Karakteristik Indeks Luas Daun Microgreen Lobak Menggunakan Pengolahan Citra
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p07Kata Kunci:
kerapatan benih, indeks luas daun, microgreen lobak, pengolahan citra, penyinaran indoorAbstrak
Indeks Luas Daun (ILD) merupakan parameter yang banyak digunakan dalam penentuan biomassa tanaman termasuk terhadap microgreen. Microgreen lobak merupakan salah satu jenis microgreen yang mengandung vitamin dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai ILD microgreen lobak dengan pengolahan citra serta menentukan karakteristik ILD microgreen lobak pada kombinasi perlakuan penyinaran indoor dan kerapatan benih. Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor digunakan untuk mengetahui pengaruh pe nyinaran indoor dan kerapatan benih terhadap karakteristik ILD. Penyinaran yang digunakan c ahaya alami, UV LED , dan LED Pink . Kerapatan benih yang digunakan 10 g/ tray, 12 g/ tray , dan 14 g/ tray. Penyinaran dilakukan pada hari ke - 2 dan pengambilan citra pada hari ke - 10 setelah semai. Korelas i P earson digunakan untuk mengetahui korelasi antara nilai ILD dengan biomassa. Karakteristik ILD ditentukan dengan akusisi citra menggunakan kamera dan pengolahan citra menggunakan bahasa pemrograman Python, library OpenC V, dan script editor Visual Studio Code. Hasil uji Two - Way ANOVA menunjukkan bahwa interaksi perlakuan penyinaran indoor dan kerapatan benih tidak berpengaruh nyata terhadap nilai ILD microgreen lobak (P>0,05). Perlakuan penyinaran indoor berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai ILD microgreen lobak. N ilai ILD tertinggi terdapat pada perlakuan penyinaran LED Pink (0,792 - 0,985) dengan karakteristik batang tebal , daun lebar yang menutupi hampir seluruh area tra y. ILD terendah terdapat pada perlakuan penyinaran UV LED (0,426 - 0,528) dengan karakteristik batang kecil , panjang, daun kurang lebar. Nilai ILD mempunyai korelasi positif dengan biomass a kering microgreen ( R 2 = 0.84 ) . Dapat disimpulkan bahwa penyinaran LED pink memberikan nilai ILD tertinggi. N ilai ILD mempunyai korelasi positif yang sangat kuat dengan biomass a kering microgreenReferensi
Ai, N. S., & Banyo, Y. (2011). Konsentrasi klorofil daun sebagai indikator kekurangan air pada tanaman. Jurnal Ilmiah Sains, 11(2), 166–173. https://doi.org/10.35799/jis.11.2.2011.202
Andrian, R., Agustiansyah, Junaidi, A., & Lestari, D. I. (2022). Aplikasi pengukuran luas daun tanaman menggunakan pengolahan citra digital berbasis Android. Jurnal Agrotropika, 21, 115–123.
Banaya, K. (2019). Microgreens: Sayuran mungil bernutrisi lebih. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/84901/Microgreens-Sayuran-Mungil%02Bernutrisi-Lebih/
Brazaitytė, A., Viršilė, A., Samuolienė, G., Vaštakaitė-Kairienė, V., Jankauskienė, J., Miliauskienė, J., Novičkovas, A., & Duchovskis, P. (2019). Response of mustard microgreens to different wavelengths and durations of UV-A LEDs. Frontiers in Plant Science, 10, 1–14. https://doi.org/10.3389/fpls.2019.01153
Gautama, D. P. Y., Wijaya, I. M. A. S., & Budisanjaya, I. P. G. (2018). Musik Gamelan Bali meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman sawi pakcoy (Brassica rapa L.). Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 6(2), 73–81. https://doi.org/10.24843/JBETA.2018.v06.i02.p03
Gioia, F. D., & State, P. (2022). Microgreens seed density calculator. https://extension.psu.edu/microgreens-seed-density-calculator
Gofar, N., Nur, T. P., Permatasari, S. D. I., & Sriwahyuni, N. (2022). Teknik budidaya microgreens. Bening Media Publishing.
Gusmayanti, E., & Sholahuddin. (2015). Luas daun spesifik dan indeks luas daun tanaman sagu di Desa Sungai Ambangah, Kalimantan Barat, 184–192.
