Pengaruh Jenis dan KonsentrasiFillerterhadap Karakteristik Bioplastik Berbahan BakuPati Singkong
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i02.p23Kata Kunci:
filler, onsentrasi, bioplastik, pati singkongAbstrak
Karakteristik fisik kemasan bioplastik dapat dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi filler yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan film kemasan bioplastik yang sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor pertama perlakuan yakni jenis filler (J) dengan 2 taraf yaitu: ZnO dan selulosa. Faktor kedua yakni konsentrasi filler (K) dengan 3 taraf yaitu 0,5; 0,7; 0,9 g. Setiap perlakuan diulang se banyak tiga kali, sehingga total terdapat 18 unit percobaan. Data akan dianalisis menggunakan sidik ragam . Jika ternyata perlakuan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap parameter yang sedang diamati, maka langkah selanjutnya adalah melakukan Uji Dunca n . Hasil penelitian mengindikasikan bahwa jenis dan konsentrasi filler yang berbeda pada pembuatan kemasan bioplastik memberi pengaruh pada nilai kuat tarik, perpanjangan, elastisitas, penyerapan air tetapi tidak berpengaruhi terhadap laju biodegradasi bio plastik. Perlakuan dengan filler selulosa konsentrasi 0,5 g merupakan perlakuan yang menghasilkan kemasan bioplastik dengan karakteristik terbaik yaitu nilai kuat tarik sebesar 14,31 MPa, perpanjangan sebesar 24,76%, elastisitas sebesar 53,72 MPa, penyerap an air sebesar 0,71% dan lama waktu biodegradasi 7,5 hari.Referensi
Amni, C., Marwan, M., & Mariana, M. (2015). Pembuatan bioplastik dari pati ubi kayu berpenguat nano serat jerami dan zno. Jurnal Litbang Industri, 5(2), 91. https://doi.org/10.24960/jli.v5i2.670.91-99
Asmi, N. (2020). Isolasi mikroorganisme pendegradasi polimer high density polyethylene(HDPE). Fakultas Sains Dan Teknologi.Uin Alauddin Makasar, 2(2), 40. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/11395/1/rezki.pdf?cv=1
Azizaturrohmah. (2019). Perbandingan Plasticizer Gliserol Dan Sorbitol Pada Bioplastik Pati Sagu (Metroxylon sp.) Dengan Penambahan Minyak Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) 6,46,66,87,07,27,47,67,88,08,20,5g0,7g0,9ghariZnOSelulosa
403Sebagai Antiokasidan.http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/38538
Coniwanti, P., Laila, L., & Alfira, M. R. (2014). Pembuatan Film Plastik Biodegredabel Dari Pati Jagung Dengan Penambahan Kitosan Dan Pemplastis Gliserol. Jurnal Teknik Kimia, 20(4), 22–30.
Darni, Y., & Utami, H. (2010). Studi Pembuatan dan Karakteristik Sifat Mekanik dan Hidrofobisitas Bioplastik dari Pati Sorgum. Jurnal Rekayasa Kimia Dan Lingkungan, Vol. 7(No. 4), 190–195.
Fitriyani. (2018). Sintesis Dan Uji Kualitas Plastik Biodegradable Dari Pati Singkong Menggunakan Variasi Penguat Logam Seng Oksida (Zno) Dan Plasticizer Gliserol. Uin Alauddin Makasar, 2(2), 40. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/1178/1/rezki.pdf?cv=1
Gironi, F., & Piemonte, V. (2011). Bioplastics and petroleum-based plastics: Strengths and weaknesses. Energy Sources, Part A: Recovery, Utilization and Environmental Effects, 33(21), 1949–1959. https://doi.org/10.1080/15567030903436830
Hermansyah, H., & Marbun, E. S. (2012). Sintesis Bioplastik Dari Pati Ubi Jalar Dengan Penguat Logam ZnO dan Penguat Alami Clay. Jakarta: Universitas Indonesia.
