Musik Gamelan Gong Kebyar dan Cahaya LED (Light Emitting Diode) Merah-Biru Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2020.v08.i01.p01Kata Kunci:
Musik gamelan gong kebyar, LED, pertumbuhan, produktivitas, , dan pakcoyAbstrak
Pertumbuhan dan produktivitas tanaman akan terjadi jika tanaman mendapatkan cahaya,
karbondioksida, air dan nutrisi yang cukup untuk proses fotosintesis. Pada penelitian ini, sawi
pakcoy diberi perlakuan kombinasi musik gamelan gong kebyar dan cahaya LED untuk
mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produktivitas sawi pakcoy serta menentukan
perlakuan yang menghasilkan pertumbuhan dan produktivitas yang terbaik. Musik diberikan
selama 3 jam mulai pukul 09.00 - 12.00. Cahaya LED diberikan selama 20 jam mulai pukul 06.00
- 02.00. LED yang digunakan meliputi putih, merah-biru dan merah-putih-biru. Variabel yang
diamati meliputi tinggi tanaman, luas kanopi, tingkat kehijauan daun, panjang akar, berat basah
serta biomassa tajuk dan akar tanaman. Hasil analisa anova menunjukkan bahwa perlakuan
kombinasi musik gamelan gong kebyar dan cahaya LED putih berpengaruh negatif, sedangkan
kombinasi musik gamelan gong kebyar dan cahaya LED merah-biru, serta merah-putih-biru
berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan produktivitas sawi pakcoy. Perlakuan kombinasi
musik gamelan gong kebyar dan cahaya LED merah-biru menghasilkan nilai tertinggi pada tinggi tanaman (27.176 cm), luas kanopi (1457.59 cm2), kehijauan daun (160.03), panjang akar (23.6 cm), berat basah tajuk dan akar (91.68 g dan 5.26 g) serta biomassa tajuk dan akar (4.63 g dan 0.42 g). Dapat disimpulkan bahwa perlakuan kombinasi musik gamelan gong kebyar dan cahaya
LED merah-biru meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas sawi pakcoy.
Referensi
Armynah, B., Gareso, P. L., dan Syarifuddin, H. 2013. Pemanfaatan Kamera Digital untuk Menggambar Panjang Gelombang Spektrum Berbagai Jenis Lampu. Seminar Nasional Fisika. Universitas Hasanudin., 1–7.
Ferita, I., Akhir, N., Fauza, H., dan Syofyanti, E. 2009. Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan Bibit Gambir (Uncaria Gambir Roxb). Jerami, Vol. 2 (2) : 249–254.
Gautama, D. P. Y., Wijaya, I. M. A. S., dan Budisanjaya, I. P. G. 2018. Musik Gamelan Bali Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica Rafa L.). Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), Vol. 6 (2): 73–81.
Hasan, R., dan Fitriyani, L. 2011. Analisis Kandungan Klorofil pada Beberapa Jenis Tanaman Sawi di Sentra Perkebunan Sayuran Curup. Jurnal Biodiversitas, Vol. 17 (1) : 1–6.
Hendriyani, I. S., dan Setiari, N. 2009. Kandungan Klorofil dan Pertumbuhan Kacang Panjang (Vigna Sinensis) pada Tingkat Penyediaan Air yang Berbeda. J. Sains & Mat, Vol. 17 (3) : 145– 150.
Herpinawati, Dahlan, Z., dan Sarno. 2010. Tingkat Pertumbuhan dan Biomassa Bibit Rhizophora Apiculata di Perairan Delta Upang Banyuasin Sumatera Selatan. Maspari Journal, Vol. 1 (1) : 59–62.
Kobayashi, K., Amore, T., and Lazaro, M. 2013. Light-Emitting Diodes (LEDs) for Miniature Hydroponic Lettuce. Optics and Photonics Journal, Vol. 3 (1) : 74–77.
Lakitan, B. 2013. Dasar – Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Lin, K. H., Huang, M. Y., Huang, W. D., Hsu, M. H., Yang, Z. W., and Yang, C. M. 2013. The Effects of Red, Blue, and White Light Emitting Diodes on The Growth, Development, and Edible Quality of Hydroponically Grown Lettuce (Lactuca Sativa L. Var. Capitata). Journal Scientia Horticulturae, Vol. 150 : 86–91.
Morrow, R. C. 2008. Led Lighting In Horticulture. Hortscience, Vol. 43 (7) : 1947–1950.
Mulyadi, A., Mairani, P., dan Sunandar, A. 2005. Pengaruh Teknologi Pemupukan Bersama Gelombang Suara (Sonic Bloom) Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Semai Acacia Mangium Willd. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, Vol. 11 (1) : 67–75.
Nurunisa, D., Sasongko, A. B., dan Indrianto, A. 2018. Pengaruh Warna Cahaya Light-Emitting Diodes (LED) Intensitas Rendah dan Cekaman Dingin Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Anggrek Phalaenopsis Hibrida. Jurnal Biota, Vol. 4 (1) : 41–48.
Pertamawati. 2010. Pengaruh Fotosintesis Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) dalam Lingkungan Fotoautotrof Secara Invitro. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, Vol. 12 (1) : 31 – 37.
Poincelot, R.P. 1980. Horticulture : principles and practical applications. Prentice-Hall. London.
Prasetyo, J. 2014. Efek Paparan Bunyi dengan Variasi Jenis dan Pressure Level Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). Thesis S2 dipublikasikan. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Prasetyo, J., dan Lazuardi, I. B. 2017. Pemaparan Teknologi Sonic Bloom dengan Pemanfaatan Jenis Musik terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Selada Krop (Lactuca Sativa L). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, Vol. 5 (2) : 189–199.
Prasetyo, J., dan Wicaksono, D. 2019. Desain Alat Pemacu Pertumbuhan dan Produktivitas Sayuran Berbasis Sonic Bloom dan Cahaya Monokromatik. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, Vol. 1 (1) : 1–7.
Pratiwi, H. A. 2017. Pengaruh Warna Cahaya Lampu Led dan Unsur Hara Mo Terhadap Kandungan Antosianin Selada Merah (Lactuca Sativa Var. Crispa). Skripsi S1 dipublikasikan pada digital
repository Universitas Jember, Jember.
Resti, Pw, E. R., dan Rousdy, D. W. (2018). Efek Paparan Musik Klasik, Hard Rock dan Murottal Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Bayam Merah (Alternanthera Amoena Voss). Jurnal Protobiont, Vol. 7 (3) : 9–14.
Runkle, E. (2016). Red Light and Plant Growth. Michigan State University Extantion Floriculture Team.
Syafriyudin, dan Ledhe, N. T. 2015. Analisis Pertumbuhan Tanaman Krisan pada Variabel Warna Cahaya Lampu LED. Jurnal Teknologi, Vol. 8 (1) : 83–87.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/