Studi Kasus Tentang Pengolahan Tanah Dengan Bajak Singkal Dan Rotary Terhadap Sifat Fisik Tanah Pada Budidaya Tanaman Padi Sawah

Penulis

  • Ade Purbayuda Manik Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Wayan Tika Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Apriadi Aviantara purbayudha62@yahoo.com

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p08

Kata Kunci:

Sifat Fisik Tanah, Bajak Singkal, Bajak Rotary, Produktivitas Padi

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan beberapa sifat fisik tanah yang diolah dengan bajak yang berbeda. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi: tekstur, porositas tanah, berat jenis, berat volume, dan produktivitas. Luas masing-masing demplot adalah 20-40 are. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan bajak singkal dan bajak rotary pada tekstur memiliki kelas tekstur yang sama yaitu lempung liat berdebu. Perlakuan menggunakan bajak singkal memiliki nilai porositas tanah lebih tinggi dari bajak rotary pada setiap fasenya, perlakuan menggunakan bajak rotary memiliki berat jenis lebih tinggi dari bajak singkal pada setiap fasenya Untuk berat volume pada perlakuan bajak singkal memiliki nilai lebih tinggi dari bajak rotary pada setiap fasenya, Untuk produktivitas pada perlakuan bajak singkal memiliki hasil yang lebih tinggi dari bajak rotary yaitu pada beras merah 6,9 ton/ha, padi cigeulis 7,8 ton/ha,dan 8,8 ton/ha untuk padi ketan sedangkan untuk perlakuan bajak rotary pada beras merah 6,6 ton/ha, cigeulis 6 ton/ha,dan ketan 6,8 ton/ha.

Referensi

Badan Pengawas Obat Dan Makanan. 2007. Serial Tanaman Obat “Pegagan”. Jakarta.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan. 2014. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional. Ditetapkan Oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Pada Tanggal 22 Juli 2014. Jakarta.

Dewi, I.A.A.P.T. 2015. Penentuan Umur Simpan Bumbu Rujak Dalam Kemasan Botol Plastik Menggunakan Metode Arrhenius. Skripsi. Teknologi Pertanian. Universitas Udayana. Bali.

Direktorat Obat Asli Indonesia. 2010. Serial Data Ilmiah Terkini Tumbuhan Obat Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban. Penerbit Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia .

Haryati, Teti E, Feronika H dan Kgs Ahmadi. 2015. Pendugaan Umur Simpan Tape Ketan Hitam Mojokerto. Jurnal Pangan Dan Agroindustri Volume 3 Nomor 1 p 156-165.

Kusnandar, F. 2010. Pendugaan Umur Simpan Metode ASLT. Studi Ilmu Dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Satyahadi, A. 2012. Gelas, Jenis Kemasan Yang Mudah Pecah Tapi Aman.

Susiwi, S. 2009. Penentuan Kadaluawarsa Produk Pangan, Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-03

Cara Mengutip

Manik, A. P., Tika, I. W., & Aviantara, I. G. N. A. (2026). Studi Kasus Tentang Pengolahan Tanah Dengan Bajak Singkal Dan Rotary Terhadap Sifat Fisik Tanah Pada Budidaya Tanaman Padi Sawah. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 5(1), 61–67. https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p08

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>