KAJIAN JARAK LEGOWO TERHADAP IKLIM MIKRO PADA BUDIDAYA PADI SISTEMJAJAR LEGOWO
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2014.v02.i01.p01Kata Kunci:
legowo, rice, productivityAbstrak
This study was conducted to determine the legowo distance studies in rice farming systems legowo row. This study is also expected to get the optimal distance legowo on legowo row planting system to improve the productivity of rice in Subak system. This research is divided into 5 treatment, the treatment in accordance with local farmers distance of 28 cm ; legowo 6:1 with wide legowo 1.25 x 28 cm ; legowo 6:1 with wide legowo 1.50 x 28 cm ; legowo 6:1 with wide legowo 1.75 x 28 cm ; legowo 6:1 with wide legowo 2 x 28 cm. This study was repeated 3 times. Parameters observed in this study ware : microclimate include: ambient temperature (T) , relative humidity (RH ), solar intensity (I). The production of a broad unity. In addition, the observed range of roots. The results suggest the application of legowo 6:1 cropping systems with a wide range legewo difference in each treatment shown to affect the relative humidity (RH), solar radiation, and air temperature. The results were obtained with a wide range of treatment legowo 1.75 x 28 cm is the best treatment with the highest yield among other treatment that is equal to 7.41 ton / ha.
Referensi
Anonimus, 2003. Tanaman Padi. Aksi Agraris Kanisus Yayasan Kanisius. Yogyakarta.
Anonimus. 2000. Buku Pedoman Pengamatan Meteorologi pada pos Kerjasama. Departemen Perhubungan Badan Meteorologi dan Geofisika. Jakarta.
Anonimus, 2013. Tanam padi sistem jajar legowo. (http://desaringintunggal.blogspot.Com/2013/04/tanam-padi-sistem-jajar-legowo.html). Diakses 21 Maret 2014.
Aribawa I.B. 2012. Pengaruh Sistem Tanam Terhadap Peningkatan Produktivitas Padi di Lahan Sawah Dataran Tinggi Beriklim Basah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Jln. By Pass Ngurah Rai, Denpasar.
Iskandar, 2013. Adopsi sistem tanam jajar legowo telah sampai ke Lahan Sawah Cianjur Selatan.http://www.jabar.litbang.deptan.go.id(diakses tanggal 27 Mei 2013).
Kuswara, E dan Alik, S. 2003. Dasar Gagasan dan Praktek Tanaman Padi Metode SRI (System Of Rice Intensification) KSP Mengembangkan Pemikiran Untuk Membangun pengetahuan Petani . Jawa Barat.
Mahaputra, I.K. dan I.N. Adijaya. 2010. Kajian Sistem Tanam Legowo pada Beberapa Varietas Padi. Prosiding Seminar Nasional Isu Pertanian Organik dan Tantangannya. Ubud: Balai Besar Pengkajian Teknologi Pertanian bekerjasama dengan Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan UNUD dan Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Gianyar.
Purwono. 1989. Hubungan antara Varietas, Kerapatan Tanaman, Musim Tanam dengan Pertubuhan dan Hasil Jagung. Tesis. Fakultas pasca sarjana-IPB, Bogor.
Sohel M. A. T., M. A. B. Siddique, M. Asaduzzaman, M. N. Alam, & M.M. Karim, 2009. Varietal Performance of Transplant Aman Rice Under Diff[e]rent Hill Densities. Bangladesh J. Agril. Res. 34(1): 33 – 39. Diakses 10 April 2014.
Sudaryono 2004. Pengaruh naungan terhadap perubahan iklim mikro pada budidaya tanaman tembakau rakyat. Ejurnal penelitian pusat pengkajian dan penerapan teknologi lingkungan badan pengkajian dan penerapan teknologi.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/