Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2023-09-30. Baca versi terbaru.

Efisiensi Kinerja Traktor dengan Bajak Rotari untuk Pengolahan Tanah Tahap Pertama pada Subak Di Kabupaten Tabanan

Penulis

  • Fiqri Muhamad Hakim Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Wayan Tika Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Pande Ketut Diah Kencana Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p14

Kata Kunci:

efisiensi kinerja, traktor rotari, subak

Abstrak

Efisiensi kinerja merupakan perbandingan antara kapasitas kerja aktual dengan kapasitas kerja teoritis
yang dinyatakan dalam persen (%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi kinerja
traktor rotari untuk pengolahan tanah tahap pertama pada subak di Kabupaten Tabanan dan menjadi
data acuan untuk penelitian selanjutnya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif
dimana pengambilan data dilakukan melalui survei, wawancara dan pengukuran langsung dilapangan
yang disajikan secara deskriptif. Spesifikasi traktor rotari yang digunakan adalah traktor rotari dengan
daya 10,5 pk dan beberapa batasan yang diterapkan seperti kondisi traktor dianggap serupa, kemampuan
operator dianggap serupa, kemiringan lahan dianggap seragam, air untuk pengolahan tanah cukup dan
hanya pengolahan tanah tahap pertama. Parameter yang diuji pada penelitian ini adalah kapasitas kerja
aktual, kapasitas kerja teoritis, dan efisiensi kinerja traktor rotari. Hasil penelitian menunjukkan
kapasitas kerja aktual sebesar 0,089 ha/jam, kapasitas kerja teoritis sebesar 0,155 ha/jam, dan efisiensi
kinerja sebesar 57,091%.

Referensi

Aisyah, S. (2015). Analisis Kebutuhan dan

Pengelolaan Taktor Tangan pada Kegiatan

Pengolahan Tanah Pertanian di Desa Sumber

Kalong Kecamatan Kalisat. Digital Repository

Universitas Jember, 1–43.

Badan Pusat Statistik. (2019). Kabupaten Tabanan

Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statisktik Kabupaten Tabanan, 0215–5842, 1–279.

Bokings, D. L., Sunarta, I. N., & Narka, I. W. (2013).

Karakteristik Terasering Lahan Sawah dan

Pengelolaannya di Subak Jatiluwih Kecamatan

Penebel Kabupaten Tabanan. E-Jurnal

Agroekoteknologi Tropika, 2(3), 175–183.

http://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT

Cebro, I. S., Mandang, T., Hermawan, W., & Desrial,

D. (2018). Kinerja Roda Besi Bersirip Multi

Angle untuk Lahan Sawah Terasering. Jurnal

Keteknikan

Pertanian,

6(2),

195–202.

https://doi.org/10.19028/jtep.06.2.195-202

Dewi, I., Langai, B. F., & Supriyono, B. U. (2021).

Kapasitas Kerja dan Efisiensi Hand Traktor

untuk Pengolahan Tanah di Lahan Rawa

Pasang Surut Tipe D dan Lahan Rawa Lebak

Dangkal di Kalimantan Selatan (Vol. 6).

Hamzah, H., Kunu, P. J., & Rumakat, A. (2012).

Respons Pertumbuhan dan Produksi Ketimun

Terhadap Sistem Pengolahan Tanah dan Jarak

Tanam. Agrologia, 1(2), 106–112.

Karimah, N., Sugandi, W. K., Thoriq, A., & Yusuf,

A. (2020). Analisis Efisiensi Kinerja pada

Aktivitas Pengolahan Tanah Sawah secara

Manual dan Mekanis. Jurnal Keteknikan

Pertanian Tropis Dan Biosistem, 8(1), 1–13.

https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2020.008.01

.01

Mardinata, Z., & Zulkifli. (2014). Analisis Kapasitas

Kerja dan Kebutuhan Bahan Bakar Traktor

Tangan Berdasarkan Variasi Pola Pengolahan

Tanah, Kedalaman Pembajakan dan Kecepatan

Kerja. In Jl. Kaharudin Nasution Km (Vol. 34,

Issue 3).

Pradyasuari, N. L. A., Wijaya, I. M. A. S., & Pudja,

I. A. R. P. (2020). Tingkat Kepuasan Petani

Sayuran dalam Penggunaan Hand Tractor di

Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali.

Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian),

8(2), 364–372.

Siswanto, E., & Pramuhadi, G. (2015). Modul Diklat

PKB Guru Alat Mesin Pertanian Pengolahan

Lahan Grade 5. Kementrian Pendidikan Dan

Kebudayaan Republik Indonesia, 1–149.

Tikawa, I. G. B., Tika, I. W., & Gunadnya, I. B. P.

(2020).

Analisis

Kebutuhan

Traktor

Berdasarkan Ketersediaan Air pada Subak di

Kabupaten Tabanan. Jurnal Beta (Biosistem

Dan Teknik Pertanian), 8(2), 329–337.

https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta

Widata, S. (2015). Uji Kapasitas Kerja dan Efisiensi

Hand Traktor untuk Pengolahan Tanah Lahan

Kering. AgroUPY, 6(2), 64–70.

Windia, W., Pusposutardjo, S., Sutawan, N., Sudira,

P., Sigit, D., & Arif, S. (2016). SISTEM

IRIGASI SUBAK DENGAN LANDASAN

TRI HITA KARANA (THK) SEBAGAI

TEKNOLOGI

SEPADAN

DALAM

PERTANIAN BERIRIGASI. Program

Pacsasarjana UGM, 3(2), 2–15.

Yunus, L., Marsuki Iswandi, R., & Hasan, I. (2016).

Optimalisasi

Kebutuhan Traktor untuk

Pengolahan Tanah Sawah di Kecamatan

Wundulako Kabupaten Kolaka. Universitas

Halu Oleo, 2(1), 16–31.

Zulkarnaen, R. D., Sunarta, I. N., & Trigunasih, N.

M. (2019). Pemetaan Kondisi Sifat Fisik Tanah

di Subak Jatiluwih Kecamatan Penebel

Kabupaten Tabanan. Jurnal Agroekoteknologi

Tropika, 8(3), 321–331.

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-30

Versi

Cara Mengutip

Hakim, F. M., Tika, I. W., & Kencana, P. K. D. (2023). Efisiensi Kinerja Traktor dengan Bajak Rotari untuk Pengolahan Tanah Tahap Pertama pada Subak Di Kabupaten Tabanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 364–369. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p14

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>