Pengaruh Durasi Kontak dan Jenis Arang Aktif terhadap Karakteristik Buah Alpukat Mentega Selama Penyimpanan
Effect of Contact Duration and Type of Active Charcoal on the Characteristics of Avocado Butter During Storage
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p18Kata Kunci:
arang aktif, adsorpsi, alpukat mentega, durasi kontak, etilen, KMnO4Abstrak
Arang aktif merupakan suatu padatan yang mengandung karbon berpori mikro yang dapat digunakan sebagai adsorben dan efektif mengadsorpsi larutan KMnO 4 . Kemampuan akhir adsorben dalam mengikat etilen dipengaruhi oleh lamanya durasi kontak yang merupakan proses difusi antara arang aktif dengan senyawa KMnO 4 yang bertindak sebagai oksidator kuat untuk memecah ikatan rangkap etilen yang dihasilkan secara alami oleh buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta kombinasi terbaik dari interaksi jenis arang aktif dan durasi kontak dengan kalium permanganat (KMnO 4 ) terhadap karakteristik buah alpukat mentega selama 10 hari penyimpanan. P enelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor . Faktor pertama adalah durasi kontak yang terdiri dari 3 taraf , yaitu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit. Faktor kedua adalah jenis arang aktif yang terdiri dari 2 taraf , yaitu arang aktif tempurung kelapa dan bambu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antar perlakuan berpengaruh nyata terhadap umur simpan dan karakteristik buah alpukat mentega terhadap parameter yang diuji, yaitu susut bobot, tekstur, total pada tan terlarut, nilai pH, dan umur simpan buah. Perlakuan t erbaik diperoleh pada arang aktif tempurung kelapa dan durasi kontak dengan kalium permanganat (KMnO 4 ) selama 20 menit (P2A1) yang menghasilkan nilai susut bobot terendah sebesar 1 , 39% , nilai tekstur tertinggi sebesar 88 , 22 N , total padatan terlarut terendah sebesar 6 ,80 °Brix , nilai pH tertinggi sebesar 6 , 97 dan menghasilkan buah alpukat mentega dengan karakteristik buah alpukat terbaik selama penyimpananReferensi
Anwar, F. N. A., Meicahayanti, I., & Rahayu, E. D. (2022). Pengaruh variasi waktu kontak dan massa adsorben kulit jeruk Siam (Citrus nobilis) terhadap penyisihan kadmium (Cd) dan merkuri (Hg). Journal of Environmental Technology, 6(1), 45–52.
Ardiwinata, A. N. (2005). Pengaruh penambahan karbon aktif tempurung kelapa dan sekam padi di tanah terhadap residu karbofuran (2,3-dihidro-dimetil-7-benzofuranil-N-metil karbamat) di dalam tanah, air, dan tanaman padi. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(1), 49.
Arini, L. D. D. (2017). Faktor-faktor penyebab dan karakteristik makanan kadaluarsa yang berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 2(1), 15–24.
Azrita, M. W., Ahmad, U., & Darmawati, E. (2020). Rancangan kemasan dengan indikator warna untuk deteksi tingkat kematangan buah alpukat. Jurnal Keteknikan Pertanian, 7(2), 155–162. https://doi.org/10.19028/jtep.07.2.155-162
Codex Alimentarius Commission. (2015). Codex standard for avocado. Food and Agriculture Organization of The United Nations & World Health Organization, Rome, 1–5.
Desiana, N., Ngatijo, & Lagowa, M. I. (2022). Pengelolaan air limbah tambang dengan metode bioadsorpsi menggunakan karbon aktif tempurung kelapa. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 18(2), 97–103. https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol18.No2.2022.1175
Desmonda, Y., Novita, D., & Lanya, B. (2016). Pengaruh kalium permanganat dan berbagai massa arang kayu terhadap mutu buah jambu biji ‘Crystal’ (Psidium guajava L.) selama penyimpanan. Jurnal Teknotan, 10(2), 27–33. https://doi.org/10.24198/jt.vol10n2.5
Dewi, M. S., Susatyo, E. B., & Susilaningsih, E. (2015). Pemanfaatan arang aktif kulit pisang Raja untuk menurunkan kadar ion Pb(II). Indonesian Journal of Chemical Science, 4(3), 228–233.
Farantini, D. (2017). Kombinasi zeolit dan kalium permanganat (KMnO4) untuk memperpanjangan masa simpan pisang Barangan (Musa paradisiaca var. Sapientum L.). Thesis, Institut Pertanian Bogor, 1–14.
Hamid, N. N. F. Al. (2022). Model kinetika perubahan kualitas tomat selama penyimpanan dengan penambahan KMnO4 dan arang aktif bambu sebagai ethylene scavenger. Skripsi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, 5(3), 248–253.
