Pengaruh Variasi Konsentrasi KMnO4 dan Suhu Gelatinisasi terhadap Karakteristik Fisik dan Efektivitas Kemasan Aktif Bioplastik
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p08Kata Kunci:
alpukat, bioplastik, kemasan aktif, kmno4, suhu gelatinisasiAbstrak
Kemasan aktif merupakan penggabungan senyawa atau bahan aktif kedalam film kemasan yang dapat memberikan pengaruh terhadap produk yang dikemas. Kalium permanganat (KMnO4) merupakan senyawa yang memiliki sifat sebagai oksidator yang kuat terhadap gas etilen yang dihasilkan oleh buah klimaterik. Dalam pembuatan bioplastik suhu gelatinisasi dapat berpengaruh terhadap karakteristik fisik kemasan aktif bioplastik, dimana proses ini bermula dari pembengkakan granula pati karena penyerapan air selama pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi KMnO4 dan suhu gelatinisasi terhadap karakteristik fisik bioplastik dan efektivitas kemasan terhadap mutu buah alpukat selama masa simpan 10 hari. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAK) dua faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi KMnO4 dengan taraf konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Faktor kedua yaitu suhu gelatinisasi d engan level suhu 70°C dan 75°C. Pada hasil penelitian menunjukkan kemasan aktif bioplastik dapat memberikan pengaruh terhadap efektivitas kemasan dalam penyerapan gas etilen pada buah alpukat selama masa simpan 10 hari. Interaksi antar perlakuan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai kuat tarik, perpanjangan, elastisitas, penyerapan air, susut bobot, tekstur dan total padatan terlarut. Perlakuan terbaik terhadap karakteristik fisik kemasan aktif bioplastik diperoleh pada perlakuan konsentrasi KM nO4 10% dan suhu gelatinisasi 75°C (K1S2) dengan nilai kuat tarik sebesar 34,43 MPa, nilai perpanjangan sebesar 4,49%, nilai elastisitas sebesar 795,88 MPa dan nilai penyerapan air sebesar 0,71% dan memberikan pengaruh terhadap mutu buah alpukat selama mas a penyimpanan 10 hari dengan nilai susut bobot 2,43%, tekstur 87,43 N dan nilai total padatan terlarut 4,4 °BrixReferensi
Azrita, M. W., Ahmad, U., & Darmawati, E. (2019). Rancangan kemasan dengan indikator warna untuk deteksi tingkat kematangan buah alpukat. Jurnal Keteknikan Pertanian, 7(2), 155–162. https://doi.org/10.19028/jtep.07.2.155-162
Bilyane, S. S. (2014). Kemasan aktif penyerap etilen berbahan dasar kitosan dan KMnO4.
Dewi, D. N. N. M., Utama, I. M. S., & Kencana, P. K. D. (2020). The effect of sesame oil and APSA mixture as a coating material on the quality and shelf life of mangosteen. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 8(September), 309–320.
Dobrucka, R., & Cierpiszewski, R. (2014). Active and intelligent packaging food – Research and development – A review. Polish Journal of Food and Nutrition Sciences, 63(1), 49–54. https://doi.org/10.2478/v10222-012-0066-4
Dwi Pradana Putra, D. M., Harsojuwono, B. A., & Hartiati, A. (2019). Studi suhu dan pH gelatinisasi pada pembuatan bioplastik dari pati kulit singkong. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 7(3), 441. https://doi.org/10.24843/jrma.2019.v07.i03.p11
Erlangga, E., Pramono, A., & Wardhono, Y. (2021). Development of single layer edible film composite from chitosan nanoparticles-based as fruit packaging materials. Flywheel: Jurnal Teknik Mesin Untirta, 7(2). http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jwl
Farah, S. (2021). Karakteristik bioplastik dari alginat Padina sp. dengan pemlastis gliserol.
Kusumastuti, A. C., Kolopaking, L. M., & Barus, B. (2018). Factors affecting the conversion of agricultural land in Pandeglang Regency. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(2), 131–136. https://doi.org/10.22500/sodality.v6i2.23234
Malinda, E. (2019). Karakteristik edibel film berbasis pati biji nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) dengan penambahan konsentrasi CMC (carboxymethyl cellulose) dan gliserol [Skripsi]. Carbohydrate Polymers, 6(1), 5–10.
Mulyana, E. (2011). Studi pembungkus bahan oksidator etilen dalam penyimpanan pascapanen pisang Raja Bulu (Musa sp. AAB Group).
Nurhabibah, S. A., & Kusumaningrum, W. B. (2021). Karakterisasi bioplastik dari k-karagenan Eucheuma cottonii terplastisasi berpenguat nanoselulosa. Jurnal Kimia dan Kemasan, 43(2), 82–94.
Pratiwi, R., Rahayu, D., & Barliana, M. I. (2016). Pemanfaatan selulosa dari limbah jerami padi (Oryza sativa) sebagai bahan bioplastik. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 3(3), 83. https://doi.org/10.15416/ijpst.v3i3.9406
Putri, R. R. A., Hartiati, A., & Harsojuwono, B. A. (2021). Pengaruh jenis dan konsentrasi pemlastis terhadap karakteristik komposit bioplastik pati ubi talas Belitung (Xanthosoma sagittifolium)–Kitosan. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 9(3), 323. https://doi.org/10.24843/jrma.2021.v09.i03.p06
Rivaldi, S., Yunus, Y., & Arip Munawar, A. (2019). Prediksi kadar total padatan terlarut (TPT) dan vitamin C buah mangga arumanis (Mangifera indica L) menggunakan Near Infrared Spectroscopy (NIRS) dengan metode Partial Least Square (PLS). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(2). http://www.jim.unsyiah.ac.id/JFP
Saputra, A., Lutfi, M., & Masruroh. (2015). Studi pembuatan dan karakteristik sifat mekanik plastik biodegradable berbahan dasar ubi suweg (Amorphophallus campanulatus). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 3(1), 1–6. https://jkptb.ub.ac.id/index.php/jkptb/article/view/240
Sipayung, H., Hartiati, A., & Gunam, I. B. (2022). Pengaruh konsentrasi bahan penguat terhadap karakteristik komposit bioplastik pati talas (Xanthosoma sagittifolium) dan kitosan. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 10(1), 34–43.
Sucipta, I. N., Suriasih, K., & Kencana, P. K. D. (2017). Kajian pengemasan yang aman, nyaman, efektif dan efisien. Udayana University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/