Pengaruh Jenis Plasticizer Dan Konsentrasi Selulosa Terhadap Karakteristik Bioplastik Pati Singkong–Karagenan

Authors

  • I Putu Wiradarma Putra Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ni Luh Yulianti Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Bagus Putu Gunadnya Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Hertiyana Nur Annisa

DOI:

https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p10

Keywords:

Pati singkong–karagenan, Plasticizer, Konsentrasi Selulosa, Isolasi Selulosa, Bioplastik

Abstract

Penggunaan kemasan plastik konvensional yang terus-menerus menimbulkan masalah lingkungan karena sulit terurai secara alami. Bioplastik merupakan salah satu alternatif yang berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menentukan perlakuan terbaik pengaruh jenis plasticizer (minyak jarak dan asam stearat) serta konsentrasi selulosa 0,5%, 1%, dan 1,5% (w/v) terhadap karakteristik bioplastik pati singkong–karagenan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah jenis plasticizer (P) yang terdiri atas dua jenis, yaitu minyak jarak (P1) dan asam stearat (P2). Faktor kedua adalah konsentrasi selulosa (F) yang terdiri atas tiga taraf, yaitu 0,5%, 1%, dan 1,5% (w/v). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh yang signifikan (P < 0,05), maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis plasticizer dan konsentrasi selulosa berpengaruh nyata terhadap nilai kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, ketahanan air, dan ketebalan namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai WVTR. Kombinasi minyak jarak dengan selulosa 0,5% (w/v) (P1F1) menghasilkan nilai kuat tarik tertinggi (15,1 MPa) dan elastisitas (412,1 MPa), sedangkan asam stearat dengan selulosa 0,5% (w/v) (P2F1) memberikan perpanjangan saat putus tertinggi (12,4%) dan WVTR terendah (2,13 g/m²/hari). Kesimpulannya, perlakuan jenis plasticizer minyak jarak dengan konsentrasi selulosa 0,5% (w/v) adalah kombinasi terbaik untuk bioplastik ramah lingkungan dengan sifat mekanik terbaik dalam penelitian ini.

References

Atmanegara, A. (2010). Pembuatan minyak lumas dasar dari tanaman jarak (Ricinus communis L.) (castor oil) menggunakan 1,4-butanadiol dan 1,6-heksanadiol serta uji kompatibilitasnya terhadap minyak mineral.

Badan Pusat Statistik. (2018). Produksi ubi 2014–2018. Badan Pusat Statistik.

Darni, Y., Sitorus, T. M., & Hanif, M. (2014). Produksi bioplastik dari sorgum dan selulosa secara termoplastik. Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan, 10(2), 55–62. https://doi.org/10.23955/rkl.v10i2.2420

Dewi Nurulhasni. (2023). Homemade bioplastics (biodegradable plastic from cassava peel waste) with analysis of the effect of glycerol and cellulose ratio on tensile strength, elongation, and thickness. JST (Jurnal Sains dan Teknologi), 12(1), 56–64.

https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v12i1.51464

Fadilla, A., Amalia, V., Wahyuni, I. R., et al. (2023). Pengaruh selulosa ampas tebu (Saccharum officinarum) sebagai zat pengisi plastik biodegradable berbasis pati kulit singkong (Manihot esculenta). Gunung Djati Conference Series, 34, 69–80.

Gallegos-Carrillo, A., López-Tinoco, J., Damian-Reyna, A. A., Núñez-Pérez, F. A., Núñez-Piña, F., & Rodríguez, J. M. Z. (2024). Obtaining bioplastic films from castor oil plant. Revista Mexicana de Ciencias Agricolas, 15(3). https://doi.org/10.29312/remexca.v15i3.3335

Haloho, R. J., Hasojuwono, B. A., & Suwariani, N. P. (2021). Pengaruh konsentrasi asam stearat dan lama pengadukan proses gelatinisasi terhadap karakteristik komposit bioplastik maizena–glukomanan. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 9(4), 488. https://doi.org/10.24843/jrma.2021.v09.i04.p06

Intandiana, S., Dawam, A. H., Denny, Y. R., Septiyanto, R. F., & Affifah, I. (2019). Pengaruh karakteristik bioplastik pati singkong dan selulosa mikrokristalin terhadap sifat mekanik dan hidrofobisitas. EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan), 4(2), 185. https://doi.org/10.30870/educhemia.v4i2.5953

Jabbar, U. F. (2017). Pengaruh penambahan kitosan terhadap karakteristik bioplastik dari pati kulit kentang (Solanum tuberosum L.) [Skripsi].

