Rancang Bangun Sistem Pemantau Dan Pengendali Iklim Mikro Greenhouse Berbasis Android
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2022.v10.i01.p05Kata Kunci:
greenhouse, iklim mikro, pemantau dan pengendali otomatis, android, blynkAbstrak
Iptek pada bidang otomatisasi kini semakin intensif diaplikasikan pada sistem pertanian greenhouse, yaitu pemantauan dan pengendalian iklim mikro menggunakan sensor. Hal ini penting agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Iklim mikro yang dipantau dan dikendalikan pada penelitian ini adalah suhu, kelembaban udara, dan intensitas cahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem pemantau dan pengendali suhu, kelembaban udara, dan intensitas cahaya pada greenhousesecara otomatis melalui perangkat android yang dihubungkan dengan jaringan internet. Rancang bangun sistem otomatisasi yang dihasilkan pada penelitian ini meliputi penggunaan Arduino Mega 2560 sebagai mikrokontroler yang terhubung dengan sensor DHT22 dan sensor BH1750 yang digunakan untuk mengukur dan mendeteksi perubahan iklim mikro secara otomatis, ESP8266 sebagai penghubung jaringan internet antara arduino dan android, serta relay untuk mengendalikan fan exhaust, LED grow light, dan pompa mistingsebagai alat kendaliyang terpasang diprototipe greenhouse, serta Blynk sebagai aplikasi yang digunakan oleh pengguna. Pada sistem ini dilengkapi input setting point sehingga pengguna bisa mengatur masing-masing iklim mikro sesuai dengan kebutuhan tanaman dan mengendalikan alat kendali secara otomatis.Sistemyang dibangun berhasil mengukur dan mendeteksiiklim mikro pada prototipe greenhousedengan ukuran tinggi 80 cm, panjang 40 cm, dan lebar 40 cm menggunakan sensor DHT22 dengan kesalahan sebesar 2,2% untuk pengukuran suhu, 3,86% untuk pengukuran kelembaban udara, serta sensor BH1750 yang sudah dikalibrasi dengan kesalahan sebesar 3,7% untuk pengukuran intensitas cahaya. Sistem dapat bekerja dengan baik dimana kondisi iklim mikro dapat dipantau dan dikendalikansecara otomatis pada aplikasiblynk.
Referensi
Adriantantri, E., & Irawan, J. (2018). Implementasi IoT pada remote monitoring dan controlling greenhouse. Jurnal MNEMONIC, 1(1), 56–60.
Bhosure, A., Bhosure, M., & Sharma, R. (2016). Web-based greenhouse environment monitoring and controlling system using Arduino platform. International Journal of Scientific Engineering and Applied Science (IJSEAS), 2(2), 450–454.
Budisanjaya, I. P. G., & Sucipta, I. N. (2018). Rancang bangun pengendali suhu, kelembaban udara, dan cahaya dalam greenhouse berbasis Arduino dan Android. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 3(2), 325–337.
Doherty, K., & Cross, B. (2016). Greenhouse monitoring and automation. University of Manitoba.
Hashim, N. M. Z., Mazlan, S. R., Abd Aziz, M. Z. A., Salleh, A., Ja’Afar, A. S., & Mohamad, N. R. (2015). Agriculture monitoring system: A study. Jurnal Teknologi (Sciences & Engineering), 77(1), 53–59.
Khaldun, A., Arif, I., & Abbas, F. (2015). Design and implementation a smart greenhouse. International Journal of Computer Science and Mobile Computing, 4(8), 335–347.
Kouhia, E. (2016). Development of an Arduino-based embedded system. Centria University of Applied Sciences.
Lichtenberg, E., Majsztrik, J., & Saavoss, M. (2013). Profitability of sensor-based irrigation in greenhouse and nursery crops. HortTechnology, 23(6), 770–774.
Mechalikh, C. E., & Bouafia, R. (2017). IoT based system for greenhouses remote monitoring and climate control. Kasdi Merbah University.
Nuvvula, J., Adiraju, S., Mubin, S., Bano, S., & Valisetty, V. R. (2017). Environmental smart agriculture monitoring system. International Journal of Pure and Applied Mathematics, 115(6), 313–320.
Pamungkas, M., Hafiddudin, H., & Rohmah, Y. S. (2015). Perancangan dan realisasi alat pengukur intensitas cahaya. ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik Elektronika, 3(2), 120.
Puspasari, F., Satya, T. P., Oktiawati, U. Y., Fahrurrozi, I., & Prisyanti, H. (2020). Analisis akurasi sistem sensor DHT22 berbasis Arduino terhadap thermohygrometer standar. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 16(1), 40.
Saha, T., Jewel, M. K. H., Mostakim, M. N., Bhuiyan, N. H., Ali, M. S., Rahman, M. K., Ghosh, H. K., & Hossain, M. K. (2017). Construction and development of an automated greenhouse system using Arduino Uno. International Journal of Information Engineering and Electronic Business, 9(3), 1–8.
Seto, A., Arifin, Z., & Maharani, S. (2015). Rancang bangun sistem pengendali suhu dan kelembaban pada miniatur greenhouse menggunakan mikrokontroler Atmega 8. Prosiding Seminar Tugas Akhir FMIPA UNMUL 2015.
Shirsath, P. D., Kamble, P., Mane, R., Kolap, A., & More, P. R. S. (2017). IoT based smart greenhouse automation using Arduino. International Journal of Innovative Research in Computer Science & Technology, 5(2), 234–238.
Telaumbanua, M., Purwantana, B., & Sutiarso, L. (2014). Rancang bangun aktuator pengendali iklim mikro di dalam greenhouse untuk pertumbuhan tanaman sawi (Brassica rapa var. parachinensis L.). Agritech: Jurnal Fakultas Teknologi Pertanian UGM, 34(2), 213–222.
Wali, V., Dalvi, Y., Subhash, V., Sharma, H., & Nair, V. (2017). Automated greenhouse. Imperial Journal of Interdisciplinary Research, 2(3), 1216–1219.
Wicaksana, N., Hadary, F., & Hartoyo, A. (2018). Rancang bangun sistem monitoring smart greenhouse berbasis Android dengan aplikasi sensor suhu, kelembaban udara, dan tanah untuk budidaya jamur merang. Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura, 2(1).
Wiguna, I. K. W., Wijaya, I. M. A. S., & Nada, I. M. (2015). Pertumbuhan tanaman krisan (Chrysanthemum) dengan berbagai penambahan warna cahaya lampu LED selama 30 hari pada fase vegetatif. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 3(2), 1–11.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/