Rancang Bangun Sistem Fertigasi Otomatis Berbasis Mikrokontroler dan IoT (Internet of Things)
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p21Kata Kunci:
fertigasi, hidroponik, iot, otomatisAbstrak
Sistem hidroponik dapat menjadi solusi dalam menghasilkan sayur-sayuran yang lebih berkualitas dan
berkelanjutan. Penggunaan larutan nutrisi melalui sistem fertigasi adalah bagian penting dalam sistem
hidroponik. Akan tetapi, pengontrolan alat fertigasi tersebut banyak yang dilakukan secara manual,
sehingga pekerja sering kesulitan dalam menjalankan rutinitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
merancang dan membangun sistem otomatis pada alat fertigasi yang menggunakan teknologi
mikrokontroler dan Internet of Things. Metode penelitian dilakukan dengan merancang prototipe
sistem fertigasi otomatis yang melibatkan perancangan fungsional dan desain struktural perangkat
keras serta perangkat lunak untuk pemrosesan data. Hasil dari rancang bangun prototipe fertigasi
otomatis menggunakan ESP 32 sebagai mikrokontroler, sensor TDS meter KS0429, Sensor suhu
DS18B20, Sensor pH 4502C, Sensor JSN-SR04T sebagai pengukur ketinggian air, RTC DS3231 SN
sebagai penentu waktu, relay sebagai saklar output, pompa air sebagai output penambah nutrisi dan
air, LCD 16x2, buzzer dan button sebagai sistem pemantauan dan kontrol, serta perangkat lunak Blink
sebagai sistem pemantauan melalui smartphone. Pengujian kinerja alat dilakukan dengan cara uji
sensor dan uji sistem. Pengujian pada sensor TDS meter, sensor ultrasonik, sensor suhu, sensor pH
menunjukkan nilai Sig. (2-tailed): 0,000 < 0,05 , berarti terdapat korelasi yang signifikan, serta nilai
Pearson Correlation = 1 , berarti menunjukkan korelasi sempurna, serta hasil pengujian sistem dengan
nilai RMSE = 0,042 , maka prototipe fertigasi otomatis berbasis mikrokontroler dan IoT dapat
dinyatakan bekerja dengan baik.
Referensi
Andhika Mardiansyah. (2018). Rancang Bangun Sistem Monitoring Tanaman Tomat Berdasarkan Tingkat Kelembaban Tanah, pH, dan Suhu Serta Penyiraman Otomatis Berbasis Internet of Things. Universitas Komputer Indonesia.
Denanta, P., Perteka, B., Piarsa, I. N., & Wibawa, K. S. (2020). Sistem Kontrol dan Monitoring Tanaman Hidroponik Aeroponik Berbasis Internet of Things. 8(3), 197–210.
Fezari, M., & Al Dahoud, A. (2019). Exploring Onewire Temperature sensor “DS18B20” with Microcontrollers. University of Al-Zaytoonah Faculty of IT, February, 1–9.
Goldramijaya, W., Sulastri, N. N., Wijaya, I. M. A. S., & Budisanjaya, I. P. G. (2022). Rancang Bangun Sistem Kontrol Kelembaban Udara Greenhouse Menggunakan PWM (Pulse Width Modulation). BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(1), 152–164.
Hongbo, Y., Man, C., & Shujie, P. (2014). Construction and performance experiment of integrated water and fertilization irrigation recycling system. Transactions of the Chinese Society of Agricultural Engineering, 72–78.
Pitono, J. (2019). Prospek Fertigasi Untuk Pengelolaan Hara Pada Budidaya Lada. Perspektif, 17(2), 117. https://doi.org/10.21082/psp.v17n2.2018.117-128
Pohan, S. A., & Oktoyournal. (2019). Pengaruh konsentrasi nutrisi a-b mix terhadap pertumbuhan caisim secara hidroponik ( drip system ). 18(1), 20–32.
Rosliani, R., & Sumarni, N. (2005). Budidaya Tanaman Sayuran dengan Sistem Hidroponik. 27, 1–28.
Ruan, J., Wang, Y., Chan, F. T. S., Hu, X., Zhao, M., Zhu, F., Shi, B., Shi, Y., & Lin, F. (2019). A Life Cycle Framework of Green IoT-Based Agriculture and Its Finance, Operation, and Management Issues. IEEE Communications Magazine, 57(3), 90–96.
Saaid, M. F., Fadhil, N. S. M., Ali, M. S. A. M., & Noor, M. Z. H. (2013). Automated indoor Aquaponic cultivation technique. Proceedings - 2013 IEEE 3rd International Conference on System Engineering and Technology, ICSET 2013, 285–289.
Silviani. (2022). Timbangan Berbasis Internet Of Things (IoT) Untuk Beban Dinamik Dengan Feature Forecasting Bobot (Universitas Siliwangi). http://repositori.unsil.ac.id/8527/
Syakur, A., Jumrianto, & Wahyudi. (2020). Kalibrasi Sensor Tegangan dan Sensor Arus dengan Menerapkan Rumus Regresi Linear menggunakan Software Bascom AVR. 1(1), 1–14.
Theo Syafei, D., & Watiasih, R. (2021). Aplikasi IoT Pada Sistem Kontrol dan Monitoring Tanaman. November 2021, 73–86.
Wibawa, I. M. A. D. T., Sumiyati, S., & Budisanjaya, I. P. G. (2021). Rancang Bangun Sistem Pencampuran Nutrisi pada Fertigasi untuk Hidroponik Berbasis IoT (Internet of Things). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 10(1), 175.
Wibowo, N. S., Aziziah, M., Wiryawan, I. G., & Rosdiana, E. (2022). Implementasi Metode Regresi Linier Pada Rancang Bangun Sistem
Informasi Monitoring Nutrisi Tanaman Hidroponik Kangkung. JTIM : Jurnal Teknologi Informasi Dan Multimedia, 4(1), 13–24. https://doi.org/10.35746/jtim.v4i1.186
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/