Persepsi Konsumen Terhadap Bahan dan Disain Kemasan Jambu Kristal (psidium guajava) Ramah Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p11Kata Kunci:
Persepsi Konsumen, Kualitas Produk, Disain KemasanAbstrak
Kemasan sudah diketahui sejak manusia mengenal sistem penyimpanan bahan makanan. Kemasan meliputi tiga jenis, yaitu merek, kemasan itu sendiri dan label. Tujuan dilakukannya pengemasan selain sebagai pelindung terhadap produk agar tidak mudah rusak, juga bertujuan agar memiliki daya tarik bagi konsumen agar tertarik untuk menikmati produk tersebut. Adapun penelitian bertujuan untuk: (1) Menentukan persepsi konsumen terhadap kualitas kemasan. (2) Menentukan persepsi konsumen terhadap disain kemasan. (3) Menentukan persepsi Konsumen terhadap harga kemasan primer dan sekunder. (4) Menentukan persepsi konsumen terhadap kepuasan pada kemasan. Tempat penelitian
dilakukan di pasar Badung dan pasar Sukawati. Sampel penelitian adalah konsumen/pengunjung di pasar Badung dan pasar Sukawati pada periode bulan Juli 2020 sampai dengan bulan Agustus 2020
sebanyak 50 konsumen. Pengolahan data menggunakan alat bantu SPSS 25 dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian yang dapat disimpulkan, kemasan yang dominan menurut perpsepsi 50 responden dari segi kualitas adalah kemasan daun kelapa dengan hasil 29 orang/(58%) memilih setuju. Dari segi bahan dan disain adalah kemasan anyaman bambu dengan
hasil, 29 orang/(58%) memilih setuju. Dari segi harga adalah kemasan anyaman bambu dengan hasil 31 orang/(62%) memilih sangat setuju (5). Dari segi kepuasan adalah kemasan daun kelapa dengan hasil, 40 orang/(80%) memilih setuju (4).
Referensi
Andrean, R. A., Sucipta, N., & Kencana, P. K. D. (n.d.). Desain Kemasan dari Anyaman Bambu dan Pengaruh Terhadap Bobot , Tekstur , dan Warna Jaje Gambir Packaging Design ( Secondary ) of woven bamboo and its Effect on Jaje Gambir characteristics .
Archer, L. B. (1965). Systematic Method For Designers. Council of Industrial Design.
Cindy, dwi fadhlan. (2016).Pengaruh Green Packaging Dan Marketing Mix Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Teh Kotak(Studi Mahasiswa S1 Jurusan Manajemen Universitas Andalas). Universitas Andalas. http://scholar.unand.ac.id/16623/
Dede Nurrosyid. (2006). Penemu Plastik Jenis Bakelit. LIPI. http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1164843618
FAJRIL, E. P. (2015). Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Ades dengan Kemasan Ramah Lingkungan (Doctoral dissertation, Universitas Andalas). Universitas Andalas.
Firdaus, F., Mulyaningsih, S., & Anshory, H. (2008). Sintesis Film Kemasan Ramah Lingkungan Dari Komposit Pati, Khitosan dan Asam Polilaktat dengan Pemlastik Gliserol: Studi Morfologi dan Karakteristik Mekanik. Logika, 58(1), 1–14. https://doi.org/10.20885/logika.vol5.iss1.art4
Ghozali. (2009). uji validitas digunakan untuk mengukur sah, atau valid tidaknya suatu kuesioner.
Harris, H. (2001). Kemungkinan Penggunaan edible Film Dari Pati Tapioka Untuk Pengemas Lempuk. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 3(2), 99–106.
Markkanen, P. K. (2004). Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Indonesia. Internasional Labour Organisation Sub Regional South-East Asia And The Pacific Manila Philippines.
Noviadji. (2014). Desain kemasan tradisional dalam konteks kekinian. Artika.Priambodo, a. K. (2017). Pengembangan kemasanramah lingkungan produk sambal dengan metode value analysis (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada). Universitas Gadjah Mada.
Pudjiastuti, W. (2010). Aplikasi Teknologi Kemasan yang Ramah Lingkungan dan Prospeknya. Jurnal Kimia Dan Kemasan 32.1 (2010): 19-26.
Rahman. (2011). Buah jambu biji Kristal dan penanganan pascapanen. Institut Pertanian Bogor.
Ratnawati, H., & Putranti, D. (2016). Pengaruh Kemasan Ramah Lingkungan Dan Informasi Terhadap Minat Beli Ulang ( Studi Konsumen Amdk Kota Semarang ). Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC, 87–98.
Santoso, I., & Fitriani, R. (2016). Green packaging, green product, green advertising, persepsi, dan minat beli konsumen. Urnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 9(2), 147-158.
Sarnawi M Dasim. (2012). Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Sains Di Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia. Thesis, 78–95.
Sucipta, I N., S. K. (2016). Pengemasan Pangan (Kajian Pengemasan yang Aman,Nyaman,Efektif dan Efisien). Udayana University Press.
Suherlan, Y., Muttaqin, H., Anam, C., & Widiyanti, E. (2016). Model Balai Pengembangan Kemasan Ramah Lingkungan Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal UMKM Pangan Olahan Menghadapi Pasar Global. In National Seminar Proceedings, The Increase of SME’s Capability in Upgrading the SME. Solo: UNS.
Syukri, I. A. (2014). Fungsi dan Peranan Pengemasan Pangan. Universitas Andalas.
Titisari, P. (2013). Pengemasan Tradisional masa kini. Mitra Wacana Media.
Yuliati, Y., & Hadiyati, R. (2018). Pelatihan pengemasan produk. Pengabdian Masyarakat, 1(2).
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-10 (3)
- 2026-02-03 (2)
- 2021-09-29 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/