Efisiensi Penyaluran Air Irigasi pada Saluran Primer Daerah Irigasi Tungkub
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p15Kata Kunci:
Air Irigasi, Debit, Efisiensi, Penyaluran Air, SuplesiAbstrak
Efisiensi penyaluran merupakan nilai keseimbangan antara debit air yang berada di bagian hulu dengan debit air yang berada di bagian hilir dalam meminimalkan proses terjadinya kehilangan air. Umumnya debit air yang disalurkan pada bagian hulu akan lebih besar dibanding debit air pada bagian hilir, dikarenakan adanya kehilangan air saat penyaluran. Namun terdapat kasus dimana jumlah debit air yang sampai di hilir justru lebih besar dibanding jumlah air yang disalurkan pada bagian hulu, seperti yang
terjadi pada saluran primer Daerah Irigasi (DI) Tungkub . Salah satu penyebab perbedaan jumlah debit air ini karena adanya suplesi selama proses penyaluran. Ditemukan 10 hingga 15 titik suplesi yang tersedia di sepanjang saluran primer DI Tungkub. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi penyaluran air dengan menghitung jumlah debit suplesi dan efisiensi penyaluran air tanpa menghitung jumlah debit suplesi. Penelitian ini menerapkan pendekatan analisis kuantitatif dengan mengumpulkan data primer, berupa data debit air hulu, data debit air hilir, dan data debit suplesi yang ada di sepanjang saluran primer selama bulan Juli hingga November 2023. Dari hasil perhitungan didapatkan hasil efisiensi penyaluran air dengan suplesi pada saluran primer DI Tungkub ialah sebesar 73,32% dan hasil efisiensi penyaluran air tanpa menghitung jumlah suplesi ialah sebesar 73,06%. Melalui penelitian ini
dapat disimpulkan bahwa suplesi mempengaruhi nilai efisiensi penyaluran air pada saluran primer DI Tungkub.
Referensi
Arnanda, I. K. Y., Tika, I. W., & Madrini, I. A. G. B. (2020). Analisis Rasio Prestasi Manajemen Irigasi pada Distribusi Air di Subak Kabupaten Tabanan. Jurnal Beta (Jurnal Biosistem Dan Teknik Pertanian), 290–300. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta
Attamimi, F. F., Buyang, C. G., & Kalalimbong, A. (2021). Perencanaan Saluran Irigasi Samal Kiri di Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Simetrik,
11(2), 462–468.
Dairi, R. H. (2021). Analisa Efisiensi Pengolahan Air Irigasi Pada Saluran Sekunder Dan Tersier Di Bendung Wonco II Ngkari-Ngkari Kota Baubau. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan, X(1), 13–19.
Darmayasa, M., Tika, I. W., Sucipta, I. N., & Sulastri, N. N. (2024). Analisis Efisiensi Penggunaan Air Irigasi di Daerah Irigasi Tungkub. Jurnal Beta
(Biosistem Dan Teknik Pertanian). http://ojs.unud.ac.id/index.php/beta
Ety, Ikram, m, Lateko, A. A. H., & Adriani. (2023). Pengaruh Ketidakstabilan Debit Air dan Curah Hujan terhadap Efesiensi Daya Pada Plta
Tangka. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 20995–21009.
Hendra, I. M., Tika, I. W., & Arthawan, I. G. K. A. (2022). Efisiensi Penyaluran Air Pada Telabah Aya Dengan Konstruksi Lining Saluran dalam
Sistem Irigasi Subak di Kabupaten Badung. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 253–258. http://ojs.unud.ac.id/index.php/beta
Herlambang, Y. D., Bono, G. S., Suwarti, Hapsari, N. A., Sunardi, T. H., & Ikhsan, W. N. (2020). Pembangkit Listrik Tenaga Microhydro Kapasitas 3 Kw dengan Penggerak Kincir Angin. National Conference of Industry, Engineering and Technology, 317–325.
Kusuma, W., Faridah, S. N., & Suhardi. (2015). Analisis Efisiensi Penyaluran Air Di Daerah Irigasi Bila Kalola Kabupaten Wajo. Jurnal Agri Techno, 8(2), 59–66.
Najiyati, S. (1993). Sistem Penyaluran Air dalam Dampak Petunjuk Mengairi Tanaman (Penebar Swadaya, Ed.).
Saifurridzal, Hidayah, E., Halik, G., Widiarti, W. Y., & Prasojo, S. I. L. (2023). Pengukuran Debit di Saluran irigasi (Studi Lokasi Daerah Irigasi Kabupaten Jember). PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 59–66.
Sukertayasa, I. P., Tika, I. W., & Wijaya, I. M. A. S. (2017). Analisis Efisiensi Penggunaan Air Irigasi Pada Subak Agung Yeh Sungi. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 5, 44–50.
Sunaryo. (2020). Analisis Kehilangan Air irigasi Pada Saluran Primer dan Sekunder Irigasi Rentang Jawa Barat. Jurnal Rekayasa Infrastruktur, 6, 7–16.
Sutrisno, A. J., Kaswanto, & Arifin, H. S. (2020). Prediction and Correlation Analysis between Water Discharge and Rainfall in Ciliwung River,
Bogor City. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 10(1), 25–33. https://doi.org/10.29244/jpsl.10.1.25-33
Udin, U., Khamid, A., Taufiq, M., Apriliano, D. D., & Imron. (2021). Optimasi Debit Air Saluran Irigasi pada Bendung Sungapan Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Studi Kasus Saluran Induk Simangu 844,74 Ha. Infratech Building Journal (IJB), 2(1), 42–48.
Walbat, F., Tika, I. W., & Madrini, I. A. G. B. (2022). Analisis Persentase Kekurangan Air Irigasi pada Subak di Das Ho Saat Musim Kemarau. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 34–44. http://ojs.unud.ac.id/index.php/beta
Wiharto, R., Sulaxono, F., Indrayatie, R., & Kadir, S. (2020). Analisis Debit Air di Sub Das Nahiyah Das Asam Asam Kabupaten Tanah Laut. Jurnal
Sylva Scienteae, 03(4), 730–740.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/