Optimasi Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi Pada Budidaya Tanaman Pisang di PT. Nusantara Segar Abadi Jembrana-Bali
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2022.v10.i02.p04Kata Kunci:
daya pompa, kebutuhan air irigasi, ketersediaan air, neraca air, tanaman pisangAbstrak
Belum optimalnya ketersediaan air untuk mencukupi kebutuhan air irigasi tanaman pisang di PT. Nusantara Segar Abadi saat musim kemarau mengakibatkan produksi menjadi tidak maksimal. Hal ini diduga karena penggunaan daya pompa yang kurang memadai. Sehingga perlu adanya analisis terhadap besar daya pompa yang dibutuhkan untuk mencukupikebutuhan air irigasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kebutuhan daya pompadan merancang jadwal penggunaannya untuk mencukupi kebutuhan air irigasi tanaman pisang. Perolehan data primer dilakukan dengan mengukur debit tersedia yang dihasilkan pompa. Data sekunder diperoleh dari BMKG Kabupaten Jembrana. Penelitian ini menggunakanprinsip neraca air, dari data yang telah terkumpul kemudian dianalisis untuk mencari besar daya pompa yang dibutuhkan saat kekurangan air. Hasil penelitian menunjukkan besar kebutuhan daya pompa untuk masing-masing periode budidaya tanaman pisang yaitu periode Januari-Pebruari sebesar 3,1 kW, Maret-April sebesar 5,0 kW, Mei-Juni Sebesar 11,0 kW, Juli-Agustus dan September-Oktober sebesar 16,5 kW, serta November-Desember sebesar 0 kW. Jadwal penggunaan pompa di PT. Nusantara Segar Abadi yaitu pada periode Januari-Pebruari membutuhkan satu unit pompa dengan lama operasi 0,8 jam, Maret-April membutuhkan satu unit pompa dengan lama waktu operasi 6,4 jam, Mei-Juni membutuhkan dua unit pompa dengan lama waktu operasi 8,7 jam, periode Juli-Agustus dan September-Oktober membutuhkan tiga unit pompa dengan lama waktu operasi 10,5 jam dan 10,2 jam, periodeNovember-Desember tidak membutuhkan pompa.
Referensi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2020). Data online pusat database BMKG. https://dataonline.bmkg.go.id/data_iklim
(Diakses 1 Maret 2021, pukul 10.00 WITA)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2020). Prakiraan musim hujan tahun 2020/2021 di Indonesia.
Hendrayana, A., Sumiyati, & Madrini, I. A. G. B. (2018). Analisis teknis penggunaan sumber daya air tanah untuk irigasi tanaman padi di Kabupaten Jembrana. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 6, 98–105.
Heryani, N., Kartiwa, B., Hamdani, A., & Rahayu, B. (2020). Analisis ketersediaan dan kebutuhan air irigasi pada lahan sawah: Studi kasus di Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Tanah dan Iklim, 41(2), 135.
Idrus, M., Velthuzend, A., Kuswadi, D., Suprapto, S., & Darmaputra, I. G. (2018). Kinerja irigasi tetes tipe emitter Aries pada tanaman pisang Cavendish di PT Nusantara Tropical Farm. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 18(1), 33.
Joubert, M. D., Ridwan, D., & Pratiwi, R. M. (2016). Kinerja jaringan irigasi air tanah pada irigasi hemat air berbasis pompa air tenaga surya. Jurnal Irigasi, 11(2), 125–132.
Maigiska, N., Nurhayati, & Umar. (2018). Analisis kebutuhan air tanaman untuk kebun campuran pada daerah tangkapan air Pari Pati di daerah rawa Punggur Besar. Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, 5(3), 1–7.
Mustofa, A., Yulius, E., & Paryati, N. (2020). Uji kinerja emitter pada sistem irigasi tetes. BENTANG (Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil), 8(85), 105–112.
Nurliani, L., Dwiratna, S., & Prawiranegara, B. M. P. (2019). Analisis penjadwalan irigasi pada budidaya tanaman talas Pratama (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Pratama) menggunakan CROPWAT 8.0. Jurnal Teknotan, 13(2), 47.
Paski, J. A. I., Faski, S. L., Handoyo, M. F., & Sekar Pertiwi, D. A. (2018). Analisis neraca air lahan untuk tanaman padi dan jagung di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(2), 83–89.
Pratama, I. W. A. P., Tika, I. W., & Budisanjaya, I. P. G. (2021). Analisis persentase penghematan air irigasi dengan metode pergiliran (magilihan) pada Subak di DAS Ho. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 9(1), 138–147.
Priyonugroho, A. (2014). Analisis kebutuhan air irigasi (studi kasus pada daerah irigasi Sungai Air Keban Kabupaten Empat Lawang). Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2(3), 457–470.
Ramli, M., Idris, M. S., Wihdah, W., Almuqarram, A., & Khaerunnisa, H. (2020). Pemodelan pengaruh pemompaan sumur produksi pada akuifer dengan muka air tanah miring. Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil, 25(2), 112.
Rasmini, N. W. (2017). Perencanaan pemilihan pompa dan sistem kontrol kerja pompa untuk penyediaan air bersih pada rumah tangga. Jurnal Matrix, 7(2), 32–37.
Santika, I. K. A., Tika, I. W., & Budisanjaya, I. P. G. (2019). Analisis rasio prestasi manajemen irigasi pada budidaya tanaman padi (Oryza sativa L.) di Subak Kabupaten Tabanan. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 8(2), 204.
Setiyono, J., & Sulanjari. (2020). Studi analisis kinerja pompa air dengan menggunakan sumber listrik dari panel surya. Teknobiz: Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin, 10(3), 45–54.
Shalsabillah, H., Amri, K., & Gunawan, G. (2018). Analisis kebutuhan air irigasi menggunakan metode CROPWAT version 8.0 (studi kasus pada daerah irigasi Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan). Jurnal Inersia, 10(2), 61–68.
Soedireja, H. R. (2017). Potensi dan upaya pemanfaatan air tanah untuk irigasi lahan kering di Nusa Tenggara. Jurnal Irigasi, 11(2), 67.
Susilawati, M. (2015). Perancangan percobaan. Fakultas MIPA Universitas Udayana.
Tribowo. (2017). Perancangan irigasi tetes untuk tanaman hortikultura. LIPI Press.
Wiryawan, A. G. P., Norken, I. N., & Purbawijaya, I. (2016). Efektivitas pengelolaan irigasi dengan sumur pompa guna meningkatkan pola tanam di Kecamatan Negara. Jurnal Spektran, 4(1), 88–96.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/