Perancangan Sistem Kontrol pH dan Turbidity Akuarium
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i01.p18%20Kata Kunci:
akuarium, arduino, pH, sistem kontrol, turbidityAbstrak
Sistem kontrol banyak diterapkan dalam berbagai bidang, salah satunya dalam budidaya ikan. Kualitas air dapat menurun dengan cepat karena terjadinya pengendapan sisa pakan, feses, dan buangan metabolisme pada ikan yang menyebabkan konsentrasi fosfat meningkat sehingga air menjadi keruh. Selain itu, perubahan pH yang besar dalam waktu singkat menimbulkan gangguan fisiologis bagi ikan. Kualitas air akuarium memegang peranan yang penting dalam pemeliharaan, sehingga diperlukan sistem yang dapat mengontrol dan memantau kualitas air pada budidaya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol pH dan turbidity akuarium serta mendapatkan kinerja hasil rancangan. Perancangan sistem yang dihasilkan pada penelitian ini meliputi penggunaan Arduino Uno ATmega328P sebagai mikrokontroler yang terhubung dengan sensor pH E-201 BNC sebagai pengukur pH, sensor turbidity SEN0189 sebagai pengukur kekeruhan, sensor ultrasonik sebagai pengukur ketinggian air, relay
sebagai pengendali pompa dan solenoid valve, serta LCD 16x2 sebagai pemantau. Sistem menggunakan setting point pH dan turbidity untuk ikan koi yang dimasukan secara manual melalui coding. Sistem yang dibangun menghasilkan prototipe akuarium dengan dimensi 40cmx25cmx28cm yang dilengkapi oleh sensor pH E-201 BNC dengan error pada larutan asam, basa, dan netral sebesar 0,35%, 0,72%, dan 0,49% serta akurasi sebesar 99,65%, 99,28%, dan 99,51%, sensor turbidity yang sudah dikalibrasi dengan TDS meter, serta sensor ultrasonik HC-SR04 dengan error sebesar 0,53% dan akurasi sebesar 99,47%. Sistem berhasil membaca, menampilkan data, dan memberikan output dengan response time pada sistem pengurasan dan pengisian sebesar 6,3s dan 0,14s. Sistem dapat bekerja dengan baik dimana sistem dapat memantau dan mengontrol pH dan turbidity dalam akuarium.
Referensi
Bareta, B. P. C., Harijanto, A., & Maryani, M. 2021. Rancang Bangun Alat Ukur Sistem Monitoring pH, Temperatur, dan Kelembapan Akuarium Ikan Hias Berbasis Arduino Uno. Jurnal Pembelajaran Fisika, 10(1), 1. https://doi.org/10.19184/jpf.v10i1.21900
Caballero, D. C. 10 Maret 2017. How to use a pH sensor with Arduino. https://scidle.com/how-to- use-a-ph-sensor-with-arduino/, diakses 11 Juli 2022
Deriyanti, A. 2016. Hubungan Kualitas Air Dengan Prevalensi Myxobolus Pada Ikan Koi (Cyprinus carpio) di Sentra Budidaya Ikan Koi Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Universitas Airlangga.
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Perbenihan. 2006. Petunjuk Teknis Balai Benih Ikan Sentral (BBIS), Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), Balai Benih Udang (BBU), Balai Benih Udang Galah (BBUG) dan Balai Benih Ikan
Pantai (BBIP).
Direktorat Pengolahan dan Bina Mutu. 2019. Produk Perikanan Nonpangan.
Ebeling, J. M., Welsh, C. F., & Rishel, K. L. 2006. Performance Evaluation of an Inclined Belt Filter Using Coagulation/Flocculation Aids for the Removal of Suspended Solidsand Phosphorus from Microscreen Backwash
Effluent. Aquaculture Engineering, 61–77. Ferry. 2019. Response Time Testing. https://sis.binus.ac.id/2019/05/13/response- time-testing/, diakses 16 Juli 2022
Indriani, A., Witanto, Y., Supriyadi, & Hendra. 2017. Sistem Kontrol Kekeruhan dan Temperatur Air Laut Menggunakan Microcontroller Arduino Mega. Jurnal Teknik Mesin, 6(3). https://doi.org/10.22441/jtm.v6i3.1830
Marian, P. 2022. HC-SR04 Datasheet. https://www.electroschematics.com/hc-sr04- datasheet/, diakses 22 Juni 2022
Novitasari, A. T. 2017. Rancang Bangun Alat Penggantian Air dan Pemberian Pakan Secara Otomatis pada Akuarium Ikan Hias Berbasis Mikrokontroler. Universitas Negeri Semarang.
Papilon, U. M., & Efendi, M. 2017. Ikan Koi. Penebar Swadaya. https://www.google.co.id/books/edition/IKAN
_KOI/Iy0-DwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0
Payara, M. F., Martanto, Harini, B. W., Merucahyo, P. Y., & Priantoro, T. 2014. Rancang Bangun Sistem Kendali Kualitas Air pada Model Kolam Ikan.
Pramana, R. 2018. Perancangan Sistem Kontrol dan Monitoring Kualitas Air dan Suhu Air Pada Kolam Budidaya Ikan. Jurnal Sustainable:Jurnal Hasil Penelitian Dan Industri Terapan, 7(1), 13–23. https://doi.org/10.31629/sustainable.v7i1.435
Pratama, D. A. 2018. Pengairan dan Pemberian Pakan Otomatis pada Akuarium Berbasis Arduino. In Skripsi Institut Teknologi Nasional Malang. Institut Teknologi Nasional Malang.
Putrawan, I. G. H., Rahardjo, P., & Agung, I. G. A. P. R. 2020. Sistem Monitoring Tingkat Kekeruhan Air dan Pemberi Pakan Otomatis pada Kolam Budidaya Ikan Koi Berbasis NodeMCU. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, 19(1).
https://doi.org/https://doi.org/10.24843/MITE.2 020.v19i01.P01
Rahman, A. 2008. Kajian Kandungan Phospat dan Nitrat Pengaruhnya terhadap Kelimpahan Jenis Plankton di Perairan Muara Sungai Kelayan. Kalimantan Scientiae, 32–44.
Saputra, G. A. 2020. Analisis Cara Kerja Sensor Ph-E4502c Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno Untuk Merancang Alat Pengendalian Ph Air Pada Tambak. December, 1–45. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.32110.84809
Toni, N., & Widiasari, I. R. 2021. Perancangan Sistem Kontrol Kekeruhan Air Berbasis Website Internet of Things. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 8(3), 1515–1528. https://doi.org/https://doi.org/10.35957/jatisi.v8
i3.1102
Wadu, R. A., Ada, Y. S. B., & Panggalo, I. U. 2017. Rancang Bangun Sistem Sirkulasi Air Pada Akuarium/Bak Ikan Air Tawar Berdasarkan Kekeruhan Air Secara Otomatis. Jurnal Ilmiah FLASH, 3(1), 1–10. http://www.jurnal.pnk.ac.id/index.php/flash/art icle/view/131
Yudaningtyas, E. 2017. Belajar Sistem Kontrol: Soal dan Pembahasan. Universitas Brawijaya Press. https://www.google.co.id/books/edition/Belajar _Sistem_Kontrol/UjZTDwAAQBAJ?hl=id&gb pv=0
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/