Pengaruh Variasi Ukuran Partikel dan Persentase Perekat terhadap Karakteristik Briket Kulit Kopi Robusta (Coffea canephora)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i02.p16Kata Kunci:
Briket, Karakteristik, Kulit Kopi, kopi RobustaAbstrak
Kulit kopi adalah bahan bak u yang sangat potensial apabila dimanfaatkan dalam bentuk bahan bakar padat. Kulit kopi tergolong dalam limbah suatu pertanian dan dilakukan pengolahannya dijadikan bahan bakar padat buatan dipergunakan untuk menggantikan sumber energ i alternatif yang diny atakan sebagai briket biorang . Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan pengaruh variasi ukuran partikel bahan baku serta persentase yang merekatkan dengan baik kepada karakteristik briket yang diciptakan , s erta mendapatkan perlakuan yang menghasilkan brike t dengan karakteristik yang paling baik menurut SNI. Rancangan uji coba dalam riset ini memakai RAK faktorial melalui 2 faktor yang terdiri dari ukuran partikel sejumlah 3 level (S1: 30 mesh, S2: 40 mesh, S 3: 60 mesh) dan faktor ke dua adalah persentase pe rekat yang sejumlah 3 level (L1:30%, L2:35%, L3: 40%). Gabungan perancangan uji coba riset melalui 2 kali pengulanhan mendapat 18 unit uji coba. Parameter yang dilakukan pengamatannya dalam riset ini yakni kandungan air, kadar abu, kuat penekanan, kerapata n massa, volatile matter, karbon yang diikat serta kecepatan dalam pembakarannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi antara ukuran partikel dan persentase perekat briket kulit kopi memberi kontribusi yang signifikan kepada parameter mutu briket ya ng diciptakan. Perlakuan briket de ngan ukuran partikel 60 mesh dan persentase perekat 40% (S3L3) dinyatakan perlakuan yang menciptakan briket melalui mutu terbaik. Kriteria melalui briket hasil perlakuan S3L3 ini yakni mempunyai kadar air senilai 4,43%bb, kadar abu senilai 4,69%, nilai kuat tekan sebesar 202,81 kgf/cm 2 , kerapatan massa senilai 0,64 g/cm 3 , volatile matter sebesar 53,68%, nilai karbon yang diikat senilai 51,01 %, dan laju pembakaran sebesar 0,032 gr/menit .Referensi
Arni, Labania, H. MD., & Nismayanti, A.2014. Studi Uji Karakteristik Fisis Briket Bioarang sebagai Sumber Energi Alternatif. Online Jurnal of Natural Science, 3(3).
Badan Pusat Statistik. 2019.Stastistik Kopi Indonesia 2018. Jakarta: Dewan Pers.
Badan Pusat Statistik. 2021. Statistik Kopi Indonesia. 2020. Jakarta: Dewan Pers.
Budiawan, L., Susilo, B., & Yusuf, H.2014. Pembuatan Dan Karakterisasi Briket Bioarang Dengan Variasi Komposisi Kulit Kopi. Jurnal Bioproses Komoditas Tropis, 2(2).
Direktorat Perkebunan (Directorate General of Estate crop). 2020. Statistik Perkebunan Indonesia (Tree crop estate statistics of Indonesia). Directorate General of Estate Crop, 5504006.
Eka Putri, R., & Andasuryani, A. 2017.Studi Mutu Briket Arang DenganBahan Baku Limbah Biomassa.Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 21(2).
Hendra, D. 2011. Pemanfaatan Enceng Gondok (Eichornia crassipes) Untuk Bahan Baku Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif.Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 29(2).
Hendra, D., & Winarni, I. 2003. Sifat Fisis dan Kimia Briket Arang Campuran Limbah Kayu 0,000,100,200,300,400,500,600,70S1L1S1L2S1L3S2L1S2L2S2L3S3L1S3L2S3L3Perlakuan Terbaik Perlakuan
350Gergajian Dan Sabetan Kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 21(3), 211–226.
Maryono, Sudding, & Rahmawati. 2013. Pembuatan dan Analisis Mutu Briket Arang Tempurung Kelapa Ditinjau dari Kadar Kanji. Jurnal Chemica, 14(1).
Muhammad, D. R. A., Parnanto, N. H. R., & Widadie, F. 2018. Kajian Peningkatan Mutu Briket Arang Tempurung Kelapa Dengan Alat Pengering Tipe RAK Berbahan Bakar Biomassa. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian,6(1).
Nodali, N. 2009. Uji Komposisi Bahan Pembuat Briket Bioarang Tempurung Kelapa Dan Serbuk Kayu Terhadap Mutu Yang Dihasilkan. Universitas Sumatera Utara, 100.
Priyanto, A., Hantarum, H., & Sudarno, S. 2018. Pengaruh Variasi Ukuran Partikel Briket Terhadap Kerapatan, Kadar Air dan Laju Pembakaran Pada Briket Kayu Sengon. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan, 0(0), 541–546.
Putra, H. P., Mokodompit, M., & Kuntari, A. P. 2013.Studi Karakteristik Briket Berbahan Dasar Limbah Bambu Dengan Menggunakan Perekat Nasi. Jurnal Teknoogi, 6(2).
Ritzada, I. P. D. P., Yulianti, N. L., & Gunadnya, I. B. P. 2021. Karakteristik Briket Biomassa dengan Variasi Geometri dan Jenis Bahan Baku yang Berbeda. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2).
Smith, H., & Idrus, S. 2017. Pengaruh Penggunaan Perekat Sagu dan Tapioka Terhadap Karakteristik Briket Dari Biomassa Limbah Penyulingan Minyak Kayu Putih Di Maluku. Majalah Biam, 13(2).
Sudiro, & Suroto, S. 2014. Pengaruh Komposisi dan Ukuran Serbuk Briket yang Terbuat dari Batubara dan Jerami Padi Terhadap Karakteristik Pembakaran. Jurnal Sainstech Politeknik Indonusa Surakarta, 2(2).
Suryaningsih, S., Anggraeni, P. M., & Nurhilal, O. 2019. Pengaruh Ukuran Partikel Terhadap Kualitas Termal DanMekanik Briket Campuran Arang Sekam Padi Dan Kulit Kopi. Jurnal Material Dan Energi Indonesia, 9(2).
Sutrisno, Anggono, W., Suprianto, F. D., Kasrun, A. W., & Siahaan, I. H. 2017. The effects of particle size and pressureon the combustion characteristics of cerbera manghasleaf briquettes. ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences, 12(4).
Taulbee, D., Patil, D. P., Honaker, R. Q., & Parekh, B. K. 2009. Briquetting of coal fines and sawdust part I: Binder and briquetting-parameters evaluations. International Journal of Coal Preparation and Utilization, 29(1).
Triono, A. 2006. Karakteristik briket arang dari campuran serbuk gergaji kayu Afrika (Maesopsis eminii Engl) dan sengon (Paraserianthes falcataria L. Nielsen) dengan penambahan tempurung kelapa(Cocos nucifera L.), 10(2).
Utami, L.G.G.G.M., Yulianti, N. L.,& Wirawan, I.P.S. 2022. Karakteristik Briket Berbahan Baku Kulit Kopi dengan Variasi Suhu dan Lama Waktu Pengarangan yang Berbeda. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Wijaya AK, A. A., Yulianti, N. L., & Putu Gunadnya, I. B. 2021. Karakteristik Briket Biomassa dari Variasi Bahan Baku dan Persentase Perekat yang Berbeda. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/