Analisis Kebutuhan Traktor Tangan Dalam Pengolahan Tanah Sawah di Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p10Kata Kunci:
efisiensi lapang, luas lahan, olah tanah, subak, traktor tangan bajak singkal.Abstrak
Budidaya pertanian memerlukan pengelolaan yang optimal terhadap kebutuhan traktor pendek. Jumlah traktor tangan yang dibutuhkan tergantung pada luas lahan pertanian, dan tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk mengetahui kebutuhan traktor tangan dan merencanakan jum lah traktor tangan yang optimal sebagai rekomendasi. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif melalui metode survei dalam pencarian data primer yaitu. pengukuran lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan traktor lengan pendek adalah 0,6 86 m/s. Kapasitas efektif lahan sebesar 0,0366 ha/jam. Kapasitas lahan teoritis adalah 0,066 ha/jam. Traktor pegangan pendek mempunyai efisiensi lapangan sebesar 55,45%. Desa Bangbang membutuhkan 15 unit traktor tangan pendek untuk pengolahan hasil pertani anReferensi
Aisyah, S. (2019). Analisis kebutuhan dan pengelolaan traktor tangan pada kegiatan pengolahan tanah pertanian di Desa Sumber Kalong Kecamatan Kalisat. Jurnal Teknologi Pertanian USU, 25(6), 30–36.
Aldillah, R. (2016). Kinerja pemanfaatan mekanisasi pertanian dan implikasinya dalam upaya percepatan produksi pangan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(2), 163–171. https://doi.org/10.21082/fae.v34n2.2016.163-171
Amin, A., Iqbal, & Suhardi. (2015). Uji kinerja dan analisis ekonomi traktor tangan (YM 80) dengan bajak singkal (moldboard plow) pada lahan sawah di Desa Galesong Kabupaten Takalar. Jurnal AgriTechno, 8(2), 123–130. https://pharmateca.ru/ru/archive/article/31680
Arimbawa, P. D., & Widanta, A. B. P. (2017). Pengaruh luas lahan, teknologi, dan pelatihan terhadap pendapatan petani padi dengan produktivitas sebagai variabel intervening di Kecamatan Mengwi. Arimbawa, Dika Putu, 6, 1601–1627.
Artawan, G. B. A. B., Tika, I. W., & Sucipta, N. (2018). Pengolahan tanah menggunakan bajak singkal lebih sedikit memerlukan air irigasi daripada bajak rotary. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 7(1), 120–128. https://doi.org/10.24843/jbeta.2019.v07.i01.p01
Dewi, I. A. N. U., & Yuliarmi, N. N. (2017). Pengaruh modal, tenaga kerja, dan luas lahan terhadap jumlah produksi kopi Arabika Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. E-Jurnal EP UNUD, 6(6), 1127–1156.
Geso, F. O., Rantung, R., & Ludong, D. P. M. (2018). Efisiensi lapang alat tanam benih langsung (Tabela) padi sawah dengan menggunakan traktor tangan sebagai tenaga penarik. E-Jurnal Unsrat Cocos, 1(3), 1–5. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/cocos/article/view/20869
Kiki, S. (2007). Alat dan mesin pertanian tepat guna untuk tanaman padi dalam mendukung program peningkatan produksi beras nasional. Jurnal Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.
Lazuardi, B. C. (2017). Analisis usaha penyediaan traktor tangan di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember [Skripsi].
Murjana, I. K., Tika, I. W., & Aviantara, I. G. N. A. (2022). Efisiensi kinerja combine harvester pada pemanenan padi varietas unggul: Studi kasus di Desa Polongaan, Sulawesi Barat. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 10(2), 375–382.
Prabawa, S. (2011). Model simulasi kebutuhan traktor tangan (Simulation model of hand tractor requirement for soil tillage of paddy field). Jurnal Agritech, 31(2), 124–130.
Suprapto, A. (2018). Evaluasi kinerja mini combine harvester di lahan pasang surut. JTEP Jurnal Keteknikan Pertanian, 3(1), 10–27. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Tikawa, I. G. B., Tika, I. W., & Gunadnya, I. B. P. (2020). Analisis kebutuhan traktor berdasarkan ketersediaan air pada Subak di Kabupaten Tabanan. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Togatorop, B. (2017). Hubungan teknologi alsintan terhadap produktivitas padi sawah di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Universitas Jambi.
Yulia Murti, U., Daniel, & Iqbal. (2016). Uji kinerja dan analisis biaya traktor roda 4 model AT 6504 dengan bajak piring (disk plow) pada pengolahan tanah. Jurnal AgriTechno, 9(1), 63–69.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/