Pengaruh Pelapisan Nanokitosan terhadap Perubahan Karakteristik Mutu Filet Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer sp) selama Penyimpanan
Effect of Nanokitosan Coating on Changes in Quality Characteristics of White Snapper Fish Filets (Lates calcarifer sp) during Storage
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i02.p15Kata Kunci:
Nanokitosan, Edible Coating, Kakap Putih. Karakteristik MutuAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan nanokitosan terhadap perubahan karakteristik mutu filet ikan kakap putih (Lates calcarifer sp.) selama penyimpanan pada suhu 4°C. Penelitian ini menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan pelapisan nanokitosan pada konsentrasi 0% (kontrol), 0,1%, 0,3%, dan 0,5%. Filet ikan yang telah dilapisi kemudian disimpan selama 12 hari dengan pengamatan parameter mutu mencakup kadar air, tekstur, pH, total plate count (TPC), dan total volatile base (TVB). Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya pelapisan nanokitosan berpengaruh signifikan dalam mempertahankan mutu filet ikan kakap putih selama penyimpanan. Filet yang dilapisi nanokitosan memiliki kadar air yang lebih stabil, tekstur yang lebih baik, dan nilai pH yang lebih rendah dibandingkan kontrol. Selain itu, pertumbuhan mikroorganisme pembusuk juga terhambat, dibuktikan dengan nilai TPC dan TVB yang lebih rendah pada filet berlapis nanokitosan. Konsentrasi nanokitosan 0,5% memberikan hasil terbaik dalam menjaga kualitas filet selama penyimpanan. Edible coating berbasis nanokitosan efektif dalam memperpanjang umur simpan dan menjaga mutu filet ikan kakap putih.
Referensi
Alboghbeish, H., & Khodanazary, A. (2019). The comparison of quality characteristics of refrigerated carangoides coeruleopinnatus fillets with chitosan and nanochitosan coating. Turkish Journal of Fisheries and Aquatic Sciences, 19(11), 957–967. https://doi.org/10.4194/1303-2712- v19_11_07
Asni, A., Kasmawati, K., Ernaningsih, E., & Tajuddin,
M. (2022). Analisis Penanganan Hasil Tangkapan Nelayan Yang Didaratkan Di Tempat Pendaratan Ikan Beba Kabupaten Takalar. JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES (JOINT-
FISH) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan, 5(1), 40–50. https://doi.org/10.33096/joint- fish.v5i1.96
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 6989 11 2019: Cara Uji Derajat Keasaman (pH). Badan Standardisasi Nasional 06-6989.11-2019, 1–7.
Fretes, M. De, Gunaedi, T., & Surbakti, S. B. (2018). Bakteri Proteolitik Pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Hasil Proses Pengasapan Tradisional dan Modern. Jurnal Biologi Papua, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.31957/jbp.425
Gad, M. M., Zagzog, O. A., & M, H. O. (2016).
Development of Nano-Chitosan Edible Coating for Peach Fruits Cv.Desert Red. International Journal of Environment, 5(4), 43–55.
Hardianto, L., & Yunianta. (2015). Pengaruh Asap Cair Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik Ikan Tongkol (Euthynnus affinis). Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 3(4), 1356–1366.
Husniati, & Oktarina, E. (2014). Synthesized of Chitosan Nanoparticles and Effect To Bacterial- Decay Inhibibition of Pineapple Juice. Jurnal Dinamika Penelitian Industri, 25(2), 89–95.
I Wayan, Fandhu Winangun , Pande Ketut, Diah Kencana, I Gusti Ketut, A. A. (2023). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Batang Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buze-Kurz) dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Segar. 11.
Leiwakabessy, J., Batmomolin, W., Silaban, B. B., & Mailoa, M. N. (2024). Penurunan Mutu Ikan Segar Hasil Budidaya Keramba Jaring Apung Di Teluk Ambon Pada Suhu Kamar. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 13(1), 102–109. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2024.13.1.10 2
Ridwan, I. M., Mus, S., & Karnila, R. (2015). Pengaruh Edible Coating dari Kitosan Terhadap Mutu Fillet Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Disimpan pada Suhu Rendah. Jom, 1(10), 1–15.
Safitri, N. L., Puspita, D. W., Junita, Sary, L. N. I., Al Adawiyah, R. R., Prihastanti, E., & Suedy,
S. W. A. (2022). Effect of Nanochitosan Coating on the Quality of Chili Pepper (Capsicum frutescens L.) at Low Temperature Storage. Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 7(1).
Smith, S., & Seftiono, H. (2022). Pengaruh Coating Kitosan dengan Penambahan Antioksidan Alami Terhadap Kualitas Fisik dan Mikrobiologi Fillet Ikan. Jurnal Teknologi, 14(2), 183–196.
SNI-01-2354.2-. (2006). Penentuan Kadar Air Pada Produk Perikanan. Badan Nasional
Standardisasi.
SNI. (2015). Cara uji mikrobiologi - Bagian 3: Penentuan Angka Lempeng Total (ALT) pada produk perikanan. Badan Standardisasi Nasional: Jakarta, 1–11.
Suptijah, P., Jacoeb M., A., & Rachmania, D. (2011). Karakterisasi Nano Kitosan Cangkang Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) dengan Metode Gelasi Ionik. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, XIV(2), 78–84.
Vieira, B. B., Mafra, J. F., Bispo, A. S. da R., Ferreira,
M. A., Silva, F. de L., Rodrigues, A. V. N., & Evangelista-Barreto, N. S. (2019). Combination of chitosan coating and clove essential oil reduces lipid oxidation and microbial growth in frozen stored tambaqui (Colossoma macropomum) fillets. Lwt, 116(August), 108546.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 I Wayan Widia, Anak Agung Ngurah Satya Purwananda, Ni Luh Yulianti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/