Analisis Pengembangan Bisnis Usaha Minuman Kopi (Studi Kasus Greenhouse Coffee and Meal, Denpasar)
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2018.v06.i01.p02Kata Kunci:
KOPI, bisnis minumam kopi, kelayakan finansial, SWOTAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kelayakan bisnis atau kelayakan finansial dan untuk mengetahu Strengths, Weakness, Opportunities, Threaths (SWOT) pada suatu usaha minuman kopi. Analisis kelayakan usaha atau kelayakan finansial menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan perhitungan NPV, IRR, dan BEP dan untuk analisis Strengths, Weakness, Opportunities, Threaths (SWOT) menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Bisnis minuman kopi secara keseluruhan sangat menguntung kan dengan keuntungan bersih Rp. 28.600. 950 /tahun dan layak dikembangkan. Hal ini didasarkan p ada analisis kelayakan usaha atau kelayakan fi nansial yaitu NPV Rp. 22.280.872 . Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikkan biaya operasional sebesar 15% dan penurunan pendapatan 10% tidak mempengaruhi kelayakan proyek atau sebuah usaha. Berdasarkan hasil penelitian terhadap bisnis minuman kopi sangat layak untuk dikembangkan.Referensi
Balamuralikrishna, R., & Dugger, J. C. (1995). SWOT analysis: A management tool for initiating new programs in vocational schools. Journal of Career and Technical Education, 12(1).
Dyson, R. G. (2004). Strategic development and SWOT analysis at the University of Warwick. European Journal of Operational Research, 152(3), 631–640.
Elwahab, S. M. A., & Rashid, I. A. S. (2013). Using ethanol, cinnamon oil vapors and waxing as natural safe alternatives for control postharvest decay, maintain quality and extend marketing life of mandarin. Journal of Agricultural and Biological Science, 9(1), 27–39.
Haposan, S., Daulay, S. B., & Rindang, A. (2014). Design of flat burr type coffee bean grinder mill. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 2(1), 114–119.
Herman, F. A., & Las, I. (2009). Analisis finansial dan keuntungan yang hilang dari pengurangan emisi karbon dioksida pada perkebunan kelapa sawit. Jurnal Litbang Pertanian, 28(4), 127–133.
Ikhsan, S., Aid, A., & S. P. J. S. E. Pertanian. (2011). Analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan komoditas karet di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Jurnal Agribisnis Pedesaan, 1(3), 166–177.
Lee, S. F., & Ko, A. S. O. (2000). Building balanced scorecard with SWOT analysis and implementing Sun Tzu’s The Art of Business Management Strategies on QFD methodology. Managerial Auditing Journal, 15(1–2), 68–76.
Maharijaya, A., & Harti, H. (2015). Analisis kelayakan usaha penyimpanan bawang merah menggunakan gudang berpendingin.
Maulana, M. (2013). Analisis kelayakan finansial dan dampak ekonomi usaha jati unggul nusantara (Studi kasus unit usaha bagi hasil Koperasi Perumahan Wanabakti Nusantara Kabupaten Bogor, Jawa Barat).
Ngamel, A. K. (2012). Analisis finansial usaha budidaya rumput laut dan nilai tambah tepung karaginan di Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Sains Terapan, 2(1), 68–83.
Pahlevi, R., Zakaria, W. A., & Kalsum, U. (2014). Analisis kelayakan usaha agroindustri kopi luwak di Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 2(1), 48–55.
Pemaron, S., Ardyana, I. B. G., Satriawan, I. K., & Yoga, I. S. (2015). Rencana bisnis pengembangan usaha pengolahan kopi arabika (Coffea arabica) di Subak Abian Ulian Murni, Kintamani–Bangli. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 3(3), 61–71.
Punia Atmaja, I. K., Satriawan, I. K., & Arnata, I. W. (2015). Rencana bisnis pengembangan usaha pengolahan mete (Anacardium occidentale L.) di Subak Abian Dharma Santi, Desa Datah–Karangasem. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 3(3), 31–40.
Puspitasari, R. (2009). Analisis kelayakan usaha jati unggul nusantara dengan pola bagi hasil (Studi kasus unit usaha bagi hasil Koperasi Perumahan Wanabakti Nusantara).
Putong, I. (2003). Teknik pemanfaatan analisis SWOT tanpa skala industri (A-SWOT-TSI). Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2.
Saida, H. R., Purnomo, B. H., & Ruriani, E. (2014). Analisis kelayakan finansial produk kopi herbal instan terproduksi oleh UD Sari Alam.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/