Efisiensi Kinerja Traktor dengan Bajak Rotari untuk Pengolahan Tanah Tahap Pertama pada Subak Di Kabupaten Tabanan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p14Kata Kunci:
efisiensi kinerja, traktor rotari, subakAbstrak
Efisiensi kinerja merupakan perbandingan antara kapasitas kerja aktual dengan kapasitas kerja teoritis yang dinyatakan dalam persen (%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi kinerja traktor rotari untuk pengolahan tanah tahap pertama pada subak di Kabupaten Tabanan dan menjadi data acuan untuk penelitian selanjutnya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dimana pengambilan data dilakukan melalui survei, wawancara dan pengukuran langsung dilapangan yang disajikan secara deskriptif. Spesifikasi traktor rotari yang digunakan adalah traktor rotari dengan daya 10,5 pk dan beberapa batasan yang diterapkan seperti kondisi traktor dianggap serupa, kemampuan
operator dianggap serupa, kemiringan lahan dianggap seragam, air untuk pengolahan tanah cukup dan hanya pengolahan tanah tahap pertama. Parameter yang diuji pada penelitian ini adalah kapasitas kerja aktual, kapasitas kerja teoritis, dan efisiensi kinerja traktor rotari. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kerja aktual sebesar 0,089 ha/jam, kapasitas kerja teoritis sebesar 0,155 ha/jam, dan efisiensi kinerja sebesar 57,091%.
Referensi
Aisyah, S. (2015). Analisis Kebutuhan dan Pengelolaan Taktor Tangan pada Kegiatan Pengolahan Tanah Pertanian di Desa Sumber Kalong Kecamatan Kalisat. Digital Repository Universitas Jember, 1–43.
Badan Pusat Statistik. (2019). Kabupaten Tabanan Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statisktik Kabupaten Tabanan, 0215–5842, 1–279.
Bokings, D. L., Sunarta, I. N., & Narka, I. W. (2013). Karakteristik Terasering Lahan Sawah dan Pengelolaannya di Subak Jatiluwih Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 2(3), 175–183. http://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT
Cebro, I. S., Mandang, T., Hermawan, W., & Desrial, D. (2018). Kinerja Roda Besi Bersirip Multi-Angle untuk Lahan Sawah Terasering. Jurnal Keteknikan Pertanian, 6(2), 195–202. https://doi.org/10.19028/jtep.06.2.195-202
Dewi, I., Langai, B. F., & Supriyono, B. U. (2021). Kapasitas Kerja dan Efisiensi Hand Traktor untuk Pengolahan Tanah di Lahan Rawa Pasang Surut Tipe D dan Lahan Rawa Lebak Dangkal di Kalimantan Selatan (Vol. 6).
Hamzah, H., Kunu, P. J., & Rumakat, A. (2012). Respons Pertumbuhan dan Produksi Ketimun Terhadap Sistem Pengolahan Tanah dan Jarak Tanam. Agrologia, 1(2), 106–112.
Karimah, N., Sugandi, W. K., Thoriq, A., & Yusuf, A. (2020). Analisis Efisiensi Kinerja pada Aktivitas Pengolahan Tanah Sawah secara Manual dan Mekanis. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2020.008.01.01
Mardinata, Z., & Zulkifli. (2014). Analisis Kapasitas Kerja dan Kebutuhan Bahan Bakar Traktor Tangan Berdasarkan Variasi Pola Pengolahan Tanah, Kedalaman Pembajakan dan Kecepatan Kerja. In Jl. Kaharudin Nasution Km (Vol. 34, Issue 3).
Pradyasuari, N. L. A., Wijaya, I. M. A. S., & Pudja, I. A. R. P. (2020). Tingkat Kepuasan Petani Sayuran dalam Penggunaan Hand Tractor di Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(2), 364–372.
Siswanto, E., & Pramuhadi, G. (2015). Modul Diklat PKB Guru Alat Mesin Pertanian Pengolahan Lahan Grade 5. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 1–149.
Tikawa, I. G. B., Tika, I. W., & Gunadnya, I. B. P. (2020). Analisis Kebutuhan Traktor Berdasarkan Ketersediaan Air pada Subak di Kabupaten Tabanan. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(2), 329–337. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta
Widata, S. (2015). Uji Kapasitas Kerja dan Efisiensi Hand Traktor untuk Pengolahan Tanah Lahan Kering. AgroUPY, 6(2), 64–70.
Windia, W., Pusposutardjo, S., Sutawan, N., Sudira, P., Sigit, D., & Arif, S. (2016). SISTEM IRIGASI SUBAK DENGAN LANDASAN TRI HITA KARANA (THK) SEBAGAI TEKNOLOGI SEPADAN DALAM PERTANIAN BERIRIGASI. Program Pacsasarjana UGM, 3(2), 2–15.
Yunus, L., Marsuki Iswandi, R., & Hasan, I. (2016). Optimalisasi Kebutuhan Traktor untuk Pengolahan Tanah Sawah di Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka. Universitas Halu Oleo, 2(1), 16–31.
Zulkarnaen, R. D., Sunarta, I. N., & Trigunasih, N. M. (2019). Pemetaan Kondisi Sifat Fisik Tanah di Subak Jatiluwih Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 8(3), 321–331.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-11 (3)
- 2026-02-09 (2)
- 2023-09-30 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/