Pengaruh Jenis Plasticizer Dan Konsentrasi Selulosa Terhadap Karakteristik Bioplastik Pati Singkong–Karagenan
DOI:
https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p10Kata Kunci:
Pati singkong–karagenan, Plasticizer, Konsentrasi Selulosa, Isolasi Selulosa, BioplastikAbstrak
Penggunaan kemasan plastik konvensional yang terus-menerus menimbulkan masalah lingkungan karena sulit terurai secara alami. Bioplastik merupakan salah satu alternatif yang berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menentukan perlakuan terbaik pengaruh jenis plasticizer (minyak jarak dan asam stearat) serta konsentrasi selulosa 0,5%, 1%, dan 1,5% (w/v) terhadap karakteristik bioplastik pati singkong–karagenan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah jenis plasticizer (P) yang terdiri atas dua jenis, yaitu minyak jarak (P1) dan asam stearat (P2). Faktor kedua adalah konsentrasi selulosa (F) yang terdiri atas tiga taraf, yaitu 0,5%, 1%, dan 1,5% (w/v). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh yang signifikan (P < 0,05), maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis plasticizer dan konsentrasi selulosa berpengaruh nyata terhadap nilai kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, ketahanan air, dan ketebalan namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai WVTR. Kombinasi minyak jarak dengan selulosa 0,5% (w/v) (P1F1) menghasilkan nilai kuat tarik tertinggi (15,1 MPa) dan elastisitas (412,1 MPa), sedangkan asam stearat dengan selulosa 0,5% (w/v) (P2F1) memberikan perpanjangan saat putus tertinggi (12,4%) dan WVTR terendah (2,13 g/m²/hari). Kesimpulannya, perlakuan jenis plasticizer minyak jarak dengan konsentrasi selulosa 0,5% (w/v) adalah kombinasi terbaik untuk bioplastik ramah lingkungan dengan sifat mekanik terbaik dalam penelitian ini.
Referensi
Atmanegara, A. (2010). Pembuatan minyak lumas dasar dari tanaman jarak (Ricinus communis L.) (castor oil) menggunakan 1,4-butanadiol dan 1,6-heksanadiol serta uji kompatibilitasnya terhadap minyak mineral.
Badan Pusat Statistik. (2018). Produksi ubi 2014–2018. Badan Pusat Statistik.
Darni, Y., Sitorus, T. M., & Hanif, M. (2014). Produksi bioplastik dari sorgum dan selulosa secara termoplastik. Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan, 10(2), 55–62. https://doi.org/10.23955/rkl.v10i2.2420
Dewi Nurulhasni. (2023). Homemade bioplastics (biodegradable plastic from cassava peel waste) with analysis of the effect of glycerol and cellulose ratio on tensile strength, elongation, and thickness. JST (Jurnal Sains dan Teknologi), 12(1), 56–64.
https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v12i1.51464
Fadilla, A., Amalia, V., Wahyuni, I. R., et al. (2023). Pengaruh selulosa ampas tebu (Saccharum officinarum) sebagai zat pengisi plastik biodegradable berbasis pati kulit singkong (Manihot esculenta). Gunung Djati Conference Series, 34, 69–80.
Gallegos-Carrillo, A., López-Tinoco, J., Damian-Reyna, A. A., Núñez-Pérez, F. A., Núñez-Piña, F., & Rodríguez, J. M. Z. (2024). Obtaining bioplastic films from castor oil plant. Revista Mexicana de Ciencias Agricolas, 15(3). https://doi.org/10.29312/remexca.v15i3.3335
Haloho, R. J., Hasojuwono, B. A., & Suwariani, N. P. (2021). Pengaruh konsentrasi asam stearat dan lama pengadukan proses gelatinisasi terhadap karakteristik komposit bioplastik maizena–glukomanan. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 9(4), 488. https://doi.org/10.24843/jrma.2021.v09.i04.p06
Intandiana, S., Dawam, A. H., Denny, Y. R., Septiyanto, R. F., & Affifah, I. (2019). Pengaruh karakteristik bioplastik pati singkong dan selulosa mikrokristalin terhadap sifat mekanik dan hidrofobisitas. EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan), 4(2), 185. https://doi.org/10.30870/educhemia.v4i2.5953
Jabbar, U. F. (2017). Pengaruh penambahan kitosan terhadap karakteristik bioplastik dari pati kulit kentang (Solanum tuberosum L.) [Skripsi].
Lang, H., Chen, X., Tian, J., Chen, J., Zhou, M., Lu, F., & Qian, S. (2022). Effect of microcrystalline cellulose on the properties of PBAT/thermoplastic starch biodegradable film with chain extender. Polymers, 14(21). https://doi.org/10.3390/polym14214517
Leite, A. L. M. P., Zanon, C. D., & Menegalli, F. C. (2017). Isolation and characterization of cellulose nanofibers from cassava root bagasse and peelings. Carbohydrate Polymers, 157, 962–970. https://doi.org/10.1016/j.carbpol.2016.10.048
Maulida, Siagian, M., & Tarigan, P. (2016). Production of starch based bioplastic from cassava peel reinforced with microcrystalline cellulose Avicel PH101 using sorbitol as plasticizer. Journal of Physics: Conference Series, 710(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/710/1/012012
Muna, A., Wicaksono, R., & Wibowo, C. (2023). Characterization of layer-by-layer biodegradable films based on hydroxypropyl methylcellulose–nanochitosan. Journal of Applied Food Technology, 10(2), 37–47. https://doi.org/10.17728/jaft.20868
Putri, F. A., Rianjanu, A., & Sipahutar, W. S. (2024). Cellulose impact on bioplastic performance: A study on mechanical strength, physical properties, and degradation of water hyacinth and kepok banana peel-derived materials. Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 12(2), 87–96. https://doi.org/10.23960/jtaf.v12i02.407
Rahmatullah, Putri, R. W., Rendana, M., Waluyo, U., & Andrianto, T. (2022). Effect of plasticizer and concentration on characteristics of bioplastic based on cellulose acetate from kapok (Ceiba pentandra) fiber. Science and Technology Indonesia, 7(1), 73–83. https://doi.org/10.26554/sti.2022.7.1.73-83
Ritonga, H., Mashuni, M., & Hardima, W. (2024). Optimasi sifat mekanik komposit bioplastik dari selulosa ampas sagu dan kitosan cangkang kepiting. Jurnal Penelitian Kimia, 20(2), 190–197. https://doi.org/10.20961/alchemy.20.2.85193.190-197
Triasswari, N. P. M., Arnata, I. W., & Yoga, I. W. G. S. (2022). Karakteristik karboksimetil selulosa dari onggok singkong pada variasi konsentrasi natrium hidroksida dan asam trikloroasetat. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 10(3), 302. https://doi.org/10.24843/jrma.2022.v10.i03.p07
Wulandari, R. (2021). Analisis implementasi kebijakan politik pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi sampah plastik.
Yulianti, N. L., Harsojuwono, B. A., Gunadnya, I. B. P., & Arnata, I. W. (2024). Optimization of cellulose nanofibers and castor oil in the synthesis of starch-carrageenan-polyvinyl alcohol bio-thermoplastic film. Pakistan Journal of Analytical and Environmental Chemistry, 25(1), 31–48. https://doi.org/10.21743/pjaec/2024.06.04
Zaky, M. A., Pramesti, R., & Ridlo, A. (2021). Pengolahan bioplastik dari campuran gliserol, CMC, dan karagenan. Journal of Marine Research.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 I Putu Wiradarma Putra, Ni Luh Yulianti, Ida Bagus Putu Gunadnya, Hertiyana Nur Annisa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/