water sources and fields), and water requirement data based on the types of crops cultivated. Calculations were performed using irrigation water requirement formulas (ETc and Kc of crops) and pump energy analysis based on total head, flow rate, and system efficiency. The analysis results show that the average water requirement for horticultural crops in Abian Village reaches 738 mm/day, while the total water flow rate to meet the water supply in the agricultural land ranges from 1,040.4 to 1,035 mm/day, depending on the pump capacity and head conditions. The observed pump efficiency ranged from 73.6–89.8%, indicating potential for optimization through improvements to the piping system, selection of appropriate pumps, and adjustment of operating schedules.
References
Adiningrum, C. (2015). Analisis Perhitungan Evapotranspirasi Aktual Terhadap Perkiraan Debit Kontinyu dengan Metode Mock. Jurnal Teknik Sipil, 13(2), 158–172.
Daud, A., Indriyati, C., Hasanah, S. Y. (2021). Analisis Evapotranspirasi Menggunakan Metode Penman-Monteith pada Vertical Garden. Cantilever: Jurnal Penelitian Dan Kajian Bidang Teknik Sipil, 10(1), 19–26. https://doi.org/10.35139/cantilever.v10i1.65
Dekanawati, V., Astriawati, N., setiyantara, Y., Subekti, J. (2023). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Diklat Kepabeanan Terhadap Kepuasan Peserta Pelatihan. Jurnal Saintek Maritim, 23(2), 159–176.
Etikan, I., Musa, S. A., Alkassim, R. S. (2016). Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11
Firmansyah, M., Masrun, Yudha, I. D. K. (2021). Esensi Perbedaan Metode Kualitatif Dan Kuantitatif. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156–159. https://elastisitas.unram.ac.id/index.php/elastisitas/article/view/46
Hasanah, N. A., Setiawan, B. I., Arif, C., Widodo, S. (2015). Evaluasi Koefisien Tanaman Padi Pada Berbagai Perlakuan Muka Air. Jurnal Irigasi, 10(2), 57–68.
Mushofa, Hermina, D., Huda, N. (2024). Memahami Populasi dan Sampel: Pilar Utama dalam Penelitian Kuantitatif. Jurnal Syntax Admiration, 5(12), 5937–5948.
Maulana sidik, A. M., Elsa, Ningsih, Damayanti, I. (2023). Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Optimalisasi Tanaman Holtikultura Di Kelurahan Sudajaya Hilir Kota Sukabumi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 70–81.
Pitaloka, D. (2017). Hortikultura: Potensi, Pengembangan Dan Tantangan. Jurnal Teknologi Terapan, 1(1), 1–4.
Purrwanto, Ikhsan, J. (2006). Analisis Kebutuhan Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Bendung Mrican1. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 9(1), 83–93.
Rasyid, M., Hasibuan, R. (n.d.). Evaluasi Efisiensi Penggunaan Air Dalam Pertanian Berbasis Teknologi Irigasi Modern.
Suryani, N., Risnita, Jailani, Ms. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan
Sutrisno, N., Hamdani, A. (2019). Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Air untuk Meningkatkan Produksi Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 73–88.
Trinugroho, M. W., Arif, S. S., Susanto, S., Nugroho, B. D. A., Prabowo, A. (2023). Kontribusi Teknologi Irigasi Pompa dan Pemahaman Petani dalam Mendukung Produksi Tanaman Pangan di Lahan Sawah Tadah Hujan. Jurnal Pangan, 32(3), 193–206.
Yana, L., Dantes, R., Wigraha, N. A. (2017). Rancang Bangun Mesin Pompa Air Dengan Sistem Recharging. Jurnal Jurusan Pendidikan Teknik Mesin (JJPTM), 8(2), 1–10.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 I Made Candra Adhi Pramana, Yohanes Setiyo, I Wayan Widia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Term
All articles published in Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) are open access and licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This means that anyone is free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
However, this is granted under the following conditions:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting an article to Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), authors agree to the publication of their work under this open access license. The authors retain the copyright of their work, but grant Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) the right of first publication.
For more information about the CC BY 4.0 license, please visit the official website: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/