Lang, H., Chen, X., Tian, J., Chen, J., Zhou, M., Lu, F., & Qian, S. (2022). Effect of microcrystalline cellulose on the properties of PBAT/thermoplastic starch biodegradable film with chain extender. Polymers, 14(21). https://doi.org/10.3390/polym14214517

Leite, A. L. M. P., Zanon, C. D., & Menegalli, F. C. (2017). Isolation and characterization of cellulose nanofibers from cassava root bagasse and peelings. Carbohydrate Polymers, 157, 962–970. https://doi.org/10.1016/j.carbpol.2016.10.048

Maulida, Siagian, M., & Tarigan, P. (2016). Production of starch based bioplastic from cassava peel reinforced with microcrystalline cellulose Avicel PH101 using sorbitol as plasticizer. Journal of Physics: Conference Series, 710(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/710/1/012012

Muna, A., Wicaksono, R., & Wibowo, C. (2023). Characterization of layer-by-layer biodegradable films based on hydroxypropyl methylcellulose–nanochitosan. Journal of Applied Food Technology, 10(2), 37–47. https://doi.org/10.17728/jaft.20868

Putri, F. A., Rianjanu, A., & Sipahutar, W. S. (2024). Cellulose impact on bioplastic performance: A study on mechanical strength, physical properties, and degradation of water hyacinth and kepok banana peel-derived materials. Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 12(2), 87–96. https://doi.org/10.23960/jtaf.v12i02.407

Rahmatullah, Putri, R. W., Rendana, M., Waluyo, U., & Andrianto, T. (2022). Effect of plasticizer and concentration on characteristics of bioplastic based on cellulose acetate from kapok (Ceiba pentandra) fiber. Science and Technology Indonesia, 7(1), 73–83. https://doi.org/10.26554/sti.2022.7.1.73-83

Ritonga, H., Mashuni, M., & Hardima, W. (2024). Optimasi sifat mekanik komposit bioplastik dari selulosa ampas sagu dan kitosan cangkang kepiting. Jurnal Penelitian Kimia, 20(2), 190–197. https://doi.org/10.20961/alchemy.20.2.85193.190-197

Triasswari, N. P. M., Arnata, I. W., & Yoga, I. W. G. S. (2022). Karakteristik karboksimetil selulosa dari onggok singkong pada variasi konsentrasi natrium hidroksida dan asam trikloroasetat. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 10(3), 302. https://doi.org/10.24843/jrma.2022.v10.i03.p07

Wulandari, R. (2021). Analisis implementasi kebijakan politik pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi sampah plastik.

Yulianti, N. L., Harsojuwono, B. A., Gunadnya, I. B. P., & Arnata, I. W. (2024). Optimization of cellulose nanofibers and castor oil in the synthesis of starch-carrageenan-polyvinyl alcohol bio-thermoplastic film. Pakistan Journal of Analytical and Environmental Chemistry, 25(1), 31–48. https://doi.org/10.21743/pjaec/2024.06.04

Zaky, M. A., Pramesti, R., & Ridlo, A. (2021). Pengolahan bioplastik dari campuran gliserol, CMC, dan karagenan. Journal of Marine Research.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Wiradarma Putra, I. P., Yulianti, N. L., Putu Gunadnya, I. B., & Annisa, H. N. (2026). Pengaruh Jenis Plasticizer Dan Konsentrasi Selulosa Terhadap Karakteristik Bioplastik Pati Singkong–Karagenan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 14(1), 103–114. https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p10

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>