Pengolahan Limbah Pisang Menggunakan Metode ContinuousFlowBinVermikompos di PT Nusantara Segar Abadi Jembrana Bali
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i02.p12Kata Kunci:
limbah pisang, continuous flow bin, ermikompos, kascingAbstrak
PT Nusantara Segar Abadi merupakan perusahaan yang berfokus dalam bidang budidaya pisang jenis Cavendish yang terletak di Kabupaten Jembrana. Badan Pusat Statistik melaporkan data produksi pisang di Indonesia tahun 2022 mencapai 9.245.427 T on, PT NSA menyumba ng produksi tahun 2022 sebesar 68.254 ton. Permasalahan yang dihadapi PT NSA adalah penanganan limbah buah pisang yang tidak sesuai spesifikasi akan mengakibatkan polusi dan estetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kompos dari meto de continuous flow bin vermikompos. Perlakuan penelitian ini adalah 7 kg bedding kotoran sapi dengan 1 kg cacing (A1), 7 kg bedding kotoran sapi dengan 1,5 kg cacing (A2), dan 7 kg bedding kotoran sapi dengan 2 kg cacing (A3) yang masing masing diberikan 1 ,25 kg limbah pisang dalam selang waku 3 hari. Parameter pengamatan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia 19 - 7030 - 2004. Data diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Setelah 18 hari menunjukan kinerja pengomposan dan karakteristik kompos yang berbeda beda, pada parameter C/N rasio pelakuan A1 melebihi standar maksimum yakni 20,12%, sedangkan pada perlakuan A2 yakni 16,43% dan A3 yakni 16,11% sudah memenuhi standar. Pada karakteristik lainnya mempunyai nilai pH 7,4 - 7,5, kadar air 8, 8% – 9,69%, Kadar C - Organik memiliki nilai 27,43% – 29,37%, Kadar N - Total 1,46% – 1,71%, Fosfor (P) 0,15% – 0.25%, dan Kalium (K) 0,33% – 0,37% sudah sesuai dengan standar kompos dari SNI 19 - 7030 - 2004. Pelakuan A3 dengan 2 kg cacing menjadi perlakuan terbaik k arena parameter teknis dan unsur makro pada seluruh pengujian sudah memenuhi standar.Referensi
Badan Pusat Statistik. (2022). Produksi Tanaman Buah-buahan 2022. Badan Pusat Statistik Indonesia.
Ceritoğlu, M., Sahin, S., & Erman, M. (2018). Effects of Vermicompost on Plant Growth and Soil Structure. Selcuk Journal of Agriculture and Food Sciences, 32(3), 607–615. https://doi.org/10.15316/SJAFS.2018.143
Chaniago, N., dan Y. I. (2019). Pengaruh jenis bahan organik dan lamanya proses pengomposanterhadap kuantitas dan kualitas vermikompos. BERNAS: Agricultural Research Journal, 15, 68–81.
Edwards, C. A., Arancon, N. Q., & Sherman, R. L. (2010). Vermiculture Technology(C. A. Edwards, N. Q. Arancon, & R. L. Sherman, Eds.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/b10453
El-Haddad, M. E., Zayed, M., El-Sayed, G. A. M., Hassanein, M., & Abd El-Satar, A. (2014). Evaluation of compost, vermicompost and their teas produced from rice straw as affected by addition of different supplements. Annals of Agricultural Sciences, 59, 243–251. https://doi.org/10.1016/j.aoas.2014.11.013
Gajalakshmi, S., & Abbasi, S. A. (2004). Earthworms and vermicomposting. In Indian Journal of Biotechnology(Vol. 3).