Hazwani, N. (2021). Pengaruh lama paparan cahaya LED merah dan biru terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) pada sistem indoor [Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/32797
Hilmy, R. H., Susana, R., & Hadiatna, F. (2021). Rancang bangun Smart Grow Box hidroponik untuk pertumbuhan tanaman microgreen berbasis Internet of Things. Power Elektronik: Jurnal Orang Elektro, 10, 41–47.
Ifah, A. Al, Purnamasari, I., Wardani, Z. A., & Pamungkas, P. B. (2022). Efektivitas pupuk organik cair terhadap tanaman bayam (Amaranthus tricolor) pada budidaya microgreen. Agroteknika, 5(2), 98–106. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v5i2.144
Ikrarwati, Zulkarnaen, I., Fathonah, A., Nurmayulis, & Eris, F. R. (2020). Pengaruh jarak lampu LED dan jenis media tanam terhadap microgreen basil (Ocimum basilicum L.), 15–25. https://doi.org/10.25047/agropross.2020.7
Kemdikbud. (2020). Analisis korelasi Product Momen Pearson. https://spada.kemdikbud.go.id/course/view.php?id=3658
Mawarni, D. I., Indarto, Deendarlianto, & Yuana, K. A. (2023). Metode digital image processing untuk menentukan distribusi ukuran diameter gelembung udara pada microgelembung generator. Journal of Information System Management (JOISM), 4(2), 132–136. https://doi.org/10.24076/joism.2023v4i2.977
Mlinaric, S., Piškor, A., Melnjak, A., Mikuška, A., Gajdošik, M. Š., & Begović, L. (2023). Antioxidant capacity and shelf life of radish microgreens affected by growth light and cultivars. Horticulturae, 9(1), 76. https://doi.org/10.3390/horticulturae9010076
Mukaromah, S. L., Prasetyo, J., & Argo, B. D. (2019). Pengaruh pemaparan cahaya LED merah-biru dan Sonic Bloom terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman sawi sendok (Brassica rapa L.). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 7(2), 185–192. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2019.007.02.8
Mumtaz, A. W. F., Fitriyah, H., & Utaminingrum, F. (2022). Klasifikasi jumlah daun pada semai hidroponik menggunakan pengolahan citra dan jaringan syaraf tiruan berbasis Raspberry Pi. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 6(7), 3284–3290. http://j-ptiik.ub.ac.id
Muramoto, Y., Kimura, M., & Nouda, S. (2014). Development and future of ultraviolet light-emitting diodes: UV-LED will replace the UV lamp. Journal of Semiconductor Science and Technology, 29, 1–8. https://doi.org/10.1088/0268-1242/29/8/084004
Nuryadi, Astuti, T. D., Utami, E. S., & Budiantara, M. (2017). Dasar-dasar statistik penelitian. Sibuku Media.
Rusdiana, R. Y., Widuri, L. I., & Restanto, D. P. (2021). Pendugaan model luas daun tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan regresi kuantil. Jurnal Penelitian Pertanian, 25(1), 48–58. http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/105015
Safitri, W. R. (2014). Analisis korelasi dalam menentukan hubungan antara kejadian demam berdarah dengue dengan kepadatan penduduk di Kota Surabaya pada tahun 2012–2014. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(3). https://core.ac.uk/download/pdf/233837344.pdf
Salsabilla, Putrada, A. G., & Triawan, M. A. (2021). Analisis pertumbuhan leaf area pada tanaman aquaponic dengan webcam dan OpenCV. E-Proceeding of Engineering, 8(5), 10008–10017.
Song, K., Mohseni, M., & Taghipour, F. (2016). Application of ultraviolet light-emitting diodes (UV-LEDs) for water disinfection: A review. Water Research, 94, 341–349. https://doi.org/10.1016/j.watres.2016.03.003
Syafriyudin, & Ledhe, N. T. (2015). Analisis pertumbuhan tanaman krisan pada variabel warna cahaya lampu LED. Jurnal Teknologi, 8(1), 83–87. https://journal.akprind.ac.id/index.php/jurtek/article/view/1116
Zubairi, M. A., Sulastri, N. N., & Budisanjaya, I. P. G. (2023). Karakteristik parameter pertumbuhan microgreen lobak (Raphanus sativus) pada jenis media tanam dan penggunaan grow light. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 11(2), 366–374. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/93522
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/