Hidayati, S., Zuidar, A. S., & Ardiani, A. (2015). Aplikasi Sorbitol Pada Produksi Biodegradable Film Dari Nata De Cassava. Reaktor, 15(3), 195. https://doi.org/10.14710/reaktor.15.3.195-203
Hutabalian, P., Harsujowono, B. A., & Hartati, A. (2020). Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Filler terhadap Karakteristik Bioplastik dari Tepung Maizena. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 8(4), 580. https://doi.org/10.24843/jrma.2020.v08.i04.p11
Indrawati, D. (2011). Upaya Pengendalian Pencemaran Sungai yang diakibatkan oleh Sampah. Indonesian Journal of Urban and Environmental Technology, 5(6), 185. https://doi.org/10.25105/urbanenvirotech.v5i6.692
Lailyningtyas, D. I., lutfi, M., & Ahmad, A. M. (2020). Uji Mekanik Bioplastik Berbahan Pati Umbi Ganyong (Canna edulis) dengan Variasi Selulosa Asetat dan Sorbitol. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 8(1), 91–100. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2020.008.01.09
Lismawati. (2017). Pengaruh Penambahan Plasticizer Gliserol Terhadap Karakteristik Edible Film dari Pati Kentang (Solanum tuberosum L.). In Skripsi.Jurusan Kimia pada Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar
Maulida, Siagian, M., & Tarigan, P. (2016). Production of Starch Based Bioplastic from Cassava Peel Reinforced with Microcrystalline Celllulose Avicel PH101 Using Sorbitol as Plasticizer. Journal of Physics: Conference Series, 710(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/710/1/012012
Mery dan Endaruji. (2015). Sintesis dan Karakterisasi Plastik Biodegradable dari Pati Onggok Singkong dan Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) dengan Plasticizer Gliserol. Sains Dasar, 4(2), 145–152.
Panjaitan, R. M., Irdoni., & Bahruddin. (2017). Pengaruh Kadar dan Ukuran Selulosa Berbasis Batang Pisang Terhadap Sifat dan Morfologi Bioplastik Berbahan Pati Umbi Talas. Universitas Riau, 4(1), 3.
Pratiwi, R., Rahayu, D., & Barliana, M. I. (2016b). Pemanfaatan Selulosa Dari Limbah Jerami Padi (Oryza sativa) Sebagai Bahan Bioplastik. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 3(3), 83. https://doi.org/10.15416/ijpst.v3i3.9406
Pujawati, D., Hartiati, A., & Suwarini, N, P. (2021). Karakteristik Komposit Bioplastik Pati Ubi Talas-Karagenan pada Variasi Suhu dan Waktu Gelatinisasi. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustr 9(3), 277–287.
Putra, A. D., Johan, V. S., & Efendi, R. (2017). Pembuatan Edible Film Pati Sukun. Jom Fakultas Pertanian, Jurnal Keteknikan Kimia,4(2), 1–15.
Putri, R. R. A., Hartiati, A., & Harsojuwono, B. A. (2021). Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Pemlastis terhadap Karakteristik Komposit Bioplastik Pati Ubi Talas Belitung (Xanthosoma sagittifolium) -Kitosan. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 9(3), 323. https://doi.org/10.24843/jrma.2021.v09.i03.p06
Rotua Adryani, & Maulida. (2015). Pengaruh Ukuran Partikel Dan Komposisi Abu Sekam Padi Hitam Terhadap Sifat Kekuatan Tarik Komposit Poliester Tidak Jenuh. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(4), 31–36. https://doi.org/10.32734/jtk.v3i4.1653
Situmorang, Harsojuwono, B. A., & Hartati, A. (2019). Karakteristik Komposit Bioplastik dalam Variasi Rasio Maizena-Glukomanan dan
404Variasi pH Pelarut. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 7(3), 391–400. https://doi.org/10.24843/jrma.2021.v09.i01.p10
Sulityo, H. W., & Ismiyati. (2012). Pengaruh Formulasi Pati Singkong–Selulosa Terhadap Sifat Mekanik Dan Hidrofobisitas Pada Pembuatan Bioplastik. Konversi, 1(2), 23–30.https://doi.org/10.24853/konversi.1.2.%25p
Syaputra, A. F., Baharuddin, & HS, I. (2017). Pengaruh Kadar Filler Zno, Plasticizer Gliserol dan Nisbah Air Terhadap Sifat dan Morfologi Bioplastik Berbasis Pati Sagu. Jom Fteknik, 4(2), 1–8.
Tajul Iflah; Titi Candra, S. (2012). Pengaruh Kemasan Starch-Based Plastics (Bioplastik) Terhadap Mutu Tomat Dan Paprika Selama Penyimpanan Dingin. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 22(3), 189–197.
Unsa, L. K., & Paramastri, G. A. (2018). Kajian jenis plasticizer campuran gliserol dan sorbitol terhadap sintesis dankarakterisasi edible film pati bonggol pisang sebagai pengemas buah apel. Jurnal Kompetensi Teknik,10(1), 35–47. https://doi.org/10.15294/jkomtek.v10i1.17368
Utami, Meilina, R., Latifah, L., & Widiarti, N. (2014). Sintesis Plastik Biodegradable dari Kulit Pisang dengan Penambahan Kitosan dan Plasticizer Glisero. IJCS -Indonesia Journal of Chemical Science, 3(2252), 163–167.
Wiradipta, I. D. G. A. (2017). Pembuatan Plastik Biodegradable BerbahanDasar Selulosa Dari Tongkol Jagung. Department of Physics Faculty of Mathematics and Natural Science Tenth Nopember of Technologhy Institute, 90.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/