Husna, U. M. (2022). Pengaruh lama pencelupan alpukat Mentega (Persea americana Mill) pada edible coating pati kulit singkong terhadap kualitas selama masa simpan. Skripsi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Bandar Lampung. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/66336
Iskandar, A., Yuliasih, I., & Warsiki, E. (2020). Performance improvement of fruit ripeness smart label based on ammonium molibdat color indicators. Indonesian Food Science & Technology Journal, 3(2), 48–57. https://doi.org/10.22437/ifstj.v3i2.10178
Jamilatun, S., & Setyawan, M. (2014). Pembuatan arang aktif dari tempurung kelapa dan aplikasinya untuk penjernihan asap cair. Spektrum Industri, 12(1), 73. https://doi.org/10.12928/si.v12i1.1651
Jumeri, Suhardi, & Tranggono. (1997). Pola produksi etilen, respirasi, dan sifat sensoris beberapa buah pada kondisi udara terkendali. Agritech, 17(3), 4–10. https://doi.org/10.22146/agritech.19333
Kassim, A., & Workneh, T. S. (2020). Influence of postharvest treatments and storage conditions on the quality of Hass avocados. Heliyon, 6(6), e04234. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e04234
Laos, L. E., Masturi, M., & Yulianti, I. (2016). Pengaruh suhu aktivasi terhadap daya serap karbon aktif kulit kemiri. V, SNF2016-MPS-135–SNF2016-MPS-140. https://doi.org/10.21009/0305020226
Malinda, U. F., Mahendra, M. S., & Sukewijaya, I. M. (2020). Pengaruh aplikasi kalium permanganat (KMnO4) terhadap umur simpan buah pisang kepok (Musa paradisiaca formatypical ABB Group). Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 9(4), 208–217. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT208
Mendame, L. L., Silangen, P., & Rampengan, A. (2021). Perbandingan karakterisasi karbon aktif arang tempurung kelapa dan arang tempurung kemiri menggunakan scanning electron microscopic dan Fourier transform infra red. Jurnal Fista: Fisika dan Terapan, 2(2), 105–108.
Mutiarahma, S., Pramono, Y. B., & Nurwantoro. (2019). Evaluasi kadar gula, kadar air, kadar asam, dan pH pada pembuatan tablet effervescent buah nangka. Jurnal Teknologi Pangan, 3(1), 36–41. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/tekpangan/article/view/20519
Napitupulu. (2013). Kajian beberapa bahan penunda kematangan terhadap mutu buah pisang Barangan selama penyimpanan. Jurnal Hortikultura, 23(3), 263–275.
Nasution, H. M., & Siregar, S. H. (2015). Penentuan waktu kontak dan pH optimum penyerapan zat warna Direct Yellow menggunakan abu terbang (fly ash) batubara. Prosiding Semirata, 2(4), 747–756. http://jurnal.untan.ac.id/index.php/semirata2015/article/view/14296
Palungki, R. A., Auliah, N., & Imani, A. C. N. (2022). Preparasi komposit polimer alami berbasis pektin kulit jeruk Bali sebagai edible coating pada tomat. Jurnal Teknik Kimia USU, 11(1), 2022–2030. https://talenta.usu.ac.id/jtk
Pitayati, P. A., Herpandi, H., Lestari, S., & Ulfadillah, S. A. (2021). Perendaman pempek dengan larutan kitosan sebagai edible coating dan pengaruhnya terhadap umur simpan. Jurnal Fishtech, 10(1), 35–52. https://doi.org/10.36706/fishtech.v10i1.14418
Purwanti, E., Rakhmawati, A., & Yuliati, Y. (2017). Pengaruh variasi dosis KMnO4 pada buah tomat (Lycopersico lycopersicum L.) varietas Servo pascapanen terhadap keberadaan yeast. Kingdom (The Journal of Biological Studies), 5(5), 1–8. https://doi.org/10.21831/kingdom.v5i5.5871
Sholihati, Rokhani, A., & Suroso. (2015). Kajian penundaan kematangan pisang Raja (Musa paradisiaca var. Sapientum L.) melalui penggunaan media penyerap etilen kalium permanganat. Jurnal Rona Teknik Pertanian, 8(2), 76–89. http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/RTPT
Sihombing, Y. (2015). Kajian simulasi pendugaan umur simpan untuk menentukan kualitas buah manggis (Garcinia mangostana L.). Jurnal Informatika Pertanian, 24(2), 257–267.
Swara, E. P. (2011). Perlakuan pendahuluan buah pisang Cavendish (Musa cavendishii) untuk penyimpanan. Skripsi, Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Bogor.
Widjanarko, S. B. (2012). Fisiologi dan teknologi pasca panen – fisiologi dan handling buah, sayur, bunga dan herbal. UB Press, Malang.
Widwiastuti, H., Bisri, C., & Rumhayati, B. (2019). Pengaruh massa adsorben dan waktu kontak terhadap adsorpsi fosfat menggunakan kitin hasil isolasi dari cangkang udang. Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri, 93–98.
Wirawan, T. (2012). Adsorpsi fenol oleh arang aktif dari tempurung biji jarak pagar (Jatropha curcas L.). Mulawarman Scientifie, 11(1), 11–18.
Yuliana. (2021). Pembuatan indikator kesegaran buah alpukat (Persea americana Mill) dengan memanfaatkan ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai elemen smart packaging. Skripsi, Departemen Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar.
Zian, U., I., & Harmami. (2016). Pengaruh waktu kontak pada adsorpsi. Jurnal Sains dan Seni Institut Teknologi Sepuluh November, 5(2), 107–110.
Zunifer, A., & Ayu, D. F. (2021). Ukuran partikel dan waktu kontak karbon aktif dari kulit singkong terhadap mutu minyak jelantah. Jurnal Sagu, 19(2), 27. https://doi.org/10.31258/sagu.v19i2.7896
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/