Optimasi Suhu Pengeringan dan Ketebalan Irisan pada Proses Pengeringan Jahe Merah (Zingiber Officinale var. rubrum) dengan Response Surface Methodology (RSM)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i01.p07Kata Kunci:
Jahe merah, suhu pengeringan, ketebalan irisan, Response Surface Methodology, Design Expert ® 12Abstrak
Suhu pengeringan dan ketebalan irisan merupakan dua hal yang mempengaruhi proses pengeringan jahe merah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan kombinasi suhu pengeringan dan ketebalan irisan optimum melalui Response Surface Methodology (RSM), serta memperoleh model matematika untuk memprediksi kadar air, aktivitas air, kadar abu dan energi panas penguapan. Pengujian dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu dan ketebalan irisan terhadap respon kadar air, aktivitas air, kadar abu dan energi panas penguapan. Pengolahan data menggunakan aplikasi Design Expert ® 12. Hasil penelitian menunjukkan model linier untuk memprediksi respon kadar air dan kadar abu. Model kuadratik untuk memprediksi respon aktivitas air dan energi panas penguapan. Hasil verifikasi model menunjukkan kombinasi suhu pengeringan dan ketebalan irisan optimum terpilih adalah 67,30C dan 3 mm. Proses pengeringan dengan kombinasi suhu pengeringan dan ketebalan irisan optimum menghasilkan nilai aktual aktivitas air 0,393 aw, kadar air 9,877%, kadar abu 3,513% dan energi panas penguapan sebesar 68,354 kJ/Jam. Respon dari kombinasi suhu pengeringan dan ketebalan irisan optimum terpilih dapat memenuhi keinginan sesuai kriteria dengan nilai desirability 81,3%.
Referensi
Amelia, Mulyo Riska, Dwinova Nina, Azharman Trisno, S. Wittresna Julyanty, Nurhalimah Fika Rafika, Hariyanti Arifatush Yuni, M. Q. Aliyyan Wijaya, and Rizqi M. Miftachur. 2014. “Penetapan Kadar Abu (Aoac 2005).” Departemen Gizi Masyarakat,Fakultas Ekologi Manusia,Ipb,16680 Bogor,Indonesia (Aoac 2005).
Apriliani, A. 2019. Optimasi Proses Pengeringan Laru Tepung Jagung Menggunakan Oven dengan Response Surface Methodology (RSM). Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor.
Asgar, A. dan D. Musaddad. 2006. “Optimalisasi Cara , Suhu , Dan Lama Blansing.” 16(3):245– 52.
Association of Official Analytical Chemists (AOAC). 1995. Official Methods of Analysis of the Association of Official’s Analytical Chemists. 16th edn. Arlington, Virginia: AOAC International. Association of Official Analytical Chemist (AOAC). 1995-2005. Official Methods of Analysis : AOAC Arlington.
BPS. 2018. “Statistik Biofarmaka Indonesia 2017.” 71
Erwanto. 2018. Mempelajari Karakteristik Pengeringan Jahe Merah (Zingiber officianale var. rubrum) Menggunakan Alat Pengering Mekanis Tipe Rak. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.
Dahtiluan, P. E. I. 2011. “Konsep Perpindahan Panas.” 1–70.
Faisal Amir, Ahmad. 2013. “Pemodelan Dan Simulasi Perpindahan Panas Padakolektor Surya Pelat Datar.” Jurnal Ilmu Hukum 1(4):32–38.
Faulina, Ria, Shofi Andari, and Dian Anggraeni. 2011. Response Surface Methodology (RSM) Dan Aplikasinya.
Hadiyat, M. A. 2012. Response-surface dan Taguchi: Sebuah alternatif atau kompetisi dalam optimasi secara praktis. In Prosiding Seminar Nasional Industrialisasi Madura (pp. 134-139). Universitas Trunojoyo Madura.
Haryani, Kristinah, Suherman, and Suryanto. 2015. Model Lapis Tipis Pengeringan Menggunakan Metode Pengering Rak. Vol. 10.
Intang, A., & Pamoga, M. (2020). Analisa Eksergi Variasi Kecepatan Udara dan Beban Pengeringan pada Mesin Pengering Bertenaga Gas. TEKNIKA: Jurnal Teknik, 6(2), 102-110.
Leviana, Wilandika, and Vita Paramita. 2017. “Pengaruh Suhu Terhadap Kadar Air Dan Aktivitas Air Dalam Bahan Pada Kunyit (Curcuma Longa) Dengan Alat Pengering Electrical Oven.” Metana 13(2):37.
Martiani, E., Murad, M., & Putra, G. M. D. (2017). Modifikasi Dan Uji Performansi Alat Pengering Hybrid (Surya-biomassa) Tipe Rak. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 5(1), 339-347.
Neto, Alfredo Gay, and Eduardo M. B. Campello. 2017. “Granular Materials Interacting with Thin Flexible Rods.” Computational Particle Mechanics 4(2):229–47.
Nurmiah, Sitti, Rizal Syarief, Sukarno Sukarno, Rosmawaty Peranginangin, and Budi Nurmata. 2013. Aplikasi Response Surface Methodology Pada Optimalisasi Kondisi Proses Pengolahan Alkali Treated Cottonii (ATC). Vol. 8.
Pan, Hai Feng, Wen Na Bao, Zhi Peng Xie, and Jian Guo Zhang. 2010. Optimization of Medium Composition for Cis-Epoxysuccinate Hydrolase Production in Escherichia Coli by Response Surface Methodology. Vol. 9.
Purwanti, Mima, Jamaluddin P. Jamaluddin P, and Kadirman Kadirman. 2018. Penguapan Air Dan Penyusutan Irisan Ubi Kayu Selama Proses Pengeringan Menggunakan Mesin Cabinet Dryer. Vol. 3.
Putri, Indriyati, Indriyati Fanani Putri, Ridho Hantoro, and Doty Dewi Risanti. 2013. “Studi Eksperimental Sistem Pengering Tenaga Surya Menggunakan Tipe Greenhouse Dengan Kotak Kaca.” Jurnal Teknik ITS 2(2):B310–15.
Ratnawati, Susana Endah, Nurfitri Ekantari, Rizky Wana Pradipta, and B. L. Paramita. 2018 “The Application of Response Surface Methodology (RSM) on the Optimization of Catfish Bone Calcium Extraction.” Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada 20(1):41.
Sari, Galuh. 2011. “Studi Budidaya Dan Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap Jahe Merah (Zinggiber Officinale Rosc.).” 1–40.
Syahrul, S., Syarief, R., Hermanianto, J., & Nurtama, B. (2018). The Optimization of Frying Process of Tumpi-tumpi from Milkfish used Response Surface Methodology. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(3), 432-445.
Taufiq, M. (2004). Pengaruh temperatur terhadap laju pengeringan jagung pada pengering konvensional dan fluidized bed. Umbas, Glendi, Frans P. Sapupu, and Tertius V. Y. Ulaan. 2014. “Pemanfaatan Air Panas Bumi Untuk Alat Pengering Gabah DI Bukit Kasih Kanonang.” Jurnal Online Poros Teknik Mesin 3(2):66–76.
Verschuuren G., 2014. Excel 2013 for Scientists. Chicago (US). Holy Macro Books.
Winarno FG, Fardiaz S, Fardiaz D. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. Jakarta (ID): Gramedia p. 5-18.
Zakaria, Mohamed, Muhammad I. Arshad, and Ahmad S. Sajap. 2003. Population Size of Red Junglefowl (Gallus Gallus Spadiceus) in Agriculture Areas. Vol. 46.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/