Pemahaman PetaniTentang Budidaya Kopi Arabika dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Hasil Panen
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2018.v06.i02.p02Kata Kunci:
kopi arabika, perlindungan umum indikasi geografis, budidaya, CFA, MRAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman petani terhadap budidaya kopi dan pengaruhnya terhadap produktivitas. Aspek budidaya yang diamati meliputi persiapan lahan, pengatur intensitas cahaya, teknik tanam, pemuliaan tanaman, aplikas i pupuk, pengendalian hama tanaman, peremajaan tanaman dan aspek pemanenan kopi. Penelitian ini melibatkan 45 responden yang dipilih dengan menggunakan simple random sampling dari petani anggota kopi MPIG Kintamani Bali. Hasil wawancara indikator dari vari abel penelitian nilai tertinggi diperoleh peremajaan tanaman dan panen kopi terendah. Hasil analisis data dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan Multiple Regression Analysis (MRA) menunjukkan bahwa ada tiga faktor budidaya yang relevan berkontribusi terhadap pencapaian produktivitas tanaman, yaitu persiapan lahan, teknik penanaman dan peremajaan tanaman. Teknik persiapan lahan dan penanaman memberikan efek positif pada produktivitas kopi arabika tetapi, peremajaan tanaman memberikan efek negatif. Tek nik penanaman memiliki pengaruh paling dominan terhadap produktivitas tanaman kopi arabika. Diharapkan bahwa produksi panen kopi arabika di Bali (0,5 ton / Ha) kopi dapat ditingkatkan produksi kopi nasional.Referensi
Anonimus. 2011. Buku Persyaratan Indikasi Geografis Kopi Kintamani Bali. Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Kopi Kintamani Bali, Denpasar.
Berg, H. V. D., dan J. Jiggins. 2007. Investing in farmers—the impacts of farmer field schools in relation to integrated pest management. World Development, 35(4), 663–686.
Iqbal, M. 2015. Pengolahan data dengan regresi linier berganda dengan SPSS. https://dosen.perbanas.id/regresi-linier-berganda-dengan-spss/
. Diakses tanggal 13 Januari 2018.
Nugroho, S. 2013. Cara menghitung uji validitas dan uji reliabilitas instrumen skripsi kuantitatif dengan menggunakan SPSS. http://devamelodica.com/cara-menghitung-uji-validitas-dan-uji-reliabilitas-instrumen-skripsi-kuantitatif-dengan-spss/
. Diakses tanggal 6 Januari 2018.
Prasetyo, B., dan L. M. Jannah. 2008. Metode penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Prawoto, A. A., dan R. Erwiyono. 2008. Potensi budidaya kakao untuk pembangunan ekonomi di Aceh Barat. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.
Prawoto, A. A. 1996. Pengaruh pangkasan bentuk tanaman kakao asal setek cabang plagiotrop terhadap pertumbuhan dan hasil buah. Pelita Perkebunan, 12(3), 119–126.
Pusat Penelitian, Pengembangan dan Perkebunan. 2010. Budidaya dan pascapanen kopi. Bogor: Kementerian Pertanian.
Puslitkoka. 2004. Panduan lengkap budidaya kakao. Jakarta: Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, PT Agromedia Pustaka.
Puslitkoka. 2006. Pedoman teknis tanaman kopi. Jember: Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.
Singarimbun, M., dan Masri. 1989. Metode penelitian survey. Jakarta: LP3S.
Siregar, S. 2012. Metode penelitian kuantitatif dilengkapi dengan perbandingan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Susanto, T. 1994. Teknologi pengolahan hasil pertanian. Surabaya: PT Bina Ilmu.
Syofian. 2012. Statistika deskriptif untuk penelitian: Dilengkapi perhitungan manual dan aplikasi SPSS versi 17. Jakarta: Rajawali Pers.
Widia, I. W., dan A. S. Duniaji. 2016. Akselerasi pengembangan industri agro kopi Provinsi Bali. Makalah disampaikan pada acara FGD Stakeholders IKM Kopi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/