Pengaruh Ketebalan Plastik Polietilen Densitas Rendah Sebagai Bahan Kemasan Terhadap Mutu Selada Merah Selama Penyimpanan Suhu Rendah
DOI:
https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p15Kata Kunci:
selada merah, LDPE, ketebalan kemasan, pascapanen, mutu kesegaranAbstrak
Selada merah merupakan sayuran daun yang kaya serat dan nutrisi, namun sangat mudah rusak selama penyimpanan. Maka dari itu diperlukan metode penangan pascapanen yang efektif untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan sayur selada merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketebalan plastik LDPE terhadap mutu selada merah selama penyimpanan suhu rendah serta mengetahui pada ketebalan berapakah plastik LDPE dapat mempertahankan mutu selada merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan ketebalan plastik LDPE: tanpa kemasan (kontrol), 0,2 mm, 0,3 mm, 0,4 mm, dan 0,5 mm. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, tekstur, warna (ΔE dan chroma), serta uji organoleptik kesegaran. Hasil penelitian menunjukkan penegmasan dengan ketebalan plastik berpengaruh nyata (p < 0,05) bahwa perlakuan S3 (0,4 mm) dan S4 (0,5 mm) paling efektif dalam menekan susut bobot, masing-masing mencapai hanya 4,79% dan 3,04% pada hari ke-12, jauh lebih rendah dibanding kontrol yang mencapai 55,22%. Nilai tekstur tertinggi pada hari ke-6 tercatat pada S3 sebesar 140,94 N, sedangkan nilai organoleptik kesegaran terbaik juga diperoleh pada S3 (4,31). Meskipun perbedaan yang signifikan secara statistik tidak muncul pada seluruh parameter, terdapat indikasi bahwa peningkatan ketebalan plastik LDPE berperan dalam memperlambat penurunan kualitas fisik dan sensori. Berdasarkan hasil tersebut penggunaan plastik LDPE dengan ketebalan 0,4–0,5 mm sangat berpengaruh terhadap mutu sayur selada merah serta dapat menjadi strategi pengemasan yang optimal untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga mutu selada merah selama penyimpanan suhu rendah hingga 12 hari.
Referensi
Ansar, A., Murad, M., Sukmawaty, S., & Wati, S. (2020). Pengaruh jenis kemasan dan suhu penyimpanan terhadap karakteristik fisik jagung manis segar (Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 8(2), 147–154. https://doi.org/10.29303/jrpb.v8i2.180
Dharmadewi, A. A. I. M. (2020). Analisis kandungan klorofil pada beberapa jenis sayuran hijau sebagai alternatif bahan dasar food suplement. https://doi.org/10.5281/zenodo.4299383
Fransisca, A., Istianto, M., & Siregar, G. A. (2019). Pengaruh suhu dan jumlah perforasi pada kemasan terhadap susut bobot kangkung. Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian, 3(1), 31–41. https://doi.org/10.26877/jiphp.v3i1.3452
Indiarto, R., Nurhadi, B., & Subroto, E. (2012). Kajian karakteristik tekstur (texture profile analysis) dan organoleptik daging ayam asap berbasis teknologi asap cair tempurung kelapa. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 5(2).
Kaemba, A., Suryanto, E., & Mamauja, C. F. (2017). Karakteristik fisiko-kimia dan aktivitas antioksidan beras analog dari sagu baruk (Arenga microcarpha) dan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poiret). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 5.
Kharisma, K., & Khairi, A. N. (2022). Pengaruh jenis kemasan plastik dan lama waktu penyimpanan terhadap karakteristik fisikokimia jelly drink jeruk pomello (Citrus maxima). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2022.010.01.10
Kristanoko, H., Kusnandar, F., & Herawati, D. (2021). Analisis warna berbasis smartphone Android dan aplikasinya dalam pendugaan umur simpan konsentrat apel. AgriTECH, 41(3), 211–219. https://doi.org/10.22146/agritech.52956
Lestari, A. T. I., Wilisiani, F., & Hastuti, P. B. (2024). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuca sativa L.) terhadap konsentrasi pupuk organik cair pada beberapa media tanam. AGROFORETECH. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1234
Rahman, M. M., Moniruzzaman, M., Ahmad, M. R., Sarker, B. C., & Khurshid Alam, M. (2019). Maturity stages affect the postharvest quality and shelf-life of fruits of strawberry genotypes growing in subtropical regions. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 15(1), 28–37. https://doi.org/10.1016/j.jssas.2014.05.002
Rohmah, J., Rini, C. S., & Wulandari, F. E. (2019). Uji aktivitas sitotoksik ekstrak selada merah (Lactuca sativa var. crispa) pada berbagai pelarut ekstraksi dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Jurnal Kimia Riset. http://eprints.umsida.ac.id/10861/
Rosdiana, R., Agusta, W., & Kurniawan, E. (2021). Pengaruh teknik pencucian dan suhu ruang terhadap kualitas selada (Lactuca sativa L.) selama penyimpanan. Jurnal Agribisnis Perikanan, 416–426. https://doi.org/10.52046/agrikan.v14i2.416-426
Saragih, H. O., Dharma, I. P., & Astawa, I. N. G. (2016). Pengaruh ketebalan plastik polyethylene densitas rendah terhadap umur simpan bawang daun (Allium fistulosum L.). E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 5(4), 363–373.
Tampubolon, B. E., Pratiwi Pudja, I. A. R., & Gunadnya, I. B. P. (2022). Pengaruh ketebalan plastik polietilen densitas rendah sebagai bahan pengemas terhadap mutu peterseli (Petroselinum crispum L.) selama penyimpanan suhu dingin. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 10. http://ojs.unud.ac.id/index.php/beta
Xiao, X., Zhang, J., Guo, D., Xiong, X., Chang, L., Niu, Q., & Huang, D. (2021). Measuring and evaluating anthocyanin in lettuce leaf based on color information. IFAC-PapersOnLine, 49(16), 96–99. https://doi.org/10.1016/j.ifacol.2016.10.018
Yuniarto, K., Aqidah, F., & Fuadi, M. (2024). Rekayasa metode penyimpanan terhadap perubahan sifat sensoris dan aktivitas respirasi jamur tiram. Jurnal Teknotan, 18(1), 7. https://doi.org/10.24198/jt.vol18n1.2
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Putu Adi Dharmadiaksa Putra, Ida Bagus Putu Gunadnya, I Gusti Ketut Arya Artawan, Mentari Kinasih

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/