Analisis Efisiensi Penggunaan Air Irigasi Pada Subak Agung Yeh Sungi

Penulis

  • I Putu Sukertayasa Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Wayan Tika Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Made Anom Sutrisna Wijaya Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p06

Kata Kunci:

Subak Agung Yeh Sungi, Subak Gede, Efisiensi Penggunaan,

Abstrak

Subak Agung Yeh Sungi merupakan kumpulan dari semua Subak Gede yang memanfaatkan aliran air Tukad Yeh Sungi untuk keperluan irigasi dari hulu sampai hilir. Titik hulu dari Tukad Yeh Sungi ini berada di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti dan untuk daerah hilirnya berada di wilayah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Luas Subak Agung Yeh Sungi ini yaitu 3.661 ha dan terdiri dari sembilan Subak Gede yaitu Subak Gede Bunyuh, Cangi, Tinjak Menjangan, Tungkub, Pama Palian, Mundeh, Baru Kedokan, Gadon I, dan Gadon II. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah : mengetahui efisiensi penggunaan air irigasi pada Subak Agung Yeh Sungi dan merancang pendistribusian air irigasi pada Subak Agung Yeh Sungi agar memenuhi konsep proporsional. Dari analisis efisiensi penggunaan yang dilakukan dapat diketahui efisiensi penggunaan air irigasi pada Subak Agung Yeh Sungi di hulu yaitu 73,80%, tengah 84,15% dan di hilir 94,21%. Rata-rata efisiensi penggunaan pada masing-masing daerah irigasi sebesar 84.05%.

Referensi

Anonim. (1986). Standar perencanaan irigasi. Jakarta.

Anonim. (2009). Status lingkungan hidup daerah Provinsi Bali. Denpasar.

Hirijanto, Subandiyah, A., Hargono, E., & Hidayat, I. (2013). Metode global plantation sistem untuk antisipasi dampak perubahan iklim (Kajian Daerah Irigasi Molek Kabupaten Malang) (220a). Universitas Sebelas Maret.

Notoatmodjo, B. (1991). Operasi dan pengelolaan irigasi yang efisien. LP3ES, Jakarta.

Pasandaran, E. (1991). Irigasi di Indonesia: Strategi dan pengembangan. LP3ES, Jakarta.

Priyonugroho, A. (2014). Analisis kebutuhan air irigasi (Studi kasus pada Daerah Irigasi Sungai Air Keban Kabupaten Empat Lawang). Universitas Sriwijaya, 2(3).

Saragih, H. W. (2009). Efisiensi penyaluran air irigasi di Kawasan Sungai Ular Daerah Irigasi Bendang Kabupaten Serdang Bedagai. Universitas Sumatra Utara.

Sosrodarsono, S., & Takeda, K. (2003). Hidrologi untuk pengairan. Pradnya Paramita, Jakarta.

Suhardjono. (1994). Kebutuhan air tanaman. Institut Teknologi Nasional, Malang.

Van de Goor, Zijlstra. (1986). Irrigation requirements for double cropping of lowland rice in Malaya. ILRI.

Windia, W., Palgoenadi, B., & Merta, M. (2012). Peranan keteknikan pertanian dalam membangun industri pertanian berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Universitas Udayana, Denpasar.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-03

Cara Mengutip

Sukertayasa, I. P., Tika, I. W., & Wijaya, I. M. A. S. (2026). Analisis Efisiensi Penggunaan Air Irigasi Pada Subak Agung Yeh Sungi. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 5(1), 45–50. https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p06

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>