Mewujudkan Masyarakat Informasi di Era Digital

Tantangan dan Strategi di Indonesia

Authors

  • Dwi Fitrina Cahyaningtyas universitas udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p04

Keywords:

Masyarakat informasi, kesenjangan digital, literasi digital, Teknologi Informasi dan komunikasi.

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mempercepat transisi menuju masyarakat informasi, yaitu kondisi ketika informasi menjadi sumber daya strategis dalam kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, dan budaya. Namun, peningkatan penggunaan internet di Indonesia belum secara otomatis membentuk masyarakat informasi yang inklusif. Artikel ini bertujuan menganalisis tantangan dan strategi pembangunan masyarakat informasi di Indonesia, dengan perhatian khusus pada kesenjangan digital, literasi digital, infrastruktur TIK, serta peran perpustakaan sebagai lembaga informasi dan literasi. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka naratif dengan sintesis tematik. Data diperoleh dari buku akademik, artikel jurnal, laporan lembaga, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan konsep masyarakat informasi, kesenjangan digital, literasi digital, dan akses informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat informasi di Indonesia masih menghadapi kendala berupa ketimpangan infrastruktur TIK antarwilayah, ketidakmerataan akses terhadap sumber informasi, rendahnya literasi digital, serta perbedaan kapasitas pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat. Kebaruan artikel ini terletak pada sintesis terpadu antara dimensi akses digital, literasi digital, dan layanan informasi berbasis perpustakaan sebagai kerangka untuk memahami pembangunan masyarakat informasi yang inklusif di Indonesia. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan infrastruktur TIK perlu diikuti dengan program literasi yang sistematis, layanan informasi inklusif, dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, perpustakaan, masyarakat, dan sektor swasta.

👁 Abstract Views: 4📥 PDF Downloads: 2

References

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). APJII: Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. https://web.apjii.or.id/berita/d/apjii- jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Catells, M. (2021). The Rise of The Network Society, Volume 1 of The information age: Economy, Society, and Culture. (2nd ed., Vol. 1). Blackwell Publishing.

Damanik, F. N. S. (2012). Menjadi Masyarakat Informasi. 13(01). https://media.neliti.com/media/publications/280897-menjadi-masyarakat-informasi-080f871d.pdf

Febrianto, A., A Siroj, R., & Hartatiana. (2024). Studi Literatur: Landasan Dalam Memilih Metode Penelitian Yang Tepat. Journal Educational Research and Development, 01(02). https://doi.org/https://doi.org/10.62379/jerd.v1i2.142

International Telecommunication Union (ITU). (2025). Global number of Internet users increases, but disparities deepen key digital divides. International Telecommunication Union (ITU).

Irawanto, D. S., Gunawan, H., M.G, R., Hassyati, A., & Megarani, A. (2022). Kesenjangan Digital di Indonesia (Laporan Tahunan No. 148). Datanesia. https://drive.google.com/file/d/1GIWYRL- n7DqBIi_U02-pp65U8h5F7XT6/view

Isnaini, Nasyiriyah, T., Istighfari, N. A., & Rohmah, S. (2025). The Role of Digital Literacy in Social Media. Universitas Ahmad Dahlan, 6(1). https://doi.org/https://doi.org/10.12928/mms.v6i1.12242

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2021). Retrospeksi 2021. https://jdih.komdigi.go.id/storage/file- artikel-hukum/1686121773-KOMINFONEXT_EDISI_36_DESEMBER_2021.pdf?

OECD. (2024). Extending Broadband Connectivity in Southeast Asia. https://www.oecd.org/en/publications/extending-broadband-connectivity-in-southeast- asia_b8920f6d-en.html

Ragnedda, M., & Ruiu, M. L. (2017). Social capital and the three levels of digital divide. In Theorizing Digital Divides. 333693226_Social_capital_and_the_three_levels_of_digital_divide (Original work published Routledge)

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovation (5th ed.). The Free Press.

Sugihartati, R. (2022). Paradoks Perkembangan masyarakat informasi: Antara Literasi dan Kesenjangan

Digital [Speech]. Professor Inauguration, Surabaya.

https://repository.unair.ac.id/126021/1/KKB%20KK-2%20PG.01-23%20Rah%20p.pdf

Sutarno, N. (2005). Tanggung Jawab Perpustakaan dalam Mengembangkan Masyarakat Informas. Panta Rei. Unesco. (2023). Updated Public Library Manifesto 2022 generates global and national impact on public

libraries. Unesco. https://www.unesco.org/en/articles/updated-public-library-manifesto-2022-

generates-global-and-national-impact-public-libraries?hub=722&utm_source=chatgpt.com

V an Dijk, J. A. G. M. (2006). Digital Divide research, achievement, and shortcomings. Poetics.

https://doi.org/10.1016/j.poetic.2006.05.004

Webster, F. (2014). Theories of Information Society (4th ed.). (Original work published Routledge)

World Bank. (2016). World Development Report 2016: Digital Dividends. World Bank.

https://www.worldbank.org/en/publication/wdr2016

Downloads

Published

28-06-2026

How to Cite

Cahyaningtyas, D. F. (2026). Mewujudkan Masyarakat Informasi di Era Digital: Tantangan dan Strategi di Indonesia. Sita Ayana: Jurnal Perpustakaan, Informasi Dan Budaya, 1(1), 30–36. https://doi.org/10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p04