Juliawan, I. G. N., Tika, I. W., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Optimasi Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi Pada Budidaya Tanaman Pisang di PT. Nusantara Segar Abadi Jembrana-Bali. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 10(2), 226. https://doi.org/10.24843/jbeta.2022.v10.i02.p03
Kartini, N. L. (2018). Pengaruh Cacing Tanah dan Jenis Media Terhadap Kualitas Pupuk Organik. Pastura, 8(1), 49–53. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/Pastura.2018.v08.i01
Kusuma, T. B. (2018). Studi Pengolahan Sampah Organik Pasar dengan Metode Continuous Flow Bin Vermicomposting dengan Parameter Uji C/N, P. dan Kandungan K. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Mashur. (2001). Vermikompos (kompos cacing tanah) pupuk organik berkualitasdan ramah lingkungan. : Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP).
Mufti, A., Harliyanti, P., & Lisafitri, Y. (2021). Uji Efektivitas Cacing Tanah, KotoranSapi dan EM4 Terhadap Pengomposan Serbuk Gergaji Kayu Jati. Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal, 3(1), 1–10.
https://doi.org/10.36441/seoi.v3i1.327
Nurhidayati, S., & Warsito, A. (2010). Komposisi Nutrien (NPK) Hasil Vermikomposting Campuran Feses Gajah (Eelephas Maximus Sumatrensis) dan Seresah Menggunakan Cacing Tanah (Lumbricus Terrestris). https://api.semanticscholar.org/CorpusID:113589484diakses pada 12 Oktober 2023
Punuindoong, S., Sinolungan, M. T., & Rondonuwu, J. J. (2021). Kajian Nitrogen, Fosfor, Kalium dan C-Organik Pada Tanah Berpasir Pertamanan Kelapa Desa Ranokentang Atas. Soil And Environment Journal, 1(1), 6–11. https://doi.org/https://doi.org/10.35791/se.21.3.2021.36670
Puspitasari, W. (2008). Pegaruh Beberapa Media Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Cacing Tanah. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Institut Pertanian Bogor.
Raharjo, A., Pramana, I. M. B., & Saryana, I. M. (2022). Dampak Negatik Sampah Anorganik Karya Cipta Fotografi Ekspresi. Retina Jurnal Fotografi, 2(2), 222–236. https://doi.org/10.59997/rjf.v2i2.1785
Rahmadanti, M. S., Pramana, A., Okalia, D., & Wahyudi, W. (2020). Uji Karakteristik Kompos (pH, Tekstur, Bau) Pada Berbagai Kombinasi Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan Kotoran Sapi Menggunakan Mikroorganisme Selulotik (MOS). Jurnal Ilmiah Teknosains, 5(2), 105–112. https://doi.org/10.26877/jitek.v5i2.4717
Rahmatullah, F., Sumarni, W., & Susatyo, E. B. (2013). Potensi Vermikompos dalam Meningkatkan Kadar N dan P Pada Limbah IPAL PT Djarum. Indonesian Journal of Chemical Science, 2. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:94472258
Rosmarkam, A., & Yuwono, W. N. (2002). Ilmu Kesuburan Tanah(Vol. 1). Jakarta: Kanisius.
Rupani, P. F., Embrandiri, A., Ibrahim, M. H., Shahadat, M., Hansen, S. B., & Mansor, N. N. A. (2017). Bioremediation of palm industry
311wastes using vermicomposting technology: its environmental application as green fertilizer. 3 Biotech, 7(3). https://doi.org/10.1007/s13205-017-0770-1
Tobing, E. (2009). Studi Tentang Kandungan Nitrogen, Karbon (C) Organik, dan C/N dari Kompos Tumbuhan Kembang Bulan (Tithonia diversifolia). Skripsi. Tidak dipublikasikan. Universitas Sumatra Utara, Medan.
Utomo, P. B., & Nurdiana, J. (2018). Evaluasi Pembuatan Kompos Organik dengan Mengguunakan Metode Hot Composting. Jurnal Teknologi Lingkungan, 2(1), 28–32. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30872/jtlunmul.v2i1.1577
Wulandari, N. K., Madrini, I. A. G. B., & Wijaya, I. M. A. S. (2019). Efek Penambahan Limbah Makanan Terhadap C/N Ratio Pada Pengomposan Limbah Kertas. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(1), 103–112. https://doi.org/10.24843/JBETA.2020.v08.i01.p